إِنَّمَا يَعْمُرُ مَسٰجِدَ اللهِ مَنْ ءَامَنَ بِاللهِ وَالْيَوْمِ الْاٰخِرِ (Hanya yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Hari kemudian)
Yakni mereka merupakan orang-orang yang berkemampuan untuk memakmurkan masjid-masjid, dan bukan dari orang-orang musyrik dan kafir.
وَلَمْ يَخْشَ (dan tidak takut)
Kepada siapapun.
إِلَّا اللهَ ۖ( selain kepada Allah)
Maka barangsiapa yang beriman dan bertauhid yang menjalankan amal-amal shalih ini sebagaimana yang diperintahkan Allah maka ia berhak untuk menjadi orang-orang yang memakmurkan masjid-masjid, dan bukan orang yang tidak menjalankan amal-amal tersebut.
فَعَسَىٰٓ أُو۟لٰٓئِكَ أَن يَكُونُوا۟ مِنَ الْمُهْتَدِينَ (maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk)
Jika pemberian petunjuk kepada orang-orang yang beriman itu baru sekedar sesuatu yang diharapkan, lalu bagaimana dengan orang-orang kafir yang tidak memiliki sifat-sifat yang telah disebutkan.
Referensi: https://tafsirweb.com/3034-surat-at-taubah-ayat-18.html

MASJID RAMAH PELANCONG: HIJRAH RASA, TAQWA RASA KOPI
Sahabat Surga yang dicintai Allah,
Di tengah hiruk-pikuk perjalanan, siapa sangka ada masjid yang menyambut kita bukan hanya dengan adzan, tapi juga dengan kopi dan snack gratis. Ini bukan sekadar suguhan, tapi simbol hijrah rasa – bahwa masjid adalah rumah bagi setiap musafir dan mujahid.

MENIKMATI SUASANA KOPI HANGAT TULUS TANPA MENGHARAP PAMRIH DI CAFE MASJID SEJUTA PEMUDA SUKABUMI
Viral dari Sukabumi, Jawa Barat:
Seorang marbot membagikan kopi dan kudapan gratis pada pelancong yang mampir. Tulus, hangat, tanpa mengharap pamrih. Masya Allah… inilah wajah Islam yang ramah dan bersahabat.
Di bulan Muharam ini, mari kita teladani semangatnya lewat RASA:
🔤 R – Ramah
➡️ Masjid bukan benteng yang kaku, tapi rumah yang terbuka. Sambut siapa pun dengan senyum, sapa, dan secangkir perhatian.
🔤 A – Akrabkan Masjid
➡️ Jangan hanya akrab saat Ramadan, tapi jadikan masjid tempat istirahat, belajar, healing, dan silaturahim sepanjang tahun.
🔤 S – Sediakan Suguhan
➡️ Tak perlu mewah. Air putih dingin, kurma, atau gorengan cukup jadi wasilah mendatangkan cinta Allah. Allah mencintai hambanya yang memuliakan tamu.
🔤 A – Aktifkan Spirit Sosial
➡️ Gunakan masjid sebagai basis berbagi: warung gratis, klinik dhuafa, atau sekadar tempat teduh untuk pejuang jalanan.
Catatan
Masjid yang penuh rasa adalah masjid yang hidup. Bukan hanya diisi shalat, tapi juga kepedulian.
Jangan biarkan masjid jadi sepi dari jamuan dan jiwa.
#Salam RASA : Ramah, Akrab, Suguhan, Aktivitas
#Silaturahim Antar Masjid
#Masjid Ramah, Umat Berkah ( Sumber : Ustadz Chairul Hakim (Ketua Umum Silaturahim Antar Masjid)
KUNJUNGAN MASJID WIRA PEMUDA MASJID FATIMAH FIKRUL AKBAR KE MASJID SEJUTA PEMUDA SUKABUMI
