BENTUK KA’ BAH,SEJARAH PEMBANGUNAN DAN PEMUGARANNYA

Bekasi, fikrulakar.org – Artikel ini mengulas kronologi pembangunan, perbaikan, dan pelestarian Ka’bah berdasarkan riwayat Quran, hadits sahih, dan literatur sejarah Islam. Analisis ilmiah dikombinasikan dengan perspektif Islami untuk memahami perkembangan struktural dan sosial Ka’bah.فِى ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَمَا فِى ٱلْأَرْضِ وَأَنَّ ٱللَّهَ بِكُلِّ شَىْءٍ عَلِيمٌ

‘۞ جَعَلَ ٱللَّهُ ٱلْكَعْبَةَ ٱلْبَيْتَ ٱلْحَرَامَ قِيَٰمًا لِّلنَّاسِ وَٱلشَّهْرَ ٱلْحَرَامَ وَٱلْهَدْىَ وَٱلْقَلَٰٓئِدَ ۚ ذَٰلِكَ لِتَعْلَمُوٓا۟ أَنَّ ٱللَّهَ يَعْلَمُ مَا
Artinya: Allah telah menjadikan Ka’bah, rumah suci itu sebagai pusat (peribadatan dan urusan dunia) bagi manusia, dan (demikian pula) bulan Haram, had-ya, qalaid. (Allah menjadikan yang) demikian itu agar kamu tahu, bahwa sesungguhnya Allah mengetahui apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi dan bahwa sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.
“Allah telah menjadikan Ka’bah, rumah itu sebagai pusat(peribadatandan urusan dunia) manusia”.


Ka’bah adalah: Baitullah Al Haram yang belada di tengah masjid, dan sebab dinamakan Ka ‘bah yaitu: seperti yang diriwayatkan Oleh AZ Raqi dari Abu Nujaih, ia berkata: Dinamakan Ka’bah karena bentuknya segi empat seperti kubus, maka diberi nama bangunan tersebut dengan Ka ‘bah karena bentuknya bujur sangkar”. ‘ Ikrimah dan Mujahid rahimahumallah juga mengatakan hal yang sama, disebutkan dalam bahasa arab : artinya: kain muka•ab, bila dilipat persegi empat. Ada yang berpendapat: dinamakan Ka • bah karena ketinggiannya dan berdiri menjulang. Juga dinamakan: Bait Al Atiq” yang berarti: rumah yang terbebaskan, karena Allah membebaskannya dari tangan kekuasaan para durjana. Abdullah bin Zubair meriwayatkan dari Nabi bahwa beliau bersabda • “Dinamakan Bait Al Atiq karena Allah tidak memberikan para pemimpin dzalim menguasainya”

PEMBANGUNAN KA’BAH
Ka’bah dibangun lebih dari sekali, yang masyhur (populer) bahwa Ka’bah dibangun lima kali;
Pertama : Dibangun Oleh para Malaikat.
Kedua : Dibangun Oleh Nabi Adam Ketiga : Dibangun Oleh Nabi Ibrahim Keempat : Dibangun Oleh bangsa Quraisy pada masa jahiliyah dan Nabi ikut andil , membangunnya ketika berusia 25 tahun. Kelima : Dibangun Oleh Ibnu Zubair

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top