KEUTAMAAN KOTA MEKKAH

Bekasi, fikrulakbar.org- Hadits-hadits yang menjelaskan keutamaan Mekkah dan kedudukannya di Sisi Allah dan Rasul-Nya, sangat banyak tak terhitung jumlahnya. Diantaranya; hadits yang diriwayatkan Oleh Abdullah bin ‘Adi bin A1 Hamra• koi, dia mendengar Rasulullah bersabda di Mekkah (beliau sedang berada di atas untanya di Hazwarahl):
“Demi Allah, sesungguhnya engkau (Mekkah) adalah bumi Allah

“Satu shalat di masjidku ini lebih utama dari shalat di tempat lain, kecuali masjidil Haram, dan shalat dimasjidil Haram sekali lebih baik dari 100.000 shalat ditempat yang lain”‘
Apabila kita hitung keutamaan satu shalat di masjidil Haram petunjuk hadits ini dilipat-gandakan menjadi, shalat di tempat lain, berarti satu shalat di masjidil Haram sama dengan shalat selama 55 tahun 6 bulan 20 hari, dan shalat sehari semalam. (shalat lima waktu) sama dengan 277 tahun 9 bulan 10 hari


Makkah tempat yang paling baik dan tanah yang paling dicintai Allah, andaikan aku tidak diusir darimu, niscaya aku tidak akan meninggalkanmu”. Hadits diatas adalah hadits yang paling shahih yang diriwayatkan dari Nabi (entang hal ini, dan menjadi dalil bagi pendapat yang mengatakan bahwasanya Mekkah adalah negeri yang paling baik dari seluruh negeri dipermukaan bumi. Cukuplah sebagai bukti yang menunjukkan tentang keutamaan Teks hadits yang menjelaskan bahwa, Paha la shalat dilipat-gandakan, amalan yang lain juga dilipat-gandakan menjadi kebajikan. A1 Muhib At Thabari rahimahullah berkata: “Hadits- hadits yang menjelaskan perlipat-gandaan pahala shalat dan puasa
menunjukkan adanya kelipatan pahala pada setiap amalan, diqiyaskan dengan shalat dan puasa.”
Hasan A1 Bashri rahimahullah berkata: “Puasa sehari di Mekkah sama dengan puasa hari,sedekah 1dirham sama dengan 100.000 dirham, dan setiap kebajikan digandakan menjadi 100.0M).”
Akan tetapi ada dua syarat amalan digandakan pahalanya, yaitu; ikhlas karena Allah dan amalan tersebut sesuai dengan sunah Rasulullah.


Sebaliknya dosa juga dilipat-gandakan disini, maka seharusnya seorang muslim menghindarkan diri dari berbuat maksiat di Mekkah. Mujahid rahimahullah berkata: “Dosa berbuat kejahatan di Mekkah dilipat-gandakan seperti amal kebajikan yang dilipat-gandakan . Imam Ahmad bin Hanbal rahimahullah pernah ditanya: apakah ada sebuah dosa yang ditulis lebih dari satu?, ia menjawab: ” Tidak ada, kecuali bila ia dilakukan di Mekkah, karena agungnya negeri ini.” Ibnu Mas•ud juga mengatakan hal yang sama: “Jikalau seseorang berkeinginan membunuh seorang mukmin di Baitullah dan dia masih berada jauh di Aden (nama kota di Yaman), Allah timpakan kepada orang tersebut azab yang pedih di dunia.

TINGGAL Dl MEKKAH


Tinggal di Mekkah dianjurkan, karena setiap amal kebajikan dan keta•atan di sana digandakan pahalanya. Dan hal ini telah dilakukan . Oleh para teladan kita, baik dari kalangan ulama Salaf maupun khalaf yang tidak terhitungjumlah mereka. Dan dalil yang paling kuat yang menjelaskan afdhalnya tinggal di Mekkah adalah: keinginan Nabi untuk menetap di Mekkah, dan juga keingingan Bilal untuk kembali ke Mekkah dalam bait sya•irnya. Ungkapan yang paling tepat tentang anjuran pindah ke Mekkah dan tinggal di Sana, perkataan Zamakhsyari dalam tafsirnya “A1 Kasysyar: “Sungguh kami telah mencoba dan juga orang-orang sebelum kami, maka kami tidak mendapatkan setelah berputar mengelilingi daerah-
daerah (yang membantu untuk mengekang nafsu, menentang syahwat, memusatkan hati, mengkonsentrasikan pikiran, mendorong untuk qana•ah, mengusir setan, jauh dari cobaan dan bala, dan melakukan perintah agama dengan seksama) selain tingal di tanah haram, berdampingan dengan Baitullah, segala puji bagi Allah yang telah memudahkan hal tersebut, dan memberikan kesabaran dan rasa syukur.


Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top