Yayasan Fikrul Akbar untuk tumbuh dan maju dalam melayani masyarakat, perlu melakukan beberapa hal, termasuk memperluas jaringan, meningkatkan kualitas program, mengoptimalkan pengelolaan sumber daya, serta memperkuat hubungan dengan masyarakat dan pemangku kepentingan.
Berdiri di Bekasi sejak tahun 2012 Yayasan Fikrul Akbar, dengan konsep berbagi sesama umat untuk kemandiriaan anak yatim dan dhuafa. Dua kata kuncinya adalah tahfizul qur’an dan entrepreneurship Diharapkan hadirlah generasi yang soleh dan tangguh. Makanya slogannya, tahfizul-qur’an dan entrepreneurship jadi motonya.
Berikut adalah beberapa langkah yang akan diambil Yayasan Fikrul Akbar
1. Perluas Jaringan dan Kemitraan:
Bangun hubungan dengan berbagai pihak: Yayasan perlu menjalin kerjasama dengan berbagai pihak, seperti pemerintah, lembaga swadaya masyarakat (LSM), sektor swasta, dan komunitas lokal.
Cari dukungan finansial: Yayasan dapat mencari dana melalui donasi individu, perusahaan (CSR), hibah, atau kerjasama dengan lembaga donor.
Bergabung dalam jaringan: Ikut serta dalam forum atau jaringan yayasan sejenis untuk berbagi pengalaman dan belajar dari praktik terbaik.
2. Tingkatkan Kualitas Program:
Evaluasi program secara berkala: Yayasan perlu melakukan evaluasi terhadap program yang sudah berjalan untuk mengetahui efektivitas dan dampaknya.
Lakukan riset dan pengembangan: Lakukan riset untuk memahami kebutuhan masyarakat dan mengembangkan program yang lebih relevan dan tepat sasaran.
Tingkatkan kualitas sumber daya manusia: Berikan pelatihan dan pengembangan bagi staf yayasan untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme.
3. Optimalkan Pengelolaan Sumber Daya:
Kelola keuangan dengan baik: Yayasan perlu memiliki sistem pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel untuk memastikan dana yang ada digunakan secara efektif.
Manfaatkan teknologi: Gunakan teknologi untuk mempermudah pengelolaan data, komunikasi, dan pelaporan.
Perhatikan keberlanjutan program: Yayasan perlu merencanakan program yang berkelanjutan, tidak hanya berfokus pada jangka pendek, tetapi juga jangka panjang.
4. Perkuat Hubungan dengan Masyarakat:
Libatkan masyarakat dalam perencanaan dan pelaksanaan program: Pastikan masyarakat merasa memiliki dan terlibat dalam setiap tahapan program.
Bangun komunikasi yang efektif: Yayasan perlu membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat melalui berbagai saluran, seperti pertemuan langsung, media sosial, atau website.
Berikan umpan balik kepada masyarakat: Yayasan perlu memberikan informasi mengenai perkembangan program dan dampaknya kepada masyarakat.
Dengan menerapkan langkah-langkah ini, yayasan dapat menjadi organisasi yang lebih maju, tumbuh, dan mampu memberikan dampak positif yang lebih besar bagi masyarakat, seperti yang akan dilakukan oleh Yayasan Fikrul Akbar di Periode tahun 2025 dan 2026 sebagai berikut :
DIVISI BIDANG PENDIDIKAN :
Dengan langkah melakukan konsolidasi unit pendidikan TK-SD-SMP-SMA yang akan dilaksanakan Agustus sampai dengan Nopember 2025
2.DIVISI BIDANG PELATIHAN Melalui program unggulannya pelatihan ekonomi umat berbasis masjid dengan kegiatan Pelatihan dan Pengembangan Skill Usaha berbasis masjid , yang akan dilaksankan di periode bulan Agustus sampai dengan Desember 2025.
3.DIVISI BIDANG SOSIAL :
Pemberian Bantuan Ekonomi Masyarakat, yang akan dilaksanakan pada Nopember sampai dengan Desember 2025
4. DIVISI BIDANG EKONOMI / UMKM
Pembutan Lahan Usah pada Asset Yayasan , yang akan dilaksanakan : Bulan Agustus 2025 sampai Maret 2026
5. DIVISI BIDANG DAKWAH/ MASJID
Pengembangan TK dan PAUD di Masjid – Masjid sekitar Bekasi, dilaksanakan Nopember-Desember 2025
6.DIVISI BIDANG FUNDRAISING
Baitulmal Masjid Fatimah Fikrul Akbar dan Akselerasi Shodakoh Fiiddunya wal Akhiroh (ASOFA) dua lembaga ini akan mengembangkan permodalan usaha kecil dan menengah pada bulan September 2025 sampai Juni 2026.
“Apabila manusia itu meninggal dunia, maka terputuslah segala amalnya kecuali tiga perkara: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, atau anak sholeh yang mendoakannya.” (HR Muslim)
Hadits ini menunjukkan bahwa ada tiga amalan yang akan terus memberikan pahala meskipun orang tersebut sudah meninggal:
1. Sedekah Jariyah
Sedekah jariyah mencakup berbagai tindakan yang memberikan manfaat jangka panjang, seperti membangun masjid, menggali sumur, mencetak buku bermanfaat, atau mewakafkan harta untuk kepentingan ibadah. Selama orang-orang terus memanfaatkan hasil dari sedekah tersebut, pahala terus mengalir kepada yang bersedekah.
2. Ilmu yang Bermanfaat
Ilmu yang bermanfaat adalah ilmu yang diajarkan kepada orang lain dan terus diamalkan, seperti ilmu agama atau syari’ah. Seseorang yang menyebarkan ilmu melalui pengajaran atau tulisan akan mendapatkan pahala yang terus mengalir selama ilmu tersebut diamalkan oleh orang lain, meskipun ia telah meninggal dunia.
3. Anak yang Sholeh
Anak yang sholeh adalah hasil dari didikan dan usaha orang tua. Anak yang sholeh akan terus berdoa untuk kebaikan orang tuanya, dan doa tersebut menjadi salah satu sumber pahala yang tidak terputus bagi orang tuanya. Oleh karena itu, Islam sangat menekankan pentingnya pendidikan anak-anak, terutama dalam hal agama, agar mereka dapat menjadi anak-anak yang sholeh.
Berbekal semangat dari hadis diatas bahwa ilmu yang bermanfaat merupakan amal jariah yang akan terus mengalir pahalanya maka Fokus utama Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sejatinya membentuk kepribadian serta karakter anak. Oleh karena itu diperlukan sistem pendidikan yang bagus dan konsisten agar potensi yang melekat padadiri an ak baik jasmani dan rohaninya, kognitif, afektiff, dan psikomotoriknya, serta intelektual, emosional dan spiritualnya teraktualisasikan dengan optimal sesuai fitrahnya sebagai makhluk Allah Robbul- ’Alamin, Tuhan Pengatur Alam Semesta.
Genuine Smart Kids (GSK) berkomitmen untuk menyediakan layanan pendidikan yang berkualitas dan terjangkau bagi semua kalangan. Dengan dukungan sistem, guru yang berkualitas serta sarana pra sarana penunjang pembelajaran yang memadai, anak didik . GSK akan menjadi pribadi yang jujur, disiplin, ramah, dan pemberani.
Genuine Smart Kids (GSK) akan koloborasi dengan Divisi Pendidikan Yayasan Fikrul Akbar dan Divisi Pelatihan khususnya P2EKOMAS dengan Badan Usaha Milik Masjid (BUMM) Dewan Kemakmuran Masjid Fatimah untuk mewujudkan layanan pendidikan yang berkualitas dan terjangkau buat semua kalangan di Lingkungan Masjid Fatimah Fikrul Akbar.
Di harapkan dikemudian hari lahir pusat pendidikan usia dini ini di setiap masjid yang menjadi anggota p2ekomas, dengan percontohnnya atau sebagai pilot project adalah di lingkungan masid fatimah.fikrul akabar.
Mengapa Memilih Bisnis Bidang Pendiidikan di Setiap Badan Usaha Milik Masjid (BUMM)
1.Dibutuhkan Orang Sepanjang Masa 2.Keuntungan > Resiko 3. Mendapat Pahala Mengalir/Jariyah
VISI Terwujudnya Sistem Pendidikan Anak Usia Dini Berbasis Nilai Fitrah, Kekeluargaan, dan Keharmonisan. MISI 1. Memberikan layanan pendidikan yang komunika f dan eksplora f. 2. Mewujudkan pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna. 3. Membentuk karakter anak yang jujur, disiplin, ramah, dan kreatiff. 4.Menyediakan fasilitas pendidikan yang representatif. 5. Menjadikan sekolah sebagai rumah pusat pendidikan anak. PRINSIP 1.Eksploratif dalam setiap kegiatan anak 2.Sinergis antara sekolah dan rumah 3.Ceria dalam proses pembelajaran
“Orang yang bertransaksi jual beli masing-masing memilki hak khiyar (membatalkan atau melanjutkan transaksi) selama keduanya belum berpisah. Jika keduanya jujur dan terbuka, maka keduanya akan mendapatkan keberkahan dalam jual beli, tapi jika keduanya berdusta dan tidak terbuka, maka keberkahan jual beli antara keduanya akan hilang”. (Muttafaqun ‘alaih)[2]
“Sebaik-baik pekerjaan adalah pekerjaan seorang pria dengan tangannya dan setiap jual beli yang mabrur.” (HR. Ahmad, Al Bazzar, Ath Thobroni dan selainnya, dari Ibnu ‘Umar, Rofi’ bin Khudaij, Abu Burdah bin Niyar dan selainnya). Wallahu a’lam.[3]
Masjid bisa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi umat . sehingga tercapai fungsi lima pilar Masjid Pemberdaya yaitu : 1. Baitullah 2.Baitul maal 3. Baitul Muamalah 4.Baitul Dakwah 5. Baitul Quran
Sebagai Baitul Muamalah terkat dengan aksi pemberdayaan ekonomi , maka perlu dibentuk DEM (Dewan Ekonomi Masjid ) sebagai lembaga khusus dengan pengurus khusus yang bertugas untk membantu ekonomi jamaah.
“Seorang mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada seorang mukmin yang lemah, namun pada masing-masingnya terdapat kebaikan. Bersemangatlah untuk meraih apa yang bermanfaat bagimu, mintalah pertolongan kepada Allah, dan jangan loyo/malas. Apabila sesuatu menimpamu, janganlah berkata, ‘Seandainya dahulu aku berbuat demikian, niscaya akan begini dan begitu.’ Akan tetapi, katakanlah, ‘Itulah ketetapan Allah. Dan apa yang Dia inginkan, maka Dia kerjakan.’ Dikarenakan ucapan ’seandainya’ itu akan membuka celah perbuatan setan.” (HR. Muslim no. 2664.
PERIODE : Juli – Agustus 2025 BAGI YANG BELUM PUNYA USAHA SEBAGAI LANGKAH UNTUK MENJADI MUSLIMPRENEUR
👩🏻🤝👩🏽Anda jobless, pensiunan, mahasiswa, pelajar, ibu rumah tangga ? 💡Anda passion di dunia property, kuliner, jasa, teknologi, dll ? 📍Anda berada di Indonesia ? di Bekasi ? 👳🏽Anda adalah jamaah masjid di lingkungan tempat tinggal Anda 💪🏼Anda ingin mulai usaha dan mendapatkan 10 juta pertama ? 100 juta pertama ?
Para mentor Komunitas MuslimPreneur P2EKOMAS akan mendampingi Anda utk mulai usaha dari Level 0 sampai naik menjadi Level 1, ini bukan workshop melainkan PROGRAM INKUBATOR yang diadakan oleh KMP MASJIDNUSANTARA.coop.id. Anda akan bergabung menjadi PIHAK TENANT UMKM yg diajarkan mindset pengusaha, validasi ide usaha, analisa usaha, proposal bisnis, dll yang kemudian diajarkan juga utk pitching ke PIHAK INVESTOR. Semua tergantung Anda, kerjakan PR selama Program Inkubator ini dan buktikan bahwa Anda layak jadi pengusaha.
Raih hadiah permodalan total Rp. 5 juta dan peluang besar utk menjalani usaha bersama dgn investor, menjadi anak perusahaan dari BUMM Masjid Anda masing-masing.
Artinya : Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat Yakni Allah mengangkat derajat orang yang berilmu diantara kalian dengan kemuliaan di dunia dan pahala di akhirat. Maka barangsiapa yang beriman dan memiliki ilmu maka Allah akan mengangkat derajatnya dengan keimanannya itu dan mengangkat derajatnya dengan ilmunya pula; dan salah satu dari itu adalah Allah mengangkat derajat mereka dalam majelis-majelis. Referensi: https://tafsirweb.com/10765-surat-al-mujadalah-ayat-11.html
BERAWAL DARI PROGRAM TAHFIDZ QUR’AN HINGGGA PENDIDIKAN FORMAL
Nama “Fikrul Akbar” berasal dari kata Fikrul yang berarti pemikiran, ide,atau cita-cita, dan Akbar yang berarti terbesar—sebuah semangat untukterus berpikir besar dalam menghadirkan perubahan positif bagi masyarakat. Yayasan ini berawal dari kegiatan pendidikan anak-anakmelalui program Tahfidz Qur’an dan entrepreneurship di TPQ Fikrul Akbar. Seiring waktu, berkembang menjadi lembaga pendidikan formal berbentuk TKIT, SD, hingga SMP Fikrul Akbar Islamic School, serta pengelolaan Masjid Fatimah Fikrul Akbar hingga saat ini.
PROGRAM UNGGULAN Menghafal Al Qur’an sampai 30 Juz # Dilaksanakan Qoilulah (tidur siang) # Pelajaran Al Qur’an & Agama lebih banyak # Satu kelas minimal 2 guru Ruang kelas sangat representatif &luas , #Kelas laki-laki & perempuan pisah # Area bermain yang luas
TARGET OUTPUT 1. Mencetak generasi yang ber aqidahshahih & berakhlaqul karimahMemahami Al Qur’an dan Sunnah sesuai pemahaman salafus shalih 2.Mampu membaca Al-Qur’an dengan baik & benar 3.Berakhlaqul karimah terhadap orangtua & orang lain 4. Menghafal Al-Qur’an sampai 30 juz 5. Memahami dan menguasai kemampuan dasar berkomunikasi &literatur dengan Bahasa Arab 6.Memiliki jiwa leadership &entrepreneur dengan memanfaatkan teknologi modern.
Kaya atau miskin bukanlah sebuah dosa yang harus dihindari. Ketika Allah SWT meluaskan rizqi seseorang, bukanlah sebuah jebakan untuk menyeretkan ke dalam neraka. Dan ketika Allah menyempitkan rizqi hamba-Nya, belum tentu menjadi jaminan atas surga-Nya.
Semua akan kembali kepada bagaimana menyikapinya. Rasa kurang tepat kalau dikatakan bahwa muslim ideal itu adalah yang miskin saja atau yang kaya saja. Yang ideal adalah yang miskin tapi bersabar dan yang kaya tapi banyak berinfaq serta syukur. Keduanya telah dicontohkan langsung oleh Rasulullah dan para shahabatnya.
Abu Bakar as-shiddiq, Utsman bin Al-Affan, Abdurrahman bin Al-Auf radhiwallu anhum adalah tipe-tipe shahabat nabi yang diluaskan rezekinya oleh Allah. Bahkan Umar bin Al-Khattab pun pernah diberikan kekayaan yang luar biasa berlimpah. Dan yang paling kaya di antara semua itu adalah Rasulullah SAW sendiri.
Siapa bilang Rasulullah SAW itu miskin dan tidak punya penghasilan. Bahkan dibandingkan dengan saudagar terkaya di Madinah, pemasukan Rasulullah SAW jauh melebihi. Memangnya apa sih profesi Rasulullah SAW? Berdagang?
Tidak, beliau SAW bukan pedagang. Dahulu sewaktu belum diangkat menjadi nabi, memang beliau pernah menekuni profesi sebagai pedagang. Tapi profesi itu sudah tidak lagi beliau lakoni setelah itu, terutama setelah beliau diangkat jadi nabi.
Pemasukan beliau adalah dari ghanimah (harta rampasan perang), di mana oleh Allah SWT beliau diberikan hak istimewa atas setiap harta rampasan perang. Bila suatu kota atau negeri ditaklukkan oleh kaum muslimin, maka beliau punya hak 20% dari pampasan perang. Hak ini menjadikan Rasulullah SAW sebagai orang dengan penghasilan terbesar di Madinah. Rampasan perang itu bukan harta yang sedikit, sebab terkait dengan semua aset-aset yang ada di negeri yang ditaklukkan.
Ketahuilah, sesungguhnya apa saja yang dapat kamu peroleh sebagai rampasan perang, maka sesungguhnya seperlima untuk Allah, Rasul, kerabat Rasul, anak-anak yatim, orang-orang miskin dan ibnussabil, jika kamu beriman kepada Allah dan kepada apa yang kami turunkan kepada hamba Kami di hari Furqaan, yaitu di hari bertemunya dua pasukan. Dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. (QS Al-Anfal: 41)
Namun semua hak yang beliau terima itu tidak menjadikan beliau hidup di istana megah, atau mengoleksi semua baju termahal dunia, atau makan makanan terlezat di dunia. Semua tidak terjadi pada beliau, sebab semua harta yang beliau dapatkan hanya beliau kembalikan lagi buat para fakir miskin dan orang-orang tak punya yang membutuhkan.
Kehidupan pribadi beliau sendiri terlalu bersahaja, tidur hanya beralas tikar kasar yang kalau beliau bangun, maka masih tersisa bekas cekatannya di kulit beliau. Bahkan pernah 3 bulan dapur rumah beliau tidak mengepulkan asap.
Demikian juga shahabatnya, Abu Bakar Ash-Shiddiq, apa sih yang beliau tidak punya dari harta kekayaan dunia. Beliau seorang saudagar besar yang kalau mau menumpuk kekayaan, tidak akan habis dimakan tujuh turunan. Tetapi seluruh harta yang beliau miliki diinfaqkan ke baitul muslimin. Ketika ditanya apa yang disisakan untuk anak dan isteri, beliau hanya menjawab bahwa untuk anak dan isteri adalah Allah SWT. Subhanallah!
Perilaku gemar infaq ini sampai membuat Umar bin Al-Khattab ra iri dengan Abu Bakar. Beliau baru mampu menginfaqkan 50% dari total hartanya saja. Bahkan pernah beliau mendapatkan hak eksklusif atas perkebunan kurma di Khaibar. Kalau dinilai nominal, maka hak itu akan membuatnya sangat kayaraya dan bisa membangun istana termegah di muka bumi dengan biaya pribadi, tetapi beliau justru mewakafkannya di jalan Allah. Padahal perkebunan kurma itu selalu menghasilkan panen tiap tahun sepanjang masa.
Belum lagi Utsman bin Al-Affan ra. yang kemaruk untuk bershadaqah, tidak boleh melihat orang sudah, kepinginnya langsung membantu dengan hartanya yang sangat berlimpah.
Pendeknya, Islam sangat tidak mengharamkan kekayaan, bahkan nabi dan para shahabat boleh dibilang termasuk jajaran milyarder dengan usaha dan jerih payah mereka, tetapi yang menarik kita kaji adalah sikap mereka setelah menjadi milyarder itu sendiri. Tidak ada keinginan untuk bermewah-mewah, apalagi pamer kekayaan. Justru semuanya malah dinafkahkan ke baitul-mal muslimin.
Barangkali inilah yang sulit kita contoh di masa sekarang. Untuk sekedar jadi kaya, bikin usaha, punya beberapa perusahaan multi nasional, mungkin kita bisa mencapainya. Tetapi bisakah kita tetap berada di jalan para shahabat itu ketika kekayaan sudah di tangan?
Tentu ceritanya akan lain bila kita sendiri yang mengalaminya. Sehingga banyak orang yang terjebak dengan situasi ini, lalu lebih memilih hidup miskin saja. Tentu ini masalah pilihan hidup dan selera masing-masing individu.
Yang penting, Islam sama sekali tidak mengharamkan umatnya jadi orang kaya, sebab nabi dan para shahabat pun banyak yang kaya. Tapi kalau tidak mampu jadi orang kaya, hidup jadi orang miskin saja pun tidak apa-apa. Tapi biar pun jadi orang miskin, jangan dikira masalah sudah selesai. Selamanyawa masih dikandung badan, selama itu pula ujian dan cobaan masih harus kita hadapi.(Sumber: Ahmad Sarwat. Lc.)
Artinya: Tuhan-mu adalah yang melayarkan kapal-kapal di lautan untukmu, agar kamu mencari sebahagian dari karunia-Nya. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyayang terhadapmu.
يُزْجِى لَكُمُ الْفُلْكَ فِى الْبَحْرِ (yang melayarkan kapal-kapal di lautan untukmu) Yakni menjalankan dan mengarahkan kapal-kapal.
لِتَبْتَغُوا۟ مِن فَضْلِهِۦٓ ۚ( agar kamu mencari sebahagian dari karunia-Nya) Agar kalian dapat bepergian ke negeri-negeri dengan membawa barang-barang dagangan sehingga kalian mendapatkan rezeki yang Allah karuniakan kepada hamba-hamba-Nya, atau sehingga kalian mendapatkan keuntungan dari perdagangan itu.
إِنَّهُۥ كَانَ بِكُمْ رَحِيمًا(Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyayang terhadapmu) Sehingga Allah memberi kalian petunjuk bagi kebaikan kehidupan dunia kalian. Referensi: https://tafsirweb.com/4670-surat-al-isra-ayat-66.html
PEMBINA P2EKOMAS MENJADI NARA SUMBER DI BOOTHCAMP BAZNAS SANTRIPRENEUR TAHUN 2024 DI CIWIDE BANDUNG
Anda adalah jamaah masjid yg = 😇 rajin ibadah, ✅ ingin menjadi enterpreneur sukses 🥰 ingin menyejahterakan keluarganya, 🔥 ingin mendapatkan permodalan 💪 menjalani usaha bersama investor
Maka ikutlah program P2EKoMas (Pusat Pelatihan Ekonomi Berbasis Masjid) yg diselenggarakan oleh Koperasi Multi Pihak Masjid Nusantara Berjaya. 🌎
Kami mendorong tiap masjid untuk mempunyai BUMM (Badan Usaha Milik Masjid) 💰💎 dan membina jamaahnya utk naik level dalam wirausaha. 🪜💵
Maka bergabunglah menjadi MuslimPreneur binaan P2EKOMAS dan DEM Masjid Anda 💪 wujudkan mimpi Anda utk Sukses Mulia 😇
Diriwayatkan dari Shuhaib radhiyallahu ’anhu berkata, Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bersabda: “Sungguh menakjubkan urusan seorang mukmin, semua urusannya adalah baik baginya. Hal ini tidak didapatkan kecuali pada diri seorang mukmin. Apabila mendapatkan kesenangan, dia bersyukur, maka yang demikian itu merupakan kebaikan baginya. Sebaliknya apabila tertimpa kesusahan, dia pun bersabar, maka yang demikian itu merupakan kebaikan baginya.” (Hadits shahih. Diriwayatkan oleh Muslim, no. 2999 dari Abu Yahya Shuhaib bin Sinan radhiyallahu ‘anhu).
BELAJAR MENANAM BENIH UNTUK KEBAIKAN ALAM DAN MENCINTAI CIPTAAN ILAHI DI LAHAN P2EKOMAS MASJID FATIMAH FIKRUL AKBAR
Pelajaran yang terdapat dalam hadist:
1- Seseorang mukmin adalah manusia yang menakjubkan. Menghadapi hidup ini selalu sukses.
Mendapatkan cobaan yang menyakitkan, sabar, Allah akan memberikan kebaikan (diberi pahala, diampuni dosa, dihapus azab di akhirat), mendapatkan cobaan lagi, sabar lagi, Allah memberikan kebaikankan lagi, puncaknya kebaikan yang diberikan bagi orang yang sabar adalah surga. 2-Merupakan sunnatullah yang berlaku pada para hamba-Nya. Oleh karena itulah, kita melihat manusia ini berbeda kondisi kehidupannya. Ada yang hidup dengan sehat, harta yang melimpah, fasilitas dan kedudukan. Ada juga yang ditakdirkan hidup dengan kurang sehat lagi pas-pasan. Bahkan ada juga yang hidup fakir miskin dan tidak punya apa-apa. 3-Syukur tidak akan mungkin bisa terwujud jika tidak diawali dengan keridhaan. Orang yang mendapatkan penghasilan yang sedikit, pendapatan yang pas-pasan, tidak akan bisa bersyukur jika tidak ada keridhaan. Demikian pula orang yang diberi kelancaran rizki dan harta yang melimpah, akan terus merasa kurang dan tidak akan bersyukur jika tidak diiringi keridhaan. 4- Sabar tidak akan terwujud tanpa adanya keyakinan (akan takdir Allah), semakin yakin, semakin ringan menghadapi berbagai macam cobaan.
Mendapatkan nikmat yang menyenangkan, bersyukur, Allah akan menambah nikmat, bersyukur lagi, tambah nikmat lagi puncaknya nikmat bagi orang yang bersyukur adalah surga.
NIKMAT YANG MENYENANGKAN BERSAMA-SAMA BERMAIN DI TERAS MASJID FATIMAH FIKRUL AKBAR
Tema hadist yang berkaitan dengan Al-Quran
1- Merupakan sunatullah yang berlaku pada hambanya lapang dan sempit, nikmat yang menyenangkan dan cobaan yang menyakitkan.
Dan Kami bagi-bagi mereka di dunia ini menjadi beberapa golongan; di antaranya ada orang-orang yang saleh dan di antaranya ada yang tidak demikian. Dan Kami coba mereka dengan (nikmat) yang baik-baik dan (bencana) yang buruk-buruk, agar mereka kembali (kepada kebenaran). [Surat Al-Araf : 168]
Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”.[Surat Ibrahim : 7]
Artinya: Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu; dan berkorbanlah.
Firman Allah: (Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu dan berkorbanlah (2)) yaitu sebagaimana Kami memberimu kebaikan yang banyak di dunia dan akhirat, antara lain adalah sebuah sungai yang sifatnya telah disebutkan; maka kerjakanlah shalat yang diwajibkan dan shalat sunah serta kurbanmu. Maka sembahlah Dia semata, tidak ada sekutu bagiNya; dan sembelihlah kurbanmu dengan menyebut namaNya, tidak ada sekutu bagiNya.
Sebagaimana Allah SWT berfirman: (Katakanlah, “Sesungguhnya shalatku, ibadahku. hidupku, dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan alam semesta (162) tiada sekutu bagiNya; dan demikian itulah diperintahkan kepadaku, dan aku adalah orang yang pertama-tama menyerahkan diri (kepada Allah)” (163)) (Surah Al-An’am) Ibnu Abbas, ‘Ahta’, Mujahid, Ikrimah, dan Al-Hasan berkata bahwa yang dimaksud adalah menyembelih unta dan hewan lain semacamnya.
Demikian juga dikatakan Qatadah dan beberapa ulama dari kalangan ulama salaf. Hal ini berbeda keadaannya dengan orang-orang musyrik yang bersujud kepada selain Allah dan menyembelih dengan menyebut nama selain Dia. Sebagaimana Allah SWT berfirman: (Dan janganlah kamu memakan binatang-binatang yang tidak disebut nama Allah ketika menyembelihnya. Sesungguhnya perbuatan yang semacam itu adalah suatu kefasikan) (Surah Al-An’am: 121).
Pendapat yang benar adalah yang mengatakan, bahwa makna yang dimaksud dengan “an-nahr” adalah menyembelih hewan kurban Abu Ja’far bin Jarir berkata bahwa pendapat yang benar adalah pendapat yang mengatakan bahwa maknanya adalah,”Jadikanlah shalatmu semuanya ikhlas hanya untuk Tuhanmu, bukan untuk berhala atau tandingan selain Dia. Demikian pula kurbanmu, jadikanlah hanya untuk Dia, bukan untuk berhala-berhala. sebagai syukurmu kepadaNya atas kemuliaan dan kebaikan yang Dia khususkan untukmu yang tidak ada tandingannya dan khusus untukmu. Pendapat yang dikatakan ini amat baik(Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas) / Fathul Karim Mukhtashar Tafsir al-Qur’an al-‘Adzhim, karya Syaikh Prof. Dr. Hikmat bin Basyir bin Yasin, professor fakultas al-Qur’an Univ Islam Madinah)
MUSYAWARAH PANITIA IDUL QURBAN 1446 H REMAJA ISLAM MASJID FATIMAH FIKRUL AKBAR (RISMAFA ) BERSAMA TAKMIR MASJID FATIMAH FIKRUL AKBAR
Dalam rangka Menyambut IEDUL ADHA 1446 H Perkenankan kami dari DKM Masjid Fatimah ingin mengajak Bapak/Ibu dan saudara untuk berpartisipasi melakukan kolektif Qurban yang berjenis sapi Bali atau sejenis dengan berat ± 285 kg dengan besaran harga patungan 3.100.000 / orang
Benefit / keuntungan yang di dapat berupa :
Mendapatkan 5 kg daging (bisa di mixs daging dg tulang)
Sudah termasuk : a. Biaya operasional b. Biaya Perawatan c. Biaya penyaluran
Lokasi masjid fatimah : https://maps.app.goo.gl/CzhqCW95j65uZSkg6
Info pendaftaran :
Simun abu affan 0813-1580-6779
Sriyanto abu abidah 0856-9357-0802
Abu Ahnaf sujiman 0812-9076-3346
Sarkawi 0813 9856 9093
Rek Pembayaran BSI 8530675110 a.n Masjid Fatimah
SAPI ADALAH SALAH SATU HEWAN YANG BOLEH DIJADIKAN QURBAN SELAIN KERBAU DAN KAMBING
SEKILAS TINJAUAN AL- QUR’AN DAN HADIS TENTANG QURBAN
Idul qurban atau Hari raya qurban di kenal dengan nama aslinya Idul Adha, selain juga sering disebut sebagai Lebaran Haji
Berikut nama -nama yang sering dikenal masyarakat luas diantaranya :
Hari Raya Kurban:Karena Idul Adha berpusat pada ritual penyembelihan hewan kurban, maka sering disebut sebagai Hari Raya Kurban.
Lebaran Haji:Idul Adha juga disebut Lebaran Haji karena perayaan ini bertepatan dengan puncak ibadah haji, yaitu wukuf di Arafah. Pada hari tersebut, para jamaah haji di seluruh dunia akan melaksanakan wukuf di Arafah, salah satu rukun haji yang paling penting.
Idul Nahr:Dalam bahasa Arab, Idul Adha juga disebut Idul Nahr, yang artinya hari raya penyembelihan.
Eid al-Adha:Dalam bahasa Inggris, Idul Adha disebut Eid al-Adha, yang berarti “festival pengorbanan”.
Dari Anas bin Malik Radhiyallahu ‘Anhu, ia berkata: “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berqurban dengan dua gibas (domba jantan) berwarna putih yang bertanduk. Ketika menyembelih beliau mengucapkan nama Allah dan bertakbir, dan beliau meletakkan kedua kakinya di pipi kedua gibas tersebut (saat menyembelih).” Dalam lafazh lain disebutkan bahwa beliau menyembelihnya dengan tangannya (Muttafaqun ‘alaih). Dalam lafazh lain disebutkan, “Saminain, artinya dua gibas gemuk.” Dalam lafazh Abu ‘Awanah dalam kitab Shahihnya dengan lafazh, “Tsaminain, artinya gibas yang istimewa (berharga).” (HR. Bukhari, no. 5565; Muslim, no. 1966)
عن جابربن عبدالله رضي اللَّه عنه قال : نَحَرْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَامَ الْحُدَيْبِيَةِ الْبَدَنَةَ عَنْ سَبْعَةٍ ، وَالْبَقَرَةَ عَنْ سَبْعَةٍ .
Dari riwayat Jabir bin Abdullah radhiyallahu ‘anhuma berkata: “Kami berkurban bersama Rasulullah –shallallahu ‘alaihi wa sallam- pada tahun perjanjian Hudaibiyah dengan badanah (unta gemuk) untuk tujuh orang, dan sapi juga untuk tujuh orang.” (HR. Muslim)
Pelajaran yang terdapat di dalam hadist :
1- Adapun hewan yang dibolehkan untuk kurban adalah dari jenis Al-An’am saja, yaitu unta, sapi dan kambing. Selain dari 3 jenis hewan di atas maka kurban tidak boleh dan tidak sah. Kemudian hewan yang dibolehkan untuk kurban harus cukup umur. 2- Sebagaimana kita ketahui bahwa kewan kurban hanya ada tiga jenis yang disebut dengan “bahimatul an’am” yaitu unta, sapi dan kambing. Selain tiga hewan ini, tidak sah kurban yang dikurbankan. Muncul pertanyaan bagaimana apabila ingin berqurban dengan kerbau? terlebih di beberapa daerah di Indonesia jumlah kerbau cukup banyak Jawabannya: boleh dan sah berkurban dengan kerbau karena kerbau sejenis dan mirip dengan sapi 3- Bahimatul an’am adalah unta, sapi dan kambing. Beberapa ulama menyamakan antara sapi dan kerbau.Al-Fayumi berkata,
الجاموس : نوع من البقر
“Di antara jenis sapi adalah kerbau.” [Al-Mihbah Al-Munir 1/108] 4- Bahkan ada klaim ijma; bahwa kerbau itu sebagaimana hukum sapi yaitu termasuk bahimatul an’am. Ibnu Mundzir berkata,
و أجمعوا على أن حكم الجواميس حكم البقر
“Para ulama bersepakat bahwa hukum kerbau sebagaimana hukum sapi.” [Al-Ijma’ hal. 52] Syaikh Muhammad bins Shalih Al-‘Utsaimin juga menjelaskan demikian, beliau berkata:
الجاموس نوع من البقر، والله عز وجل ذكر في القرآن المعروف عند العرب الذين يُحرّمون ما يريدون، ويبيحون ما يريدون، والجاموس ليس معروفًا عند العرب.
“Kerbau merupakan jenis sapi. Allah menyebutkan dalam Al-Quran hewan-hewan yang telah dikenal oleh bangsa Arab yang mereka diharamkan dan mereka diperbolehkan. Kerbau memang tidak dikenal oleh bangsa Arab.” [Liqa’ Babil Maftuh 200/27] 5- Secara ilmu taksonomi kerbau dan sapi juga berdekatan yaitu sama-sama berasal dari subfamilia yang subfamilia Bovinae, hanya berbeda genus saja. Kerbau dan sapi memiliki hukum yang sama, kerbau juga bisa untuk tujuh orang sebagaimana sapi.
Tema hadist yang berkaitan dengan al quran :
Hewan yang boleh untuk dijadikan qurban adalah binatang ternak yaitu unta, sapi, kerbau, domba serta kambing. Dalilnya adalah firman Allah :
“Dan bagi setiap umat, Kami berikan tuntunan berqurban agar kalian mengingat nama Allah atas rezki yang dilimpahkan kepada kalian berupa hewan-hewan ternak .” (Qs. al-Hajj: 34).(Sumber : Oleh Ustadz Muslih Rosyid)
HADIRILAH GELISAN (GERAKAN MENULIS AL QUR’AN) BAITULMAAL FATIMAH FIKRUL AKBAR PEDULI 📖 Acara Pelatihan Menulis Al Qur’an, serta pengenalan program air bersih mandiri & listrik untuk Masyarakat.
-Tenaga pengajar,Jurusan Desain Engineering PMS-ITB -Owner PT.Buatan Guna Indonesia
Owner PT. Catur Reka Pilarindo
Pendiri,Penggiat dan Relawan di Yayasan PIlar Peradab
Pengurus ICMI Pusat
PENGHARGAAN :
Pahlawan untuk Indonesia 2017 versi MNC Group.
Mitsubitsi Award Internasional 2017
🕌 TEMPAT : MASJIDFATIMAH BABELAN KOTA https://maps.app.goo.gl/eAdTAtx6RmnWNRBn8?g_st=aw Jazaakumullahu Khairan.katsiro.
📅 WAKTU : SENIN 19 Mei 2025 12.15 – 14.00 WIB
CP : 0813 8354 2001 By : p2ekomas.fikrulakbar.org P2EKOTREN P2EKODES baitulmaalfatimah.id fikrulakbar.org lpk.fikrulakbar.org TKIT-TAUD-SD-SMP FIKRUL AKBAR ISLAMIC SCHOOL (FAIS) ASOFA MART FAIS MART KLINIK SEHAT ASOFA ASOFA PEDULI DKM FATIMAH FA TRANING & BUSINESS CENTER ASOFA BUILDING BUMM FATIAMAH FA