PILIHAN JENIS DAKWAH DALAM AL-QU’RAN

TENTUKAN KEMANA PILIHAN ANDA

1.DAKWAH PERSON

Dakwah kepadaku atau dakwah ilayya adalah type dakwah yang mengagungkan sosok dan figur personal. Bertujuan ingin dikenal nama dam dikenal sosoknya.Hal ini Haram , terdapat pada Al-Qur’an surat 3 ayat 79 :

Tidak mungkin bagi seseorang yang telah diberi kitab oleh Allah, serta hikmah dan kenabian, kemudian dia berkata kepada manusia, “Jadilah kamu penyembahku, bukan penyembah Allah,” tetapi (dia berkata), “Jadilah kamu pengabdi-pengabdi Allah, karena kamu mengajarkan kitab dan karena kamu mempelajarinya!”

Tafsir Al-Muyassar :

Tidak selayaknya bagi seorang dari kalangan manusia yang Allah menurunkan kitabNYA pada orang tersebut dan menjadiknnya sebagai sumber hukum di tengah makhlukNYA serta memilihnya sebagai nabi, kemudian dia berkata kepada sekalian manusia, ”sembahlah aku selain Allah,” akan tetapi dia mesti mengatakan, ”jadilah kalian orang-orang yang bijaksana, ahli fikih lagi orang yang berilmu melalui apa yang kalian ajarkan kepada orang selain kalian dari wahyu Allah, dan apa yang kalian pelajari darinya dalam bentuk hapalan, pengetahuan ,dan pemahaman,”

2. DAKWAH KELOMPOK

Dakwah ilaina atau dakwah kepada kelompok merupakan dakwah yang lebih mengagung-agungkan golonganya masing-masing , merasa paling benar dengan menyalahkan kelompok lain.Ciri-cirinya antara lain: fanatik logo dan anti koloborasi. Ini Haram tertulis dalam firman Allah Ar-Rum :32

مِنَ ٱلَّذِينَ فَرَّقُوا۟ دِينَهُمْ وَكَانُوا۟ شِيَعًا ۖ كُلُّ حِزْبٍۭ بِمَا لَدَيْهِمْ فَرِحُون

yaitu orang-orang yang memecah belah agama mereka dan mereka menjadi beberapa golongan. Setiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada golongan mereka.

Tafsir Al-Muyassar

Dan Janganlah kalian termasuk orang-orang yang mempersekutukan Allah, pengikut hawa nafsu dan bid’ah dalam agama yang mengganti agama dan merubahnya, yang mana mereka mengambil sebagian dan meninggalkan sebagian yang lain, hanya untuk mengikuti hawa nafsu mereka, sehingga mereka terbelah menjadi aliran-aliran dan kelompok-kelompok, mereka menginduk kepada tokoh-tokoh mereka, aliran-aliran dan pendapat-pendapat mereka, sebagian membantu sebagian yang lain di atas kebatilan, masing-masing aliran berbahagia dan berbangga dengan apa yang dimilikinya. Mereka menetapkan diri mereka di atas kebenaran, sedangkan selain mereka di atas kebatilan.

3.DAKWAH KEPADA ALLAH

Dakwah ila Allah adalah dakwah kepada Allah . Type dakwah yang sesungguhnya mengajak manusia kembali mengenal Tuhannya.Type dakwah yang sepi peminatnya karena tidak terkenal dan masyhur. Tidak mementingkan sosok ,tidak fokus ke logo yang penting tujuannya hanya kepada Allah semata. Surat Fussilat ayat 33:

وَمَنْ أَحْسَنُ قَوْلًا مِّمَّن دَعَآ إِلَى ٱللَّهِ وَعَمِلَ صَٰلِحًا وَقَالَ إِنَّنِى مِنَ ٱلْمُسْلِمِينَ

Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal yang saleh, dan berkata: “Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang menyerah diri?”

Tafsir Al-Muyassar

Tidak ada yang lebih bagus perkataannya daripada seseorang yang mengajak kepada tauhid Allah dan penyembahan kepadaNya semata, lalu dia melakukan amal shalih dan dia berkata, “Sesungguhnya aku termasuk orang-orang Muslim yang tunduk kepada perintah dan syariat Allah.” Ayat ini mengandung dorongan untuk berdakwah kepada Allah, menjelaskan keutamaan para ulama yang mengajak kepada Allah berdasarkan ilmu yang mantap (bashirah) sesuai dengan apa yang dibawa oleh Rasulullah Muhammad.

REFERENSI:

#SMK SELASA 6 SYAWAL 1442 H -UST.LUKMANULHAKIM #TAFSIRWEB.COM