Lompat ke konten

PEDOMAN PENYELENGGARAAN BUKA PUASA BERSAMA DI MASJID

  • oleh

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لاَ يَزَالُ النَّاسُ بِخَيْرٍ مَا عَجَّلُوا الْفِطْرَ

Manusia akan senantiasa berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka.” (HR. Bukhari no. 1957 dan Muslim no. 1098)

Ketika berbuka puasa sebenarnya terdapat berbagai amalan yang membawa kebaikan dan keberkahan. Namun seringkali kita melalaikannya, lebih disibukkan dengan hal lainnya. Hal yang utama yang sering dilupakan adalah do’a. Yang dimaksud menyegerakan berbuka puasa, bukan berarti kita berbuka sebelum waktunya. Namun yang dimaksud adalah ketika matahari telah tenggelam atau ditandai dengan dikumandangkannya adzan Maghrib, maka segeralah berbuka. Dan tidak perlu sampai selesai adzan atau selesai shalat Maghrib.

1. Tujuan

  • Memperkuat rasa kebersamaan dan ukhuwah Islamiyah di antara jamaah.
  • Memberikan kesempatan untuk saling berbagi dan membantu sesama.
  • Meningkatkan ketakwaan dan rasa syukur kepada Allah.

2. Persiapan

  • Menentukan waktu dan tempat:
  • Waktu buka puasa bersama dapat disesuaikan dengan waktu shalat Maghrib.
    • Tempat dapat di masjid, aula, atau tempat lain yang memadai.
  • Menyusun anggaran:
  • Menghitung perkiraan biaya untuk konsumsi, dekorasi, dan keperluan lainnya.
    • Mencari donatur atau sponsor untuk membantu pendanaan.
  • Membentuk panitia:
  • Membagi tugas dan tanggung jawab panitia.dan Menyusun daftar undangan.
  • Perlengkapan:
  • Menyediakan meja, kursi, dan peralatan makan yang cukup.dan Menyiapkan dekorasi yang sederhana dan sesuai dengan tema Ramadhan.

Jika kita diberi kelebihan rizki oleh Allah, manfaatkan waktu Ramadhan untuk banyak-banyak berderma, di antaranya adalah dengan memberi makan berbuka karena pahalanya yang amat besar. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ فَطَّرَ صَائِمًا كَانَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِهِ غَيْرَ أَنَّهُ لاَ يَنْقُصُ مِنْ أَجْرِ الصَّائِمِ شَيْئًا

Siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun juga.” (HR. Tirmidzi no. 807, Ibnu Majah no. 1746, dan Ahmad 5/192, hasan shahih)

3. Pelaksanaan

  • Memastikan kelancaran persiapan:
  • Memastikan konsumsi siap pada waktu yang ditentukan.dan Memastikan tempat bersih dan rapi.
  • Acara buka puasa:
  • Membuka acara dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an.
    • Menyampaikan sambutan singkat dari ketua panitia atau pengurus masjid.
    • Menghibur jamaah dengan nasyid atau ceramah singkat.
    • Menyantap hidangan buka puasa bersama.
    • Menutup acara dengan doa.

4. Hal-hal Lain

  • Menjaga kebersihan dan ketertiban tempat.
  • Mengimbau jamaah untuk tidak berlebih-lebihan dalam mengkonsumsi makanan.
  • Menyediakan kotak amal untuk menerima infak dan sedekah.
  • Pedoman ini dapat disesuaikan dengan kondisi dan kebiasaan setempat.
  • Semoga kegiatan buka puasa bersama menjadi amal shalih yang diridhoi Allah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *