Ada perempuan tangguh yang datang ke tanah yang porak-poranda oleh perang. Bukan membawa senjata, tetapi harapan hidup ibu dan bayi di Gaza.

Ia memperjuangkannya di tempat yang setiap detiknya dikejar kematian. Dari tangan lembutnya lahir keberanian. Dari hatinya mengalir kasih untuk para ibu dan bayi Gaza yang hanya ingin selamat hingga menggapai syahid.

Kini langkahnya telah pulang, tapi jiwanya masih menetap di Gaza. Di antara puing dan doa, ada impian besar bernama “Rumah Sakit Ibu & Anak Indonesia”.

Sahabat Peduli, mari kita perjuangkan itu bersama—agar setiap gema tangisan bayi di Gaza menjadi tanda kehidupan menuju kemenangan kita.

Salurkan kepedulianmu melalui:
dtpeduli.org/bangunrsgaza
