Kategori: baitul muamalah

  • MENCINTAI KARENA ALLAH

    MENCINTAI KARENA ALLAH

    عن أَبي هريرة رضي الله عنه عن النَّبيِّ صلى الله عليه وسلم: ((أنَّ رَجُلًا زَارَ أَخًا لَهُ في قَريَة أُخْرَى، فَأرْصَدَ الله تَعَالَى عَلَى مَدْرَجَتِهِ مَلَكًا، فَلَمَّا أتَى عَلَيهِ، قَالَ: أيْنَ تُريدُ؟ قَالَ: أُريدُ أخًا لي في هذِهِ القَريَةِ. قَالَ: هَلْ لَكَ عَلَيهِ مِنْ نِعْمَة تَرُبُّهَا عَلَيهِ؟ قَالَ: لا، غَيْرَ أنِّي أحْبَبْتُهُ في الله تَعَالَى، قَالَ: فإنِّي رَسُول الله إلَيْكَ بَأنَّ الله قَدْ أَحَبَّكَ كَمَا أحْبَبْتَهُ فِيهِ)). رواه مسلم.

    Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘Anhu dari Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wasallam bahawasanya ada seorang lelaki berziarah kepada seorang saudaranya di suatu desa lain, kemudian Allah memerintah seorang malaikat untuk melindunginya di sepanjang jalan – yang dilaluinya. Setelah orang itu melalui jalan itu, berkatalah malaikat kepadanya: “Ke mana engkau menghendaki?” Orang itu menjawab: “Saya hendak ke tempat seorang saudaraku di desa ini.” Malaikat bertanya lagi: “Adakah suatu kenikmatan yang hendak kau perolehi dari saudaramu itu?” Ia menjawab: “Tidak, hanya saja saya mencintainya kerana Allah.” Malaikat lalu berkata: “Sesungguhnya saya ini adalah utusan Allah untuk menemuimu – guna memberitahukan – bahawa sesungguhnya Allah itu mencintaimu sebagaimana engkau mencintai saudaramu itu kerana Allah.” (Riwayat Muslim).

    Pelajaran yang terdapat di dalam hadits:

    1- Cintailah orang beriman karena keimanannya, bukan karena kepentingan dunia.
    Ini adalah konsep penting dalam Islam, yang membawa maksud seseorang mencintai orang lain, bukan karena harta, rupa, pangkat, atau kepentingan duniawi — tetapi semata-mata karena keimanan dan ketaatan orang itu kepada Allah.
    Contohnya:
    Kamu berkawan dengan seseorang karena dia taat beragama, suka berbuat baik, dan mengingatkanmu kepada Allah maka itu dinamakan mencintainya kerana Allah.
    2- Ziarah orang soleh atau sahabat karena Allah adalah ibadah besar yang mendatangkan cinta dan kasih sayang Allah.
    3- Persaudaraan karena Allah lebih kukuh dan diberkahi.

    1. Allah sangat menghargai dan membalas keikhlasan yang tulus dalam hubungan sesama muslim.

    Tema hadist yang berkaitan dengan Al Qur’an:

    1- Bahwa cinta dan ziarah semata-mata kerana Allah adalah cerminan ukhuwah (persaudaraan) yang sejati, seperti yang ditekankan dalam ayat ini.

    إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ فَأَصْلِحُوا بَيْنَ أَخَوَيْكُمْ ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ

    “Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara, maka damaikanlah antara kedua saudaramu itu dan bertakwalah kepada Allah agar kamu mendapat rahmat.”(Surah Al-Hujurat 49:10)

    2- Mencintai sahabatnya kerana Allah, dan Allah membalasnya dengan mencintainya, sejalan dengan ayat ini yang menggambarkan hubungan timbal balik cinta antara Allah dan hamba-Nya.

    يُحِبُّهُمْ وَيُحِبُّونَهُ

    “Allah mencintai mereka, dan mereka pun mencintai-Nya…”(Surah Al-Ma’idah 5:54)

    3- Hubungan yang tidak berlandaskan takwa dan cinta karena Allah tidak akan kekal di akhirat. Sedangkan persahabatan yang dibina karena Allah akan menjadi sebab keselamatan dan kecintaan Allah.

    الْأَخِلَّاءُ يَوْمَئِذٍ بَعْضُهُمْ لِبَعْضٍ عَدُوٌّ إِلَّا الْمُتَّقِينَ

    “Teman-teman akrab pada hari itu (kiamat) akan menjadi musuh satu sama lain, kecuali orang-orang yang bertakwa.”(Surah Az-Zukhruf 43:67)( Sumber : Ustadz Muslih Rosyid)

  • PROGRAM MUNAQOSYAH (SIDANG MATAN TUHFATUL ATHFAL) SMP FIKRUL AKBAR ISLAMIC SCHOOL

    PROGRAM MUNAQOSYAH (SIDANG MATAN TUHFATUL ATHFAL) SMP FIKRUL AKBAR ISLAMIC SCHOOL

    Tuhfatul Athfal merupakan sebuah karya fenomenal dari seorang ulama Mesir yang bernama Syaikh Sulaiman Al Jamzuri rohimahulloh. Buku kecil yang berisikan susunan bait-bait ilmu tajwid ini mendapat sambutan yang amat fantastis dari penuntut ilmu di seluruh dunia. Bahkan bisa dikatakan bahwa karya tersebut merupakan matan kedua yg paling masyhur setelah matan Al Jazariyah dalam disiplin ilmu tajwid.

    PROGRAM MUNAQOSYAH (SIDANG MATAN TUHFATUL ATHFAL) SMP FAIS

    Ini sekolah Diknas tapi programnya tidak kalah dengan yang dipesantren…

    Hanya di SMP FAIS yang ada program Munaqosyah seperti ini.
    Materi yang diujikan meliputi :

    1. Menyetorkan matan dari awal sampai akhir sekali duduk
    2. Melanjutkakan bait secara acak
    3. Menterjemahkan bait
    4. Membaca Al Quran sesuai kaidah tajwid
    5. Mengeluarkan hukum2 tajwid dari Al Quran yang dibaca beserta dalil-dalilnya
    6. Memberikan penjelasan syarah dari setiap bait

    Ingin putra/putri nya seperti mereka…
    Daftarkan ke SMP & SMA Fikrul Akbar Islamic School (FAIS)

    Barakallahu fiikum

  • KESEMPURNAAN RAGAWI DAN ROHANI ROSULULLAH

    KESEMPURNAAN RAGAWI DAN ROHANI ROSULULLAH

    Kesempurnaan Ragawi dan Rohani Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam

    عن أنس بن مالك رضي الله عنه قال ،
    كَانَ أَجْوَدَ النَّاسِ وَأَجْمَلَ النَّاسِ وَأَشْجَعَ النَّاسِ

    Dari Anas Radhiyallahu anhu mengatakan:
    Beliau adalah orang yang paling dermawan, paling tampan dan paling pemberani [HR al-Bukhâri dan Muslim].

    Pelajaran yang terdapat di dalam hadist :

    1- Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah menggapai kesempurnaan ragawi dan ruhani. Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah orang yang paling indah penampilan fisiknya dan paling sempurna kepribadiannya. Kesempurnaan dan keistimewaan yang tidak dimiliki oleh insan lainnya.


    2- Pengaruh Positif Kesempurnaan Fisik dan Bathin Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam Dalam Dakwah.
    Pengetahuan seseorang akan kesempurnaan akhlak dan sifat fisik berpengaruh besar dalam meningkatkan keimanan kaum Mukminin dan menarik kaum kuffar memeluk agama Islam.


    3- Imam Ibnul Qayyim rahimahullah menerangkan beberapa banyak kunci hidayah dan faktor yang menyebabkan orang masuk Islam. Kunci hidayah yang banyak ini menunjukkan keluasan rahmat Allah Azza wa Jalla bagi hamba-Nya, disebabkan adanya perbedaan tingkat daya tangkap akal dan hati mereka. Di antara faktor kunci hidayah tersebut, yaitu menyaksikan kesempurnaan yang melekat pada diri Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam ; Ibnul Qayim rahimahullah berkata, “…Di antara mereka (kaum kuffar) ada yang memperoleh hidayah (masuk Islam, red) dengan melihat kondisi dan sifat bawaan beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam berupa kesempurnaan akhlak, fisik dan perbuatan.


    3- Dengan mengenal beliau, akan melahirkan semangat untuk segera mengimaninya (bagi orang yang belum beriman) dan meningkatkan keimanan (bagi orang yang telah beriman kepada beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam).
    4- Selain manfaat di atas, pengenalan ini juga bermanfaat pada peningkatan kecintaan seorang Muslim kepada Rasulullah Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam


    5- Dari Anas bin Malik Radhiyallahu anhu berkata: “Rasulullah (perawakannya) tidak terlalu tinggi, juga tidak pendek, tidak putih sekali (kulitnya) juga tidak kecoklatan. Beliau rambutnya tidak keriting pekat, juga tidak lurus menjurai”. Allah Azza wa Jalla mengutusnya pada usia empat puluh. Beliau tinggal di Mekah selama sepuluh tahun dan di Madinah selama tiga belas tahun. Allah Azza wa Jalla mewafatkannya pada usia enam puluh tiga tahun, dan uban beliau tidak mencapai dua puluh helai di kepala ataupun jenggot beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam.[al-Mukhtashar hadits no.1]

    Anas Radhiyallahu anhu juga berkata: “Rasulullah memiliki postur sedang, tidak tinggi ataupun pendek, dan fisiknya bagus. Rambut beliau tidak keriting juga tidak lurus. Warna (kulitnya) kecoklatan, jika beliau berjalan, berjalan dengan tegak“. [al-Mukhtashar hadits no. 2]

    Barâ` bin ‘Azib berkata: “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah lelaki yang berambut ikal, berpostur sedang, bahunya bidang, berambut lebat sampai kuping telinga dan beliau memakai kain merah. Aku belum pernah melihat orang yang lebih tampan dari beliau“.[al-Mukhtashar hadits no. 3]


    6- Semoga dengan kecintaan kita kepada rasulullah shalallahu alaihi wa salam, kecintaan pada kwalitas cinta yang tertinggi sehingga menimbulkan kerinduan yang mendalam untuk bertemu dengan beliau seperti sahabat-sahabat dahulu paling tidak in syaa Allah, Allah akan mempertemukan didalam mimpi.(Sumber :Oleh Ustadz Muslih Rasyid)

  • REVOLUSI PETERNAKAN KAMBING, PELUANG CUAN MELALUI  INVESTASI DI TENGAH KENAIKAN PERMINTAAN

    REVOLUSI PETERNAKAN KAMBING, PELUANG CUAN MELALUI INVESTASI DI TENGAH KENAIKAN PERMINTAAN

    LOKASI INVESTASI PETERNAKAN DENGAN LAHAN SELUAS 20.000 M2 TELAH TERSEDIA DI DESA CABANGBUNGIN KABUPATEN BEKASI

    Peternak kambing cukup menjanjikan karena permintaan daging kambing yang tinggi serta potensi ekspor ke luar negeri, dapat dimanfaatkan untuk produksi susu dan kulit. Selain itu, kambing memiliki kemampuan adaptasi yang baik terhadap berbagai kondisi lingkungan.

    Menurut peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) I Nyoman Suyasa, kambing merupakan jenis ternak ruminansia yang telah lama dibudidayakan. Memelihara kambing tidak begitu sulit karena selain jinak, makanannya juga cukup beragam dan mudah didapat. Selain itu, kambing tidak memerlukan kandang yang luas, sehingga cocok untuk dipelihara di berbagai tempat.

    Hal senada tertuang dalam penelitian (Aries Maesya dkk.,2018), kambing memiliki beberapa kelebihan dan potensi ekonomi, tubuhnya relatif kecil, cepat mencapai kelamin dewasa, mudah cara pemeliharaannya. Usaha ternak kambing sangat mudah, tidak membutuhkan lahan yang luas, investasi modal usaha relatif kecil, mudah dipasarkan dan modal usaha cepat berputar.

    Ternak kambing mempunyai potensi yang cukup besar dan mampu berkembang biak baik lebih dari >1 (satu) kali melahirkan, dan memiliki banyak keunggulan serta banyak manfaatnya (Sutama dkk., 2011: dalam Aries Maesya dkk.,2018)

  • DIMANAPUN BERADA KEMATIAN AKAN DATANG

    DIMANAPUN BERADA KEMATIAN AKAN DATANG

    إن لله وإن إليه راجعون…

    Telah berpulang ke Rahmatullah Bapak Muhammad Rizani bin Moeharor -Allohu Yarham- (suami dari Ibu Silvia).

    Teruntuk Bapak Muhammad Rizani bin Moeharor -Allohu Yarham- :

    ﺍَﻟﻠﻬُﻢَّ ﺍﻏْﻔِﺮْﻟَﻪُ ﻭَﺍﺭْﺣَﻤْﻪُ ﻭَﻋَﺎﻓِﻪِ ﻭَﺍﻋْﻒُ ﻋَﻨْﻪُ ﻭَﺍَﻛْﺮِﻡْ ﻧُﺰُﻟَﻪُ ﻭَﻭَﺳِّﻊْ ﻣَﺪْﺧَﻠَﻪُ ﻭَﺍﻏْﺴِﻠْﻪُ ﺑِﺎﻟْﻤَﺎﺀِ ﻭَﺍﻟﺜَّﻠْﺞِ ﻭَﺍﻟْﺒَﺮْﺩِ ﻭَﻧَﻘِّﻪِ ﻣِﻦَ ﺍﻟْﺨَﻄَﺎﻳَﺎ ﻛَﻤَﺎ ﻳُﻨَﻘَّﻰ ﺍﻟﺜَّﻮْﺏُ ﺍْﻻَﺑْﻴَﺾُ ﻣِﻦَ ﺍﻟﺪَّﻧَﺲِ ﻭَﺍَﺑْﺪِﻟْﻪُ ﺩَﺍﺭًﺍﺧَﻴْﺮًﺍ ﻣِﻦْ ﺩَﺍﺭِﻩِ ﻭَﺍَﻫْﻼً ﺧَﻴْﺮًﺍ ﻣِﻦْ ﺍَﻫْﻠِﻪِ ﻭَﺯَﻭْﺟًﺎ ﺧَﻴْﺮًﺍ ﻣِﻦْ ﺯَﻭْﺟِﻪِ ﻭَﺍَﺩْﺧِﻠْﻪُ ﺍﻟْﺠَﻨَّﺔَ ﻭَﺍَﻋِﺬْﻩُ ﻣِﻦْ ﻋَﺬَﺍﺏِ ﺍﻟْﻘَﺒْﺮِ ﻭَﻓِﺘْﻨَﺘِﻪِ ﻭَﻣِﻦْ ﻋَﺬَﺍﺏِ ﺍﻟﻨَّﺎﺭِ
    ﺍَﻟﻠﻬُﻢَّ ﺍﻏْﻔِﺮْ ﻟِﺤَﻴِّﻨَﺎ ﻭَﻣَﻴِّﺘِﻨَﺎ ﻭَﺷَﺎﻫِﺪِﻧَﺎ ﻭَﻏَﺎﺋِﺒِﻨَﺎ ﻭَﺻَﻐِﻴْﺮَﻧَﺎ ﻭَﻛَﺒِﻴْﺮَﻧَﺎ ﻭَﺫَﻛَﺮِﻧَﺎ ﻭَﺍُﻧْﺜَﺎﻧَﺎ
    ﺍَﻟﻠﻬُﻢَّ ﻣَﻦْ ﺍَﺣْﻴَﻴْﺘَﻪُ ﻣِﻨَّﺎ ﻓَﺎَﺣْﻴِﻪِ ﻋَﻠَﻰ ﺍْﻻِﺳْﻼَﻡِ ﻭَﻣَﻦْ ﺗَﻮَﻓَّﻴْﺘَﻪُ ﻣِﻨَّﺎ ﻓَﺘَﻮَﻓَّﻪُ ﻋَﻠَﻰ ﺍْﻻِﻳْﻤَﺎﻥِ
    ﺍَﻟﻠﻬُﻢَّ ﻻَﺗَﺤْﺮِﻣْﻨَﺎ ﺍَﺟْﺮَﻩُ ﻭَﻻَﺗُﻀِﻠَّﻨَﺎ ﺑَﻌْﺪَﻩُ ﺑِﺮَﺣْﻤَﺘِﻚَ ﻳَﺂﺍَﺭْﺣَﻢَ ﺍﻟﺮَّﺍﺣِﻤِﻴْﻦَ . ﻭَﺍﻟْﺤَﻤْﺪُ ِﻟﻠﻪِ ﺭَﺏِّ ﺍﻟْﻌَﺎﻟَﻤِﻴْﻦَ

    Artinya:
    “Ya Allah, ampunilah dan rahmatilah, bebaskanlah dan lepaskanlah dia. Dan muliakanlah tempat tinggalnya, luaskan dia. Dan muliakanlah tempat tinggalnya, luaskan jalan masuknya, cucilah dia dengan air yang jernih lagi sejuk, dan bersihkanlah dia dari segala kesalahan bagaikan baju putih yang bersih dari kotoran, dan ganti rumahnya dengan rumah yang lebih baik daripada yang ditinggalkannya,

    dan keluarga yang lebih baik dari yang ditinggalkan, serta suami atau istri yang lebih baik dari yang ditinggalkannya pula. Masukkanlah dia ke dalam surga, dan lindungilah dia dari siksa kubur serta fitnahnya, dan dari siksa api neraka.

    Ya Allah, berikanlah ampun, kami yang masih hidup dan kami yang telah meninggal dunia, kami yang hadir, kami yang gaib, kami yang kecil .

    Ya Allah, siapapun yang Engkau hidupkan dari kami, maka hidupkanlah dalam keadaan iman.

    Ya Allah janganlah Engkau menghalangi kami, akan pahala beramal kepadanya dan janganlah Engkau menyesatkan kami sepeninggal dia dengan mendapat rahmat-Mu wahai Allah yang lebih belas kasihan. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam.”

    Aamiin ya Rabbal ‘Aalamiin

    1, Setiap yang bernyawa pasti mati

    “Setiap yang bernyawa pasti akan merasakan mati…”
    (QS. Ali Imran: 185, QS. Al-Ankabut: 57)

    Kematian sudah ditentukan waktunya

    “Apabila ajal mereka telah datang, mereka tidak dapat menundanya barang sesaatpun dan tidak (pula) mendahulukannya.”
    (QS. An-Nahl: 61)

    2. Kematian terjadi dengan izin Allah

    “Seseorang tidak akan mati kecuali dengan izin Allah, sesuai ketetapan yang telah ditentukan waktunya.”
    (QS. Ali Imran: 145)

    3. Dimana pun berada, kematian akan datang

    “Di mana pun kamu berada, kematian akan mendapatkanmu, meskipun kamu berada di benteng yang tinggi lagi kokoh.”
    (QS. An-Nisa: 78)

    4. Setiap orang akan dikembalikan kepada Allah

    “Sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nyalah kami kembali.”
    (QS. Al-Baqarah: 156)

  • INILAH ORANG MISKIN YANG SEBENARNYA

    INILAH ORANG MISKIN YANG SEBENARNYA

    قال الشيخ عبد الرحمن بن ناصر السَّعديُّ رحمه الله تعالى :

    الفقر الحقيقيُّ هو:
    الإفلاس مِن الباقيَات الصالحات.

    [مجموع مؤلَّفاتِه (١٧٨ /٦)]

    Syaikh ‘Abdurrohman bin Nashir As-Sa’di رحمه الله تعالى pernah berkata :

    “Kefakiran (kemiskinan) yang sebenarnya itu adalah : (orang yang) bangkrut dari amalan-amalan yang kekal lagi sholih (al-baqiyaatus shoolihaat).”

    ( Majmū‘ Mu’allafātih, 6/178)

    Catatan :

    Maksud perkataan beliau tersebut di atas adalah : bahwa kefakiran (kemiskinan) yang sesungguhnya itu bukanlah kekurangan harta dunia, tetapi adalah ketika seseorang tidak memiliki simpanan amal sholih, yang akan kekal menjadi bekalnya di akhirat nanti.

    Al-Baqiyaatus Shoolihaat, adalah semua amal sholih yang pahalanya kekal, seperti : dzikir kepada Alloh, sholat, sedekah, membaca Al-Qur’an, dan semua amal-amal ketaatan yang lainnya.

    Orang yang miskin dari amal-amal seperti itu, walaupun dia kaya harta di dunia, hakikatnya dia adalah orang yang fakir dan bangkrut di sisi Alloh ta’ala !

    PANGGUNG AKHIRUSSANAH ACARA WISUDA TKIT FIKRUL AKBAR

    Faedah atau Pelajaran penting yang bisa kita ambil di sini adalah :

    1. Pentingnya bagi kita menilai kekayaan dan kemiskinan dari sudut pandang akhirat, bukan hanya dari sudut pandang dunia ini saja.
    2. Hendaknya hal ini mendorong kita untuk memperbanyak amal sholih, karena amal sholih itulah sesungguhnya yang akan menjadi bekal yang kekal bagi kita di akhirat nanti.
    3. Hal ini hendaknya juga mengingatkan kita semua agar tidak tertipu dengan harta dunia yang fana (yang pasti akan lenyap dan binasa). Karena hal itu bukanlah bekal yang sesungguhnya, yang bisa kita bawa di akhirat nanti.
    4. Hendaknya juga memberikan motivasi bagi kita semuanya untuk berlomba-lomba dalam melakukan amal-amal sholih yang bermanfaat di akhirat nanti, bukan hanya sekedar mencari keuntungan dunia.
    5. Dalil yang menunjukkan hal itu semua, diantaranya adalah firman Alloh ta’ala :

    وَالْبَاقِيَاتُ الصَّالِحَاتُ خَيْرٌ عِندَ رَبِّكَ ثَوَابًا وَخَيْرٌ أَمَلًا

    “Dan Al-Baaqiyatus Shoolihaat (amal-amal yang kekal lagi sholih), hal itu lebih baik pahalanya di sisi Robb-mu dan lebih baik untuk menjadi harapan.” (QS Al-Kahfi : 46)

    Ali bin Abi Thalhah meriwayatkan dari Ibnu Abbas tentang firmanNya: (tetapi amalan-amalan yang kekal lagi shalih) dia berkata bahwa itu adalah mengingat Allah, yaitu ucapan “Laa ilaaha illallah, Allahu Akbar, Subhanallah, Alhamdulillah, Tabarakallah, Laa haula wa laa quwwata illa billah, Astaghfirullah, shalawat untuk Rasulullah SAW, puasa, haji, sedekah, memerdekakan bu­dak, jihad, silaturahmi, dan semua amal kebaikan. Semua itu adalah amal­an yang kekal dan shalih yang mengekalkan pelakunya di surga selama masih ada bumi dan langit.
    Referensi: https://tafsirweb.com/4872-surat-al-kahfi-ayat-46.html

    MUHARAM CERIA SISWA TKIT FIKRUL AKBAR CABANG KE-3 PERUMAHAN PERMATA BUNI BAKTI BABELAN KAB. BEKASI

    1. Dalil dari hadits, diantaranya adalah hadits yang menceritakan adanya orang-orang yang bangkrut amalannya di akhirat nanti.

    Nabi ﷺ bersabda (yang artinya) :

    “Tahukah kalian, siapakah orang yang bangkrut itu ?”

    Sesungguhnya orang yang bangkrut dari umatku itu adalah orang yang datang pada hari kiamat nanti dengan membawa pahala sholat, puasa, dan zakat, tetapi dia juga datang dengan membawa kezhaliman kepada orang lain……, lalu kebaikannya habis, hingga dia dilemparkan ke dalam neraka.”(HR. Muslim, no. 2581)

    1. Dalil lainnya, sebagaimana dalam firman Alloh ta’ala di surat Al-‘Ashr ayat 1–3.

    Yang intinya adalah menunjukkan, bahwa semua manusia itu merugi, kecuali orang yang beriman, yang beramal shalih, yang saling menasihati dalam kebenaran, dan yang saling menasehati dalam kesabaran.

    Dengan kata lain, orang yang tidak termasuk yang merugi adalah yang beriman dan yang beramal sholih, yang mana iman dan amal sholihnya itu bisa menjadi bekal baginya di akhirat nanti.

    ACARA WISUDA TAHFIDZ QUR’AN TAUD SAQU FIKRUL AKBAR

    Demikianlah pembahasan yang ringkas ini, semoga Alloh subhanahu wa ta’ala senantiasa memberikan hidayah dan taufiq-Nya kepada kita semua, agar tetap Istiqomah di atas keimanan dan amal-amal sholih, hingga akhir hayat kita nanti …..

    Dan semoga pula, tulisan yang ringkas ini, bisa menjadi nasehat dan tambahan ilmu yang bermanfaat untuk kita semuanya ……

    Nas-alulloha At-Taufiq wal Istiqomah …..(Sumber Akhukum fillah, Abu Abdirrohman Yoyok WN Sby)

  • BETIS JANTUNG KEDUA MANUSIA

    BETIS JANTUNG KEDUA MANUSIA

    يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّاسُ قَدْ جَآءَتْكُم مَّوْعِظَةٌ مِّن رَّبِّكُمْ وَشِفَآءٌ لِّمَا فِى ٱلصُّدُورِ وَهُدًى وَرَحْمَةٌ لِّلْمُؤْمِنِينَ
    Wahai manusia, sungguh telah datang kepada kalian pelajaran} pengingat {dari Tuhan kalian, penyembuh bagi sesuatu yang terdapat dalam dada, dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang mukmin
    Referensi: https://tafsirweb.com/3331-surat-yunus-ayat-57.html

    Betis: Jantung Kedua Manusia

    Otot betis memiliki beberapa fungsi utama, termasuk memungkinkan gerakan plantar fleksi kaki (menekuk kaki ke bawah), membantu dalam gerakan berjalan, berlari, dan melompat, serta berperan penting dalam sirkulasi darah, khususnya sebagai “jantung kedua” yang membantu memompa darah dari kaki kembali ke jantung. 

    Otot betis, khususnya otot gastrocnemius dan soleus, sering dijuluki sebagai “jantung kedua” karena perannya yang sangat penting dalam mendorong aliran darah kembali ke jantung, terutama dari bagian tubuh bawah seperti kaki.

    Bagaimana Cara Kerjanya?

    Saat kita berjalan, berdiri, atau menekan telapak kaki, otot betis berkontraksi. Kontraksi ini menekan pembuluh darah vena dan mendorong darah naik ke atas melawan gravitasi — menuju jantung.
    Fungsi ini mirip dengan pompa yang menjaga sirkulasi darah tetap lancar.

    Manfaat Fungsi “Jantung Kedua” dari Betis:

    1. Mencegah pembekuan darah (trombosis)
    2. Mengurangi risiko varises (pembuluh darah vena melebar)
    3. Melancarkan sirkulasi darah ke seluruh tubuh
    4. Membantu kerja jantung dalam mengalirkan darah balik
    5. Mengurangi pembengkakan di pergelangan kaki atau kaki bawah

    Apa yang Terjadi Jika Otot Betis Lemah?
    • Darah akan mengendap di kaki.
    • Timbul bengkak, pegal, varises, dan rasa berat di kaki.
    • Dalam jangka panjang, bisa mengganggu fungsi jantung dan ginjal.

    Tips Menjaga Fungsi Otot Betis:
    • Berjalan kaki secara rutin
    • Peregangan otot betis setiap hari
    • Senam jinjit (angkat tumit naik-turun)
    • Hindari duduk atau berdiri terlalu lama tanpa bergerak

    Semoga Bermanfaat
    https://t.me/belajarsunnahs

  • P2EKOTREN HADIR MELAYANI PEMBERDAYAN KEMANDIRIAN EKONOMI  SANTRI

    P2EKOTREN HADIR MELAYANI PEMBERDAYAN KEMANDIRIAN EKONOMI SANTRI

    Dalam konteks Islam, tentunya menjadi profesional tidak hanya sekedar memiliki keahlian dan kualitas tinggi, namun juga harus didasari dengan prinsip-prinsip Islam yang sesuai dengan nilai-nilai agama. Untuk itu, kita perlu memahami bahwa menjadi profesional dalam konteks Islam bukanlah semata-mata untuk mencari keuntungan dan pengakuan, melainkan untuk mengembangkan diri secara holistik dan memberikan manfaat tidak hanya untuk diri sendiri, namun bagi institusi, masyarakat maupun bagi mahluk lainnya.

    Hal yang perlu diingat adalah bahwa kewajiban utama kita sebagai muslim adalah beribadah kepada Allah, namun bekerja juga merupakan kewajiban yang harus dilakukan sebagai manusia. Oleh karena itu, jika kita memutuskan untuk bekerja, maka kita harus melakukan dengan sebaik-baiknya dan sesuai dengan prinsip-prinsip Islam. Dalam QS At-Taubah Ayat 105, Allah SWT berfirman:

    وَقُلِ ٱعْمَلُوا۟ فَسَيَرَى ٱللَّهُ عَمَلَكُمْ وَرَسُولُهُۥ وَٱلْمُؤْمِنُونَ ۖ وَسَتُرَدُّونَ إِلَىٰ عَٰلِمِ ٱلْغَيْبِ وَٱلشَّهَٰدَةِ فَيُنَبِّئُكُم بِمَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ

    Artinya: Dan Katakanlah: “Bekerjalah kamu, maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) Yang Mengetahui akan yang ghaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan.

    PENANDATANGANAN MOU P2EKOTREN DENGAN FORUM PONDOK PESANTREN BAGI PELATHAN 301 PONDOK PESANTREN SE- KAB. BEKASI DI KANTOR PUSAT FPP KOMPLEKS PEMDA KAB.BEKASI

    Lembaga Pelatihan Kerja Fikrul Akbar hadir dengan Program P2EKOTREN ( Pusat Pelatihan Ekonomi
    Berbasis Pesantren ) dalam rangka membantu proses pemberdayaan Santri Pondok Pesantren yang
    bertujuan untuk menghasilkan sumber daya manusia Khususnya Santri yang kompetitif.


    Pendidikan yang diselenggarakan dikemas dengan kurikulum terpadu dan diselenggarakan secara
    profesional dengan materi up to date dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan dari peserta sehingga bisa lebih mudah diukur tingkat keberhasilannya.

    Pendidikan di LPK Fikrul Akbar dengan program P2EKOTREN berorientasi mencetak lulusan Pondok Pesantren yang memiliki skill yang nantinya dapat bersaing di dunia kerja dan berwirausaha. dengan MEMBANGUN GENERASI CERDAS,KREATIF, MANDIRI DAN BERJIWA PREUNERSHIP”.

    ROADSHOW P2EKOTREN DI BEBERAPA PESANTREN

    Kami commit dengan program yang langsung dirasakan manfaat nya bagi Santri Pondok Pesantren

    Lembaga pelatihan kerja Fikrul Akbar dengan P2EKOTREN merasa perlu ikut meningkatkan
    sumber daya manusia masyarakat khususnya dilingkungan pondok Pesantren , Agar disamping Santri mendapatkan pendidikan formal dan non formal Santri. juga mendapatkan pendidikan keterampilan yang bisa digunakan untuk menunjang kesiapan Santri dalam mendapatkan pekerjaan dan berwira usaha setelah lulus dari pesantren.