Lompat ke konten

LAKUKAN DUA HAL INI SETELAH ROMADHAN

  • oleh

وَإِذْ يَرْفَعُ إِبْرَٰهِۦمُ ٱلْقَوَاعِدَ مِنَ ٱلْبَيْتِ وَإِسْمَٰعِيلُ رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّآ ۖ إِنَّكَ أَنتَ ٱلسَّمِيعُ ٱلْعَلِيمُ
Artinya: Dan (ingatlah), ketika Ibrahim meninggikan (membina) dasar-dasar Baitullah bersama Ismail (seraya berdoa): “Ya Tuhan kami terimalah daripada kami (amalan kami), sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui”

tafsir as-Sa’di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa’di, pakar tafsir abad 14 H

  1. Maknanya, ingatlah saat Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail membangun kembali pondasi-pondasi baitullah dan kesinambungan keduanya terhadap pekerjaan yang agung tersebut, dan bagaimana kondisi mereka berdua dalam rasa kekhawatiran dan pengharapan, hingga mereka berdua berdoa kepada Allah disamping bekerja agar Allah menerima perbuatan mereka berdua dan agar Allah menjadikan padanya manfaat yang luas.

Referensi: https://tafsirweb.com/564-surat-al-baqarah-ayat-127.html

Tak terasa ramadhan cepat berlalu. Baru kemarin rasanya kita mulai berpuasa dan sekarang sdh merayakan hari raya Idul fithri.
Berlalunya Ramadhan harus disikapi dgn cara yang tepat, paling tidak dengan menghadirkan 2 hal berikut :

  1. Memperbanyak do’a agar amal ibadah kita di bulan Ramadhan diterima oleh Allah عز وجل

Didalam surah Al Baqarah ayat 127, Allah تعالى menceritakan apa yg dilakukan oleh Nabi Ibrahim setelah beliau membangun pondasi-pondasi ka’bah bersama puteranya,nabi Ismail. Beliau menengadahkan tangannya ke langit lalu berdoa kpd Allah :
ربنا تقبل منا إنك أنت السميع العليم
“Ya Allah, terimalah amal ibadah kami. Sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

Wahib ibnul ward,saat beliau membaca ayat tersebut, beliau meneteskan air mata seraya berkata :
خليل الرحمن يرفع قوائم بيت الرحمن وهو مشفق ألا يتقبل منه
“Seorang kekasih Allah yg membangun pondasi rumah Allah (dengan perintah dri Allah) sedangkan beliau khawatir amalnya (berupa membangun ka’bah) tidak diterima oleh Allah”.

Jika seorang kekasih Allah saja khawatir amalnya tidak diterima,lalu bagaimana dgn kita??
Mari langitkan doa-doa kita agar Allah terima amal ibadah kita di bulan Ramadhan.

  1. Berusaha mengistiqomahkan amal ibadah yg sdh dirutinkan di bulan Ramadhan. Karena mengiringi suatu ibadah dgn ibadah yg lain setelahnya adalah tanda bahwa ibadah kita diterima oleh Allah تعالى.
    Sebagaimana yg disampaikan oleh Ibnu Rajab رحمه الله :
    ثواب الحسنة الحسنة بعدها ، فمن عمل حسنة ثم أتبعها بحسنة كان ذلك علامة على قبول الحسنة الأولى
    “Balasan dri kebaikan adalah (melakukan) kebaikan yg lain setelahnya. Barangsiapa yg melakukan kebaikan lalu melanjutkan dgn kebaikan lainnya, maka hal tsb adalah pertanda bahwa kebaikannya yg pertama diterima (oleh Allah تعالى)”.
    Dan kebaikan yg terdekat yg bisa kita amalkan utk mengiringi ibadah kita di bulan Ramadhan adalah dg berpuasa 6 hari di bulan Syawwal. Nabi صلى الله عليه وسلم bersabda :
    من صام رمضان ثم أتبعه ستا من شوال كان كصيام الدهر
    “Barangsiapa yg berpuasa di bulan Ramadhan lalu ia iringi dgn berpuasa 6 hari di bulan Syawwal maka ia mendapatkan pahala seperti berpuasa setahun penuh”. (H.R.Muslim dari Abu Ayyub Al Anshari).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *