يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّاسُ قَدْ جَآءَتْكُم مَّوْعِظَةٌ مِّن رَّبِّكُمْ وَشِفَآءٌ لِّمَا فِى ٱلصُّدُورِ وَهُدًى وَرَحْمَةٌ لِّلْمُؤْمِنِينَ
Wahai manusia, sungguh telah datang kepada kalian pelajaran} pengingat {dari Tuhan kalian, penyembuh bagi sesuatu yang terdapat dalam dada, dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang mukmin
Referensi: https://tafsirweb.com/3331-surat-yunus-ayat-57.html

Betis: Jantung Kedua Manusia
Otot betis memiliki beberapa fungsi utama, termasuk memungkinkan gerakan plantar fleksi kaki (menekuk kaki ke bawah), membantu dalam gerakan berjalan, berlari, dan melompat, serta berperan penting dalam sirkulasi darah, khususnya sebagai “jantung kedua” yang membantu memompa darah dari kaki kembali ke jantung.
Otot betis, khususnya otot gastrocnemius dan soleus, sering dijuluki sebagai “jantung kedua” karena perannya yang sangat penting dalam mendorong aliran darah kembali ke jantung, terutama dari bagian tubuh bawah seperti kaki.
Bagaimana Cara Kerjanya?
Saat kita berjalan, berdiri, atau menekan telapak kaki, otot betis berkontraksi. Kontraksi ini menekan pembuluh darah vena dan mendorong darah naik ke atas melawan gravitasi — menuju jantung.
Fungsi ini mirip dengan pompa yang menjaga sirkulasi darah tetap lancar.

Manfaat Fungsi “Jantung Kedua” dari Betis:
- Mencegah pembekuan darah (trombosis)
- Mengurangi risiko varises (pembuluh darah vena melebar)
- Melancarkan sirkulasi darah ke seluruh tubuh
- Membantu kerja jantung dalam mengalirkan darah balik
- Mengurangi pembengkakan di pergelangan kaki atau kaki bawah
Apa yang Terjadi Jika Otot Betis Lemah?
• Darah akan mengendap di kaki.
• Timbul bengkak, pegal, varises, dan rasa berat di kaki.
• Dalam jangka panjang, bisa mengganggu fungsi jantung dan ginjal.
⸻ Tips Menjaga Fungsi Otot Betis:
• Berjalan kaki secara rutin
• Peregangan otot betis setiap hari
• Senam jinjit (angkat tumit naik-turun)
• Hindari duduk atau berdiri terlalu lama tanpa bergerak
Semoga Bermanfaat
https://t.me/belajarsunnahs
