Lompat ke konten
Beranda » ASET DIGITAL

ASET DIGITAL

وَذَكِّرْ فَإِنَّ ٱلذِّكْرَىٰ تَنفَعُ ٱلْمُؤْمِنِينَ

Artinya: Dan tetaplah memberi peringatan, karena sesungguhnya peringatan itu bermanfaat bagi orang-orang yang beriman.

WORKSHOP DIGITAL MARKETING P2EKOMAS(PUSAT PELATIHAN EKONOMI UMMAT BERBASIS MASJID )KERJASAMA DENGAN MASJID ISTIQLAL DAN KEMENTERIAN PEMUDA DAN OLAH RAGA DI MASJID ISTIQLAL-JAKARTA

📚 Tafsir as-Sa’di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa’di, pakar tafsir abad 14 H

  1. “Dan tetaplah memberi peringatan, karena sesungguhnya peringatan itu bermanfaat bagi orang-orang yang beriman.” Memberi peringatan terbagi menjadi dua macam; peringatan yang perinciannya tidak diketahui namun secara garis besarnya dapat diketahui oleh fitrah dan akal sehat, karena Allah telah membentuk akal dengan fitrah yang menyukai kebaikan serta mengedepankan kebaikan dan juga membenci keburukan serta meninggalkannya. Dan syariat Allah sesuai dengan hal itu. Maka semua perintah dan larangan syariat merupakan peringatan. Peringatan yang sempurna adalah peringatan yang di dalamnya disebutkan kebaikan, keindahan dan kemaslahatan yang terdapat pada apa yang diperintahkan serta disebutkannya mudarat dari apa yang dilarang disebutkan. Kedua adalah peringatan yang diketahui oleh orang-orang yang beriman, hanya saja dilalaikan sehingga perlu diulang-ulang agar mereka ingat kembali, agar mengakar di dalam otak mereka, dan agar waspada sehingga mereka mengetahui peringatan yang disampaikan, menimbulkan semangat dan tekad tinggi yang menyebabkan mereka memanfaatkan peringatan tersebut hingga derajat mereka bisa terangkat. Allah mengabarkan bahwa peringatan itu berguna bagi orang-orang yang beriman sebab keimanan yang mereka miliki dan juga rasa takut, kembali kepada Allah, serta meniti keridhaanNya mengharuskan mereka terpengaruh oleh peringatan dan nasihat pun mengena pada tempatnya sebagaimana yang disebutkan dalam Firman Allah,
    “oleh sebab itu berikanlah peringatan karena peringatan itu bermanfaat, orang yang takut (kepada Allah) akan mendapat pelajaran, dan orang-orang yang celaka (kafir) akan menjauhinya.” -Al-A’la:9-11
    Adapun orang yang tidak memiliki keimanan serta tidak memiliki kesiapan untuk menerima peringatan, maka peringatan sama sekali tidak berguna baginya, sama seperti tanah lembab dan asin yang tidak bisa memanfaatkan air hujan sama sekali. Orang-orang seperti ini andai seluruh ayat datang
    Referensi : https://tafsirweb.com/9951-surat-az-zariyat-ayat-55.html
BANGKITKAN EKONOMI UMMAT BERBASIS MASJID BERSAMA IMAM BESAR MASJID ISTIQLAL JAKARTA

masGOdig

Salah satu catatan penting setelah pelaksanaan Program Fundraising Amal Sholeh adalah ternyata sebagian besar pengurus masjid kita belum ‘ngeh’ dengan teknologi digital. Jangankan mengelola konten, email untuk membuat akun media sosialpun banyak yang belum punya.

Terkadang akun-akun itu sudah dibuat. Namun, seiring dengan pergantian pengurus, pengurus baru kehilangan akses terhadal akun-akun itu.

Jadi upaya pengurus masjid tentu akan mengalami kesulitan untuk meluaskan jangkauan komunikasi dan membangun relationship yang baik. Alih-alih mengkonversi mereka menjadi muhsinin ziswaf.

Issue ini menjadi bahasan panjang di institutmasajidallah. Lalu berbuah konklusi perlunya mendorong masGOdig, masjid Go digital.

Program aksinya belum pasti. Tapi program aksinya harus simple, konkrit, bisa langsung dieksekusi, bisa langsung memberikan manfaat.

PELATIHAN DIGITAL INTERNET DI P2EKOMAS ( PUSAT PELATIHAN EKONOMI UMMAT BERBASIS MASJID)

ASET DIGITAL

Sekarang ini, mau urusan apa-apa di dunia maya, perlu email dan nomor hp. Apapun! Mulai mau bikin akun medsos, mau buka rekening mobile banking, mau punya akun e wallet/ e payment, mau ikut kursus atau seminar, dsb.

Maka, email dan nomor hp menjadi sangat penting. Karena sangat penting, maka seharusnya email dan nomor hp harus dijadikan aset bagi masjid.

Sayangnya, banyak pengurus masjid yang belum menganggap kedua elemen itu penting. Alih-alih menjadikannya sebuah aset.

Jadi wajar, jika masjid-masjid belum bisa bertansformasi menjadi masjid borderless. Masjid tanpa batas, masjid yang aktivitasnya bisa melewati pagar masjid dan batas wilayah, masjid yang layanan pengajiannya bisa diakses oleh seluruh penduduk bumi, masjid yang bisa mengajak siapapun untuk terlibat dalam aktivitas amal sholeh yang dilakukan, masjid yang kenclengan nya bisa menampung harta ummat, dari manapun dan kapanpun.

Itulah catatan penting dari penyelenggaraan program FAS dan program-program dakwah kemasjidan yang kita selenggarakan dalam 4 tahun terakhir. Maka, lewat Institutmasajidallah, kami mengajak sahabat-sahabat sekalian untuk mendorong masjid-masjid kita agar Go Digital. Kita mulai dari hal yang sederhana dulu, yaitu membangun kesadaran pentingnya menjadikan akun digital sebagai aset masjid, lalu menjaganya agar dapat diestafetkan dari pengurus ke pengurus, bahkan dari generasi ke generasi.

Besok malam, kita akan memulai gerakan sederhana ini lewat acara sharring session. Setelah itu… mari kita rumuskan apa yang mesti kita lakukan bersama-sama. Masgodiq! Masjid Go Digital!

Ayo ikutan!

Berkahselaloe

MENGOPTIMALKAN PERAN EKONOMI UMMAT BERBASIS MASJID BERSAMA DKM MASJID ABU BAKAR ASSIDIQ CAWANG JAKARTA TIMUR