Belajar Hidroponik Untuk Pemula

Belajar Hidroponik Untuk Pemula Bersama Annisa Nur Ichniarsyah, S.TP, M.Si dari Universitas Trilogi

Hidroponik adalah budidaya menanam dengan memanfaatkan air tanpa menggunakan tanah dengan menekankan pada pemenuhan kebutuhan nutrisi bagi tanaman. Kebutuhan air pada hidroponik lebih sedikit daripada kebutuhan air pada budidaya dengan tanah. Hidroponik menggunakan air yang lebih efisien, jadi cocok diterapkan pada daerah yang memiliki pasokan air yang terbatas.

 

Teori yang disampaikan oleh Ibu Annisa Nur Ichniasyah, S.TP, M.Si

 

Teori dengan praktek langsung pembuatan hidroponik

   

Cara Menanam Kangkung Hidroponik Dengan Rookwoll :

  1. Langkah pertama adalah memotong rockwool kecil-kecil. Besar kecilnya potongan dapat disesuaikan 4 cm

2. Setelah rockwool terpotong rapi, buat lubang tanam dengan menggunakan tusuk gigi atau lidi yang diruncingkan. Kedalaman lubang baiknya minimal dua kali ukuran ketebalan biji. Dengan cara ini, jika akar tumbuh di bagian atas, biji tidak akan kesulitan menemukan bagian media semai.

3. Basahi media dengan air, atau cukup dibuat lembab saja. Jika ingin membasahi langsung dengan larutan nutrisi, gunakan larutan yang agak encer saja. Penggunaan air biasa atau air nutrisi sama-sama dapat tumbuh.

4.Berikutnya masukkan biji-biji ke dalam lubang semai. Untuk biji berukuran kecil, dapat diambil dengan ujung lidi yang runcing tadi sebelumnya dicelup ke dalam air agar biji menempel dengan mudah.

5. Tutup tempat persemaian dengan sisa rookwool saat membuat lubang agar media tetap lembab dan sinar matahari sementara tidak masuk ke dalam. Jika biji masih baru, dalam beberapa hari akan mulai berkecambah.