إن لله وإن إليه راجعون…
Telah berpulang ke Rahmatullah Bapak Muhammad Rizani bin Moeharor -Allohu Yarham- (suami dari Ibu Silvia).
Teruntuk Bapak Muhammad Rizani bin Moeharor -Allohu Yarham- :
ﺍَﻟﻠﻬُﻢَّ ﺍﻏْﻔِﺮْﻟَﻪُ ﻭَﺍﺭْﺣَﻤْﻪُ ﻭَﻋَﺎﻓِﻪِ ﻭَﺍﻋْﻒُ ﻋَﻨْﻪُ ﻭَﺍَﻛْﺮِﻡْ ﻧُﺰُﻟَﻪُ ﻭَﻭَﺳِّﻊْ ﻣَﺪْﺧَﻠَﻪُ ﻭَﺍﻏْﺴِﻠْﻪُ ﺑِﺎﻟْﻤَﺎﺀِ ﻭَﺍﻟﺜَّﻠْﺞِ ﻭَﺍﻟْﺒَﺮْﺩِ ﻭَﻧَﻘِّﻪِ ﻣِﻦَ ﺍﻟْﺨَﻄَﺎﻳَﺎ ﻛَﻤَﺎ ﻳُﻨَﻘَّﻰ ﺍﻟﺜَّﻮْﺏُ ﺍْﻻَﺑْﻴَﺾُ ﻣِﻦَ ﺍﻟﺪَّﻧَﺲِ ﻭَﺍَﺑْﺪِﻟْﻪُ ﺩَﺍﺭًﺍﺧَﻴْﺮًﺍ ﻣِﻦْ ﺩَﺍﺭِﻩِ ﻭَﺍَﻫْﻼً ﺧَﻴْﺮًﺍ ﻣِﻦْ ﺍَﻫْﻠِﻪِ ﻭَﺯَﻭْﺟًﺎ ﺧَﻴْﺮًﺍ ﻣِﻦْ ﺯَﻭْﺟِﻪِ ﻭَﺍَﺩْﺧِﻠْﻪُ ﺍﻟْﺠَﻨَّﺔَ ﻭَﺍَﻋِﺬْﻩُ ﻣِﻦْ ﻋَﺬَﺍﺏِ ﺍﻟْﻘَﺒْﺮِ ﻭَﻓِﺘْﻨَﺘِﻪِ ﻭَﻣِﻦْ ﻋَﺬَﺍﺏِ ﺍﻟﻨَّﺎﺭِ
ﺍَﻟﻠﻬُﻢَّ ﺍﻏْﻔِﺮْ ﻟِﺤَﻴِّﻨَﺎ ﻭَﻣَﻴِّﺘِﻨَﺎ ﻭَﺷَﺎﻫِﺪِﻧَﺎ ﻭَﻏَﺎﺋِﺒِﻨَﺎ ﻭَﺻَﻐِﻴْﺮَﻧَﺎ ﻭَﻛَﺒِﻴْﺮَﻧَﺎ ﻭَﺫَﻛَﺮِﻧَﺎ ﻭَﺍُﻧْﺜَﺎﻧَﺎ
ﺍَﻟﻠﻬُﻢَّ ﻣَﻦْ ﺍَﺣْﻴَﻴْﺘَﻪُ ﻣِﻨَّﺎ ﻓَﺎَﺣْﻴِﻪِ ﻋَﻠَﻰ ﺍْﻻِﺳْﻼَﻡِ ﻭَﻣَﻦْ ﺗَﻮَﻓَّﻴْﺘَﻪُ ﻣِﻨَّﺎ ﻓَﺘَﻮَﻓَّﻪُ ﻋَﻠَﻰ ﺍْﻻِﻳْﻤَﺎﻥِ
ﺍَﻟﻠﻬُﻢَّ ﻻَﺗَﺤْﺮِﻣْﻨَﺎ ﺍَﺟْﺮَﻩُ ﻭَﻻَﺗُﻀِﻠَّﻨَﺎ ﺑَﻌْﺪَﻩُ ﺑِﺮَﺣْﻤَﺘِﻚَ ﻳَﺂﺍَﺭْﺣَﻢَ ﺍﻟﺮَّﺍﺣِﻤِﻴْﻦَ . ﻭَﺍﻟْﺤَﻤْﺪُ ِﻟﻠﻪِ ﺭَﺏِّ ﺍﻟْﻌَﺎﻟَﻤِﻴْﻦَ

Artinya:
“Ya Allah, ampunilah dan rahmatilah, bebaskanlah dan lepaskanlah dia. Dan muliakanlah tempat tinggalnya, luaskan dia. Dan muliakanlah tempat tinggalnya, luaskan jalan masuknya, cucilah dia dengan air yang jernih lagi sejuk, dan bersihkanlah dia dari segala kesalahan bagaikan baju putih yang bersih dari kotoran, dan ganti rumahnya dengan rumah yang lebih baik daripada yang ditinggalkannya,
dan keluarga yang lebih baik dari yang ditinggalkan, serta suami atau istri yang lebih baik dari yang ditinggalkannya pula. Masukkanlah dia ke dalam surga, dan lindungilah dia dari siksa kubur serta fitnahnya, dan dari siksa api neraka.
Ya Allah, berikanlah ampun, kami yang masih hidup dan kami yang telah meninggal dunia, kami yang hadir, kami yang gaib, kami yang kecil .
Ya Allah, siapapun yang Engkau hidupkan dari kami, maka hidupkanlah dalam keadaan iman.
Ya Allah janganlah Engkau menghalangi kami, akan pahala beramal kepadanya dan janganlah Engkau menyesatkan kami sepeninggal dia dengan mendapat rahmat-Mu wahai Allah yang lebih belas kasihan. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam.”
Aamiin ya Rabbal ‘Aalamiin

1, Setiap yang bernyawa pasti mati
“Setiap yang bernyawa pasti akan merasakan mati…”
(QS. Ali Imran: 185, QS. Al-Ankabut: 57)
Kematian sudah ditentukan waktunya
“Apabila ajal mereka telah datang, mereka tidak dapat menundanya barang sesaatpun dan tidak (pula) mendahulukannya.”
(QS. An-Nahl: 61)
2. Kematian terjadi dengan izin Allah
“Seseorang tidak akan mati kecuali dengan izin Allah, sesuai ketetapan yang telah ditentukan waktunya.”
(QS. Ali Imran: 145)
3. Dimana pun berada, kematian akan datang
“Di mana pun kamu berada, kematian akan mendapatkanmu, meskipun kamu berada di benteng yang tinggi lagi kokoh.”
(QS. An-Nisa: 78)
4. Setiap orang akan dikembalikan kepada Allah
“Sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nyalah kami kembali.”
(QS. Al-Baqarah: 156)
