Kategori: baitulmaal fatimah

  • TIM BAITULMAAL MASJID FATIMAH FIKRUL AKBAR IKUT COACHING AMIL LEVEL DASAR

    TIM BAITULMAAL MASJID FATIMAH FIKRUL AKBAR IKUT COACHING AMIL LEVEL DASAR

    TNA (Training Need Analysis) – Coaching AMIL Level Dasar

    Kegiatan coaching amil level dasar diikuti Tim Baitulmaal Masjid Fatimah Fikrul Akbar dengan mengirimkan 3 utusan Ustadz Sofhyan Hadi , Ustadz Avin Muhammad dan Aris Munandar bertemakan Basic Class Fondasi Kompetensi dan Karakter Amil Zakat Profesional diselenggarkan pada tanggal 11 Mei 2026 di LazSIP Cibubur Mansion Cileungsi Bogor.

    Beberapa Materi dengan materi membahas tentang Fundamental Fundraising sebagai berikut:

    1•Leadership Development
    Pelatihan Kepemimpinan Strategis (Strategic Leadership Training)
    2•Kepemimpinan berbasis nilai & etika (Values& Ethics Based Leadership)
    3•Kepemimpinan Tim & Manajemen Perubahan (Team Leadership & Change Management)
    4•Pemimpin Visioner & Transformatif (Visionary & Transformative Leader)
    5•Coaching & Mentoring Pemimpin Organisasi (Coaching and Mentoring Organizational
    Leaders)
    6•Governance & Organizational Strengthening

    Perencanaan Strategis dan Legalitas Lembaga (Organizational Strategic Planning)
    1•Tata Kelola, Legalitas, & Kepatuhan yang Baik (Good Governance, Legality & Compliance)
    2•Peran dan Fungsi Board & Manajemen (Roles and Functions of the Board & Management)
    3•Tata Kelola Keuangan & Pengawasan Internal (Financial Governance & Internal Contro

    TNA (Training Need Analysis) – Coaching AMIL Level Dasar

    Bismillah ini kompile assesment trainningnya yang harus di ikuti semua peserta traning:

  • YAYASAN FIKRUL AKBAR BERKOLOBORASI MENGEMBANGKAN PROGRAM TALENTA DIGITAL

    YAYASAN FIKRUL AKBAR BERKOLOBORASI MENGEMBANGKAN PROGRAM TALENTA DIGITAL

    Wakil Menteri komeninfo Nezar Patria sebut Talenta digital di Indonesia masih sangat terbatas. Negara membutuhkan setidaknya sembilan juta talenta digital, sedangkan saat ini masih sekitar 1,4 juta orang. Menurut Nezar kebutuhan total talenta digital ini untuk mendukung perkembangan ekonomi digital Indonesia hingga tahun 2030.

    Alhamdulillah Baitulmaal Masjid Fatimah Fikrul Akbar sebagai pilar masjid peradaban mewakili Yayasan Fikul Akbar berkoloborasi menjalin kerjasama dengan Skillo untuk mendukung dan berpartisipasi dalam memenuhi tersediannya talenta digital di Indonesia. Melalui poin-poin program kerjasama sebagai berikut:

    • PASAR BAHAGIA MASJID FATIMAH FIKRUL AKBAR BELANJA GRATIS BAYAR PAKAI PAKAI DOA

      PASAR BAHAGIA MASJID FATIMAH FIKRUL AKBAR BELANJA GRATIS BAYAR PAKAI PAKAI DOA

      BEBERAPA POINT PADA KEGIATAN PASAR BAHAGIA

      1.• Pada dasarnya acara “pasar Bahagia” Adalah Gerakan solat subuh berjamaah •

      2,In sya Allah acara pasar Bahagia yang pertama akan dilaksanakan pada hari Ahad, 03 mei 2026 •

      3;..Beberapa program yang akan dilaunching dalam acara pasar Bahagia;

      4. Rangkaian acaranya dalam pasar Bahagia ada berupa bazzar UMKM • Dari pihak BMM ada juga bazzar gratis hanya bayar pakai DOA •

      5. Setiap stand UMKM akan ada pembatasan dengan hanya 50 kupon tiap stand •

      6. Diadakan juga stand untuk praktek thibbunnabawi untuk mengenalkan kepada Masyarakat • Robotic dan coding mba arum sangat dimungkinkan untuk dilauncing •

      7. Hari sabtu sudah bisa kita tertibkan dan siapkan untuk stand dengan menyiapkan meja dari FAIS • Pembagian Kupon o Ikhwan o Akhwat :

      8. Pembagian kupon ketika kajian/Tausyiah

      9. Harapan dari acara pasar Bahagia Adalah semua jamaah ikut Bahagia • Masjid fatimah sebagai masjid umat, borderless, dan sebagai masjid wira pemuda

      10. Tim Thibbunabawi • Dari tim thibbunabawi fleksibel dan ikut berpartipasi dalam memeriahkan acara pasar Bahagia • Layanan: o Bekam o Fasdhuu o Akupuntur o Cek tekanan darah o Cek Kolestrol o Cek gula darah • Kebutuhan stand khusus untuk praktek bekam setelah acara pasar Bahagia • Kami bagian dari tim penghusada holistic, jika ada non muslim ikut memberikan praktek terapi apa boleh ikut? o Boleh, tidak masalah .

      11. Siapa saja jamaah yang dapat kupon? o Melihat Skala Prioritas o Anak anak ada sedikit perbedaan jumlah kupon, lebih sedikit dari orang dewaaa (3 kupon) o Remaja (anak SMP) ke atas akan dapat kupon lengkap senilai Rp.25.000.- • Waktunya sampai kapan? o Maksimal sampai jam 8 pagi (Syuruq/Dhuha) • Antisipasi Hujan bagaimana? o Bisa di teras FAIS,•

      12. Banyak UMKM yang semangat untuk berpartisipasi • Bolehkah menambah stand selain yang 10? o Kita cukupkan dulu, nanti semoga di acara selanjutnya banyak yang respon positif sehingga semakin besar o Kita buat grup dengan 10 UMKM yang sudah daftar, nanti ketentuan dan syarat akan kita sampaikan di grup tersebut •

      14, Disarankan UMKM agar ada yang buka stand sarapan • Pergerakkan emak emak bisa lebih diajak lagi agar lebih bermanfaat karena power emak emak itu luar biasa Lain lain • Komunikasi dalam perencanaan acara di masjid harus lebih baik,

      Bismillah..
      Diberitahukan kepada seluruh peserta Bazar Pasar Bahagia:

      🔸 Penukaran kupon dibatasi maksimal 50 kupon saja oleh TIM BMM Fatimah.
      🔸 Kupon hanya dapat ditukarkan oleh peserta bazar yang sudah terdaftar.
      🔸 Waktu pelaksanaan bazar:
      Pukul 06.00 WIB – 08.00 WIB

      Mohon diperhatikan dan dipahami agar pelaksanaan kegiatan berjalan tertib dan lancar.

      Jazakumullahu khairan atas perhatian dan kerjasamanya

      Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

    • AYO BERSAMAI PROGRAM AMAL SHOLEH BAITULMAAL FATIMAH FIKRUL AKBAR

      AYO BERSAMAI PROGRAM AMAL SHOLEH BAITULMAAL FATIMAH FIKRUL AKBAR

      Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

      Bismillah..
      Sahabat Muhsinin yang dirahmati Allah,
      Setiap kebaikan yang kita tanam, sekecil apa pun, akan Allah lipatgandakan menjadi keberkahan yang luar biasa.

      Di bulan ini, BMM Fatimah mengajak kita semua untuk bersama-sama mengambil bagian dalam program amal sholih—mendukung kegiatan dakwah, sosial, dan kebermanfaatan untuk umat.

      💛 Caranya mudah, pilih sesuai kemampuan:

      • Infaq Rp25.000
      • Infaq Rp50.000
      • Infaq Rp100.000
      • Atau jumlah terbaik versi Anda

      🎯 Target bulan ini:
      12.000.000

      • Program Pasar Bahagia sebesar 4.000.000
      • Gerakan Nasional Orang Tua Asuh Yatim Dhu’afa sebesar 2. 000.000
      • Gerakan Rumah Mengaji 3.000.000
      • Infaq Operasional 3.000.000

      Bayangkan… jika kita bergerak bersama, insyaAllah akan terkumpul kekuatan besar untuk menebar manfaat luas 🌱

      ✨ Jangan tunggu mampu, tapi mulailah dari yang ada.
      ✨ Jangan tunggu banyak, tapi konsisten dalam kebaikan.

      Rasulullah ﷺ bersabda:
      “Amalan yang paling dicintai Allah adalah yang paling rutin walaupun sedikit.”

      Mari ambil bagian hari ini.
      Semoga setiap rupiah yang kita keluarkan menjadi jalan pahala jariyah yang terus mengalir.

      🤲 Yuk, jadi bagian dari kebaikan ini!

      💳 Rekening Infak, Sedekah & Zakat:
      🏦 BSI
      No. Rek: 7299511354
      A.n: Baitulmaal Masjid Fatimah FA

      🏦 BSI (Virtual Account Zakat)
      No: 834575028241030
      A.n: LazisP Fatimah Fikrul Akbar

      📲 QRIS tersedia (scan untuk sedekah)
      https://drive.google.com/file/d/13ga8PLd1bNp52HbxyC0sgAQRfn574shq/view?usp=drivesdk

      📞 Info & Konfirmasi Donasi:
      📱0 812-1707-7363
      (Avin Najih)
      📱 0895-3415-00040
      (Aris Munandar)

      📍 Baitulmaal Masjid Fatimah
      Kp. Pulo Asem, Kav. Kahuripan No. 11-12
      Babelan Kota, Kab. Bekasi

      baitulmaalfatimah.id
      fikrulakbar.org
      p2ekomas.fikrulakbar.org
      lpk.fikrulakbar.org

      Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

    • DARI INDONESIA KE GAZA ,DEMI MENJAGA HIDUP DI TENGAH KEMATIAN

      DARI INDONESIA KE GAZA ,DEMI MENJAGA HIDUP DI TENGAH KEMATIAN

      Ada perempuan tangguh yang datang ke tanah yang porak-poranda oleh perang. Bukan membawa senjata, tetapi harapan hidup ibu dan bayi di Gaza.

      Ia memperjuangkannya di tempat yang setiap detiknya dikejar kematian. Dari tangan lembutnya lahir keberanian. Dari hatinya mengalir kasih untuk para ibu dan bayi Gaza yang hanya ingin selamat hingga menggapai syahid.

      Kini langkahnya telah pulang, tapi jiwanya masih menetap di Gaza. Di antara puing dan doa, ada impian besar bernama “Rumah Sakit Ibu & Anak Indonesia”.

      Sahabat Peduli, mari kita perjuangkan itu bersama—agar setiap gema tangisan bayi di Gaza menjadi tanda kehidupan menuju kemenangan kita.

      Salurkan kepedulianmu melalui:
      dtpeduli.org/bangunrsgaza

    • Pos tanpa judul 553

      MASJID AL-AQSHA DI MASA AYYUBIYAH
      (1187–1250 M)

      Setelah Shalahuddin membebaskan Al-Quds, Dinasti Ayyubiyah mewarisi tanggung jawab besar: menjaga Al-Aqsha dari ancaman pasukan Salib dan perpecahan internal.

      Meski diwarnai ujian politik dan perjanjian yang kontroversial, semangat pembebasan tak pernah padam.

      📖 Sejarah mencatat:
      Menjaga Al-Aqsha bukan hanya soal senjata, tapi juga ilmu, wakaf, dan kepemimpinan yang teguh.

      “Penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan. Ini adalah bunyi konstitusi negara kita. Ini kesepakatan kita bersama, apa pun agamanya, apa pun sukunya!”

      “Nak, kita tidak membeli produk-produk yang berafiliasi dengan penjajah karena kita tidak ingin ada bagian uang kita yang digunakan untuk membunuhi saudara-saudara kita di Palestina.”

      “Penjajah sengaja memerahkan bumi Palestina dengan darah anak-anak, darah kaum perempuan, darah kaum lemah dan renta karena menurut keyakinan mereka, itulah syarat agar pemimpin yang mereka tunggu di akhir zaman segera datang. Mereka juga berkeyakinan Masjid Al Aqsa harus diratakan untuk menyambut kedatangan pemimpin akhir zaman mereka, karenanya mereka sudah menyiapkan Haikal Sulaiman. Apakah kita rela dengan perilaku penjajah laknatullah semacam itu?”

      “Shalahuddin Al Ayyubi dari Kurdi, Umar bin Khattab dari Arab Quraisy, Sultan Muhammad Al Fatih dari Turki. Mereka semua telah berhasil membebaskan dan menjaga keamanan Masjid Al Aqsa dan tanah Palestina. Hari ini Allah menghidupkan kita pada tahun ini untuk melanjutkan perjuangan karena bumi Palestina sedang menunggu kita, saudaranya dari negeri yang jauh, Indonesia!”

      “Sejak subuh kita sudah ada yang berangkat ke sini, pada hari yang harusnya untuk family time, hari libur, tapi kita memilih berlelah-lelah dan berpanas-panas serta mengeluarkan sebagian harta kita demi mendukung perjuangan saudara-saudara kita di Palestina. Semoga setiap tetasan keringat kita hari ini menjadi saksi bahwa kita tidak diam! Semoga kelak kita bisa menjawab jika ditanya Allah di hari akhir: ‘Apa yang sudah kamu usahakan untuk saudara-saudaramu yang ditindas dan dilaparkan di Palestina?’”

      “Tidak harus menjadi Islam untuk membela Palestina. Cukup menjadi manusia. Karena yang terjadi di sana adalah benar-benar tragedi kemanusiaan terbesar pada masa ini?”

      “Pemerintah Indonesia akan terus menyuarakan pembelaannya secara resmi untuk mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina.”

      Monumen Nasional (Monas)

    • MENUNGGU YANG DITUNGGU

      MENUNGGU YANG DITUNGGU

      1. 🌘Menunggu yang ditunggu adalah menunggu sholat berjamaah setelah sholat berjamaah dengan duduk atau melakukan kegiatan lain yang bernilai ibadah.Rosululloh ﷺ menyebutnya intizhorus sholat ba´das sholat Rosululloh ﷺ bersabda Maukah kalian aku tunjukkan amalan yang dengannya Allah menghapus kesalahan dan mengangkat derajat? Mereka (Para sahabat) menjawab: Tentu, wahai Rasulullah. Beliau ﷺ bersabda : Menyempurnakan wudhu ketika susah, banyak melangkah menuju masjid , dan menunggu sholat setelah sholat. Itulah ribath, itulah ribath.” (HR. Muslim no. 251).

      Makna Hadis :
      Menunggu sholat setelah sholat adalah
      amalan duduk di masjid dalam keadaan suci sambil menunggu waktu sholat berjamaah. Orang yang duduk menunggu sholat, selama ia tidak batal wudhunya, maka ia dicatat pahala seperti sedang sholat.
      Rasulullah ﷺ bersabda:

      الْمَلَائِكَةُ تُصَلِّي عَلَى أَحَدِكُمْ مَا دَامَ فِي مُصَلَّاهُ، مَا لَمْ يُحْدِثْ، اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ، اللَّهُمَّ ارْحَمْهُ

      Para malaikat mendoakan salah seorang dari kalian selama ia berada di tempat sholatnya, selama belum berhadats. (Doanya): Ya Allah ampunilah dia, ya Allah rahmatilah dia (HR. Bukhari & Muslim).

      Menunggu sholat setelah sholat Nabi ﷺ menyebutnya ar-ribath (الرباط), sebagai ikatan jihad menjaga agama, sebab pahalanya sangat besar.
      Sabda Nabi ﷺ :

      لَا يَزَالُ أَحَدُكُمْ فِي صَلَاةٍ مَا دَامَتِ الصَّلَاةُ تَحْبِسُهُ

      Seorang dari kalian tetap dianggap berada dalam shalat selama shalatlah yang menahannya.”
      (HR. Bukhari dan Muslim)

      وَمَنْ انْتَظَرَ الصَّلَاةَ حَتَّى يُصَلِّيَهَا مَعَ الْإِمَامِ كَانَ لَهُ كَأَجْرِ حَاجٍّ

      Dan barangsiapa menunggu shalat hingga ia shalat bersama imam, maka baginya pahala seperti pahala orang yang berhaji.
      (HR. Ahmad, hasan menurut sebagian ulama)

      2. 🌘Menunggu yang ditunggu adalah menunggu masuknya waktu jumat dengan sholat dua rokaat dua rokaat sampai khotib naik mimbar yang disebut sebagai sholat intizhor
      (صلاة الانتظار)

      Sabda Nabi ﷺ : Barang siapa mandi pada hari Jumat seperti mandi janabah kemudian berangkat pada jam pertama maka seakan-akan ia berkurban dengan seekor unta dan Barang siapa berangkat pada jam kedua, seakan-akan ia berkurban dengan seekor sapi Barang siapa berangkat pada jam ketiga, seakan-akan ia berkurban dengan seekor kambing yang bertanduk.B arang siapa berangkat pada jam keempat, seakan-akan ia berkurban dengan seekor ayam.dan Barangsiapa berangkat pada jam kelima, seakan-akan ia berkurban dengan sebutirtelur.

      فَإِذَا خَرَجَ الإِمَامُ حَضَرَتِ الْمَلائِكَةُ يَسْتَمِعُونَ الذِّكْرَ.

      Maka apabila imam keluar (naik mimbar), para malaikat hadir mendengarkan khutbah.
      (HR. Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah ra)

      Makna Hadis :

      1. Menganjurkan datang lebih awal ke masjid pada hari Jumat untuk mendapatkan pahala besar setara dengan kurban yang bernilai tinggi.
      2. Mengajarkan memanfaatkan waktu sebelum khutbah dengan ibadah, seperti shalat sunnah dua rakaat-dua rakaat (shalat intizhār), membaca Al-Qur’an, atau berzikir.
      3. Malaikat mencatat kedatangan jamaah Jumat hingga khatib naik mimbar; setelah itu catatan ditutup dan mereka mendengarkan khutbah.
      4. Menunjukkan keutamaan ibadah yang dilakukan sebelum khutbah karena dihitung sebagai bagian dari ibadah Jumat.

      3.🌘Menunggu yang ditunggu adalah menunggu tujuh perkara dengan tidak menunda-nunda amal
      Sabda Nabi ﷺ :

      Bersegeralah kalian melakukan amal-amal (shalih) sebelum datang tujuh hal:

      1.Apakah kalian menunggu kecuali kemiskinan yang melupakan,

      2. kekayaan yang membuat lalai,

      3 atau penyakit yang merusak

      4. usia tua yang melemahkan akal,

      5. kematian yang tiba-tiba,

      أ6. (datangnya) Dajjal, seburuk-buruk makhluk gaib yang dinantikan,

      7. hari kiamat, dan kiamat itu lebih dahsyat serta lebih pahit.{HR Tirmiżī no. 2306, Ḥākim dalam al-Mustadrak

      Makna Hadis :
      Rasulullah ﷺ mengingatkan agar tidak menunda amal shalih, karena berbagai kondisi seperti sakit, miskin, tua, bahkan kematian akan datang tiba-tiba.

      4. 🌘 Menunggu yang ditunggu adalah menunggu kematian sebagai pemusnah segala kelezatan, dengan banyak mengingatnya serta mempersiapkan bekal amal sholih.
      Sabda Nabi ﷺ :

      أَكْثِرُوا ذِكْرَ هَادِمِ اللَّذَّاتِ
      يَعْنِي: الْمَوْتَ
      .
      Perbanyaklah mengingat pemutus segala kenikmatan.”
      Yang dimaksud adalah kematian {HR. Tirmidzi (no. 2307), Nasa’i dalam al-Kubrā (no. 11833), dinyatakan hasan oleh Tirmidzi dan dinyatakan shahih oleh al-Albani dalam Shahihal-Jami’ nomor (1210)}

      Makna Hadis :

      1. Mengingat kematian memutus syahwat dunia dan menumbuhkan semangat beramal shalih.
      2. Menghalangi dari kelalaian dan dosa.
      3. Membuat hati menjadi lembut dan cenderung zuhud terhadap dunia.

      5.🌘Menunggu yang ditunggu adalah menunggu hari kiamat dengan menjaga amanah ilmu dan jabatan, tidak menjadi orang yang super zholim (ظلوما) dan sangat bodoh (جهولا) serta tidak penyerahkan kepemimpinan kepada orang yang zholim dan bodoh. Apabila amanah telah disia-siakan, maka tunggulah (datangnya) KiamatAda yang bertanyaBagai mana cara menyia-nyiakan amanah itu?Beliau ﷺ menjawab:

      إِذَا أُسْنِدَ الأَمْرُ إِلَى غَيْرِ أَهْلِهِ فَانْتَظِرِ السَّاعَةَ

      Apabila suatu urusan diserahkan kepada yang bukan ahlinya, maka tunggulah (datangnya) Kiamat.”
      (HR. Bukhari Dari Abu Hurairah ra)

      Ketika Ilmu Dicabut dan Orang Bodoh Jadi Pemimpin
      Sabda Nabi ﷺ Sungguh, Allah tidak mencabut ilmu dengan mencabutnya langsung dari para hamba-Nya,tetapi mencabut ilmu dengan mengambil nyawa ulama hingga ketika tidak ada lagi ulama, umat memilih pemimpin dari orang-orang bodoh

      Kemudian mereka ditanya,

      فَأَفْتَوْا بِغَيْرِ عِلْمٍ lalu mereka berfatwa tanpa ilmu,

      فَضَلُّوا وَأَضَلُّوا. sehingga mereka sesat dan menyesatkan.”
      (Shahîh al-Bukhari) Sumber : Oleh : Ade Enjang)

    • KEBERKAHAN MAHAR TANGGA MENUJU KELUARGA SAKINAH

      KEBERKAHAN MAHAR TANGGA MENUJU KELUARGA SAKINAH

      وَءَاتُوا۟ النِّسَآءَ صَدُقٰتِهِنَّ (Berikanlah maskawin (mahar) kepada wanita (yang kamu nikahi))
      Yakni mahar untuk mereka.

      نِحْلَةً ۚ( sebagai pemberian)
      Yakni pemberian dengan suka rela.

      فَإِن طِبْنَ لَكُمْ عَن شَىْءٍ مِّنْهُ نَفْسًا(Kemudian jika mereka menyerahkan kepada kamu sebagian dari maskawin itu dengan senang hati)
      Dan yang dijadikan ukuran kerelaan mereka dalam mengembalikan mahar yang telah diberikan adalah kelapangan hati mereka dan bukan sekedar persetujuan berupa kata-kata yang tidak dapat memastikan kelapangan dan kerelaan hati mereka.

      هَنِيٓـًٔا مَّرِيٓـًٔا (yang sedap lagi baik akibatnya)
      Ibnu Abbas berkata: apabila pengembalian mahar itu dilakukan tanpa ada unsur mudharat dan penipuan maka harta itu adalah harta yang sedap lagi baik akibatnya sebagaimana yang telah Allah firmankan.
      Referensi: https://tafsirweb.com/1536-surat-an-nisa-ayat-4.html

      MAHAR BERLEBIHAN AKAN MEMBEBANI DAN AKAN MENGURANGI KEBERKAHAN PERNIKAHAN

      Mahar adalah kewajiban yang wajib diserahkan suami kepada istrinya ketika akan menikah dan menjadi harta milik istri. Hal ini merupakan perintah Allah dalam Al-Quran. Allah berfirman,

      وَءَاتُوا النِّسَآءَ صَدُقَاتِهِنَّ نِحْلَةً فَإِن طِبْنَ لَكُمْ عَن شَىْءٍ مِّنْهُ نَفَسًا فَكُلُوهُ هَنِيئًا مَّرِيئًا

      “Berikanlah mahar kepada wanita (yang kamu nikahi) sebagai pemberian dengan penuh kerelaan. Kemudian jika mereka menyerahkan kepada kamu sebagian dari mahar itu dengan senang hati, maka makanlah (ambillah) pemberian itu (sebagai makanan) yang sedap lagi baik akibatnya.” (An-Nisa: 4)

      Mahar wajib ditunaikan walaupun tidak memiliki harga yang tinggi. Sebagaimana kisah seorang sahabat yang akan menikah tapi tidak memiliki harta, akan tetapi Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tetap memerintahkan sahabat tersebut untuk mencari mahar yang memiliki nilai dan harga walaupun hanya cincin besi.

      Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda kepada sahabat tersebut,

      انْظُرْ وَلَوْ خَاتَماً مِنْ حَدِيْدٍ

      “Carilah walaupun hanya berupa cincin besi.” (HR. Bukhari dan Muslim)

      Besaran nilai mahar tidak ditetapkan oleh syariat. Mahar boleh saja bernilai rendah dan boleh saja bernilai tinggi asalkan saling ridha. An-Nawawi menjelaskan,

      في هذا الحديث أنه يجوز أن يكون الصداق قليلا وكثيرا مما يتمول إذا تراضى به الزوجان، لأن خاتم الحديد في نهاية من القلة، وهذا مذهب الشافعي وهو مذهب جماهير العلماء من السلف والخلف

      “Hadits ini menunjukkan bahwa mahar itu boleh sedikit (bernilai rendah) dan boleh juga banyak (bernilai tinggi) apabila kedua pasangan saling ridha, karena cincin dari besi menunjukkan nilai mahar yang murah. Inilah pendapat dalam madzhab Syafi’i dan juga pendapat jumhur ulama dari salaf dan khalaf.” (Syarh Shahih Muslim 9/190)

      Akan tetapi hendaknya mahar itu adalah mahar yang mudah akan membuat pernikahan berkah. Berkah itu adalah bahagia dunia-akhirat baik kaya maupun miskin. Tidak sedikit orang kaya tetapi rumah tangga tidak bahagia dan tidak berkah

      Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

      ﺧَﻴْـﺮُ ﺍﻟﻨِّﻜَـﺎﺡِ ﺃَﻳْﺴَـﺮُﻩُ

      ‘Sebaik-baik pernikahan ialah yang paling mudah.’ (HR. Abu Dawud)

      Dalam riwayat Ahmad,

      ﺇِﻥَّ ﺃَﻋْﻈَﻢَ ﺍﻟﻨَّﻜَـﺎﺡِ ﺑَﺮَﻛَﺔً ﺃَﻳَْﺴَﺮُﻩُ ﻣُﺆْﻧَﺔً

      “Pernikahan yang paling besar keberkahannya ialah yang paling mudah maharnya.”

      Amirul Mukminin, ‘Umar radhiallahu anhu pernah berkata,
      “Janganlah kalian meninggikan mahar wanita. Jika mahar termasuk kemuliaan di dunia atau ketakwaan di akhirat, tentulah Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam paling pertama melaksanakannya.” (HR. At-Tirmidzi, shahih Ibni Majah)

      Sebaliknya apabila mahar terlalu mahal dan membebankan bagi calon suami (apalagi sampai berhutang untuk menikah karena tabungan tidak cukup), tentu akan mengurangi keberkahan pernikahan. Ibnu Qayyim al-Jauziyyah menjelaskan,

      المغالاة في المهر مكروهة في النكاح وأنها من قلة بركته وعسره.

      “Berlebihan-lebihan dalam mahar hukumnya makruh (dibenci) pada pernikahan. Hal ini menunjukkan sedikitnya barakah dan sulitnya pernikahan tersebut.” (Zaadul Ma’ad, 5/187)

      Semoga kaum muslimin memudahkan dalam urusan mahar dan tidak mematok mahar yang tinggi yang menyusahkan dan membebani calon suami.

      @Yogyakarta Tercinta

      Penyusun: Raehanul Bahraen

    • SEPENUHNYA PERCAYA DAN BERHARAP HANYA PADA ALLAH SUBHANUWATA’LA  

      SEPENUHNYA PERCAYA DAN BERHARAP HANYA PADA ALLAH SUBHANUWATA’LA  

      قُلْ لَا أَمْلِكُ لِنَفْسِي ضَرًّا وَلَا نَفْعًا إِلَّا مَا شَاءَ اللَّهُ ۗ لِكُلِّ أُمَّةٍ أَجَلٌ ۚ إِذَا جَاءَ أَجَلُهُمْ فَلَا يَسْتَأْخِرُونَ سَاعَةً ۖ وَلَا يَسْتَقْدِمُونَ

      1. قُل لَّآ أَمْلِكُ لِنَفْسِى ضَرًّا وَلَا نَفْعًا (Katakanlah: “Aku tidak berkuasa mendatangkan kemudharatan dan tidak (pula) kemanfaatan kepada diriku)
        Maka bagaimana aku dapat mendatangkan kemudharatan kepada orang lain?

      إِلَّا مَا شَآءَ اللهُ ۗ( melainkan apa yang dikehendaki Allah)
      Akan tetapi jika Allah menghendaki hal itu maka itu akan terjadi.
      Ayat ini mengandung nasehat yang sangat agung dan peringatan yang sangat dalam bagi orang yang memiliki kebiasaan berdoa kepada Rasulullah atau beristighasah kepadanya ketika turun musibah,

      bagitu juga bagi orang yang memohon kepada Rasulullah apa yang tidak dapat dilakukan kecuali oleh Allah, pedahal mengangakat musibah merupakan sesuatu yang masuk dalam lingkup kekuasaan Tuhan semerta alam, namun mereka tidak memohon kepada Tuhan seluruh makhluk yang Maha kuasa atas segala sesuatu, Maha Menciptakan, Memberi Rezeki, dan Yang Maha Memberi dan Menolak.

      Maka sungguh mengherankan orang-orang yang melazimi kuburan orang-orang mati yang telah terkubur dalam perut bumi, namun mereka memohon kepada mereka untuk mencukupi segala permintaan mereka. Mengapa mereka tidak sadar bahwa mereka telah terjerumus kedalam kesyirikan, dan tidak merasa bahwa mereka telah menyelisihi makna kalimat Laa ilaaha illaa Allah.

      Kadang mereka menyeru penghuni kuburan-kuburan ini saja, dan kadang pula mereka menyerunya bersama Allah. Setan telah menjadikan hal ini sebagai sebab yang mengantarkan kepada kekafiran banyak orang dari umat yang diberkahi ini, dan mereka menganggap bahwa mereka telah melakukan sebuah kebaikan. Inaa lillahi wa innaa ilaihi raaji’uun.

      لِكُلِّ أُمَّةٍ أَجَلٌ ۚ( Tiap-tiap umat mempunyai ajal)
      Allah menimpakan kepada mereka apa yang Dia kehendaki saat ajalnya telah tiba.

      إِذَا جَآءَ أَجَلُهُمْ فَلَا يَسْتَـْٔخِرُونَ(Apabila telah datang ajal mereka, maka mereka tidak dapat mengundurkannya)
      Dari ajal yang telah ditentukan itu.

      وَلَا يَسْتَقْدِمُونَ(dan tidak (pula) mendahulukan(nya))
      Walau sejenak.

      HADISH YANG BERKAITAN DENGAN PERTOLONGAN DAN PERLINDUNGAN ALLAH

      عَنْ أَبِي الْعَبَّاسِ عَبْدِ اللهِ بْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا قَالَ : كُنْتُ خَلْفَ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْماً، فَقَالَ : يَا غُلاَمُ إِنِّي أُعَلِّمُكَ كَلِمَاتٍ: اْحْفَظِ اللهَ يَحْفَظْكَ، احْفَظِ اللهَ تَجِدْهُ تُجَاهَكَ، إِذَا سَأَلْتَ فَاسْأَلِ اللهَ وَإِذَا اسْتَعَنْتَ فَاسْتَعِنْ بِاللهِ، وَاعْلَمْ أَنَّ اْلأُمَّةَ لَوْ اجْتَمَعَتْ عَلَى أَنْ يَنْفَعُوْكَ بِشَيْءٍ لَمْ يَنْفَعُوْكَ إِلاَّ بِشَيْءٍ قَدْ كَتَبَهُ اللهُ لَكَ، وَإِنِ اجْتَمَعُوا عَلَى أَنْ يَضُرُّوْكَ بِشَيْءٍ لَمْ يَضُرُّوْكَ إِلاَّ بِشَيْءٍ قَدْ كَتَبَهُ اللهُ عَلَيْكَ، رُفِعَتِ اْلأَقْلاَمُ وَجَفَّتِ الصُّحُفِ
      [رواه الترمذي وقال : حديث حسن صحيح وفي رواية غير الترمذي: احْفَظِ اللهَ تَجِدْهُ أَمَامَكَ، تَعَرَّفْ إِلَى اللهِ فِي الرَّخَاءِ يَعْرِفْكَ فِي الشِّدَّةِ، وَاعْلَمْ أَنَّ مَا أَخْطَأَكَ لَمْ يَكُنْ لِيُصِيْبَكَ، وَمَا أَصَابَكَ لَمْ يَكُنْ لِيُخْطِئَكَ، وَاعْلَمْ أَنَّ النَّصْرَ مَعَ الصَّبْرِ، وَأَنَّ الْفَرَجَ مَعَ الْكَرْبِ وَأَنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْراً].

      Dari Abu Al Abbas Abdullah bin Abbas radhiallahuanhuma, berkata : Suatu ketika saya berada di belakang Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda : Wahai ananda, saya akan mengajarkan kepadamu beberapa perkara: Jagalah Allah, niscaya Dia akan menjagamu, Jagalah Allah niscaya Dia akan selalu berada dihadapanmu. Jika kamu meminta, mintalah kepada Allah, jika kamu memohon pertolongan, mohonlah pertolongan kepada Allah.

      Ketahuilah sesungguhnya jika satu umat berkumpul untuk mendatangkan manfaat kepadamu atas sesuatu, mereka tidak akan dapat memberikan manfaat sedikitpun kecuali apa yang telah Allah tetapkan bagimu, dan jika mereka berkumpul untuk mencelakakanmu atas sesuatu, niscaya mereka tidak akan mencelakakanmu kecuali kecelakaan yang telah Allah tetapkan bagimu. Pena telah diangkat dan lembaran telah kering ) .
      (Riwayat Turmuzi dan dia berkata : Haditsnya hasan shahih).

      Pelajaran yang terdapat di dalam hadits :

      1. Perhatian Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam dalam mengarahkan umatnya serta menyiapkan generasi mu’min idaman.
      2. Termasuk adab pengajaran adalah menarik perhatian pelajar agar timbul keinginannya terhadap pengetahuan sehingga hal tersebut lebih terkesan dalam dirinya.
      3. Siapa yang konsekwen melaksanakan perintah-perintah Allah, nicsaya Allah akan menjaganya di dunia dan akhirat.
      4. Beramal saleh serta melaksanakan perintah Allah dapat menolak bencana dan mengeluarkan seseorang dari kesulitan.
      5. Tidak mengarahkan permintaan apapun (yang tidak dapat dilakukan makhluk) selain kepada Allah semata.
      6. Manusia tidak akan mengalami musibah kecuali berdasarkan ketetapan Allah ta’ala.
      7. Menghormati waktu dan menggunakannya kepada sesuatu yang bermanfaat sebagaimana Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam memanfaatkan waktunya saat beliau berkendaraan.

      MENJALIN TALI SILATURAHMI TAKMIR MASJID FATIMAH FIKRUL AKBAR PERIODE 2025 DENGAN PEMBINA YAYASAN FIKRUL AKBAR

      Tema hadits yang berkaitan dengan Al quran:

      1. Menyiapkan generasi beriman :

      وَلْيَخْشَ الَّذِينَ لَوْ تَرَكُوا مِنْ خَلْفِهِمْ ذُرِّيَّةً ضِعَافًا خَافُوا عَلَيْهِمْ فَلْيَتَّقُوا اللَّهَ وَلْيَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا

      Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan dibelakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. Oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar.
      [Surat An-Nisa : 9]

      1. Allah tempat bergantung dan berlindung :

      اللَّهُ الصَّمَدُ

      Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu.
      [Surat Al-Ikhlas : 2

      Karena dengan ketakwaanlah seorang muslim akan dimudahkan dalam setiap urusannya. Allah Ta’ala berfirman,

      وَمَنْ يَّتَّقِ اللّٰهَ يَجْعَلْ لَّهٗ مِنْ اَمْرِهٖ يُسْرًا

      “Dan barangsiapa bertakwa kepada Allah, niscaya Dia menjadikan kemudahan baginya dalam urusannya.”. (QS. At-Talaq: 4) ( Sumber :Oleh Ustadz Muslih Rosyid)

    • ZAKAT, INFAK DAN SEDEKAH: JALAN MENUJU KEBAHAGIAAN DUNIA AKHIRAT

      ZAKAT, INFAK DAN SEDEKAH: JALAN MENUJU KEBAHAGIAAN DUNIA AKHIRAT

      “Jika kamu ingin melihat keberkahan, lihatlah ke dalam hati mereka yang suka bersedekah. Di sanalah engkau akan temukan kebahagiaan sejati.”

      Membahagiakan orang lain dalam Islam termasuk perbuatan yang paling dicintai Allah dan bisa mendatangkan ampunan Allah. Nabi Muhammad SAW bersabda:

      أَحَبَّ الْأَعْمَالِ إِلَى اللهِ بَعْدَ الْفَرَائِضِ إِدْخَالُ السُّرُورِ عَلَى الْمُسْلِمِ

      BERBAGI KEBAHAGIAN DENGAN ANAK YATIM DHUAFA DI MASJID FATIMAH FIKRUL AKBAR

      Hadis di atas seolah menegaskan, segala upaya yang membuat orang lain bahagia, termasuk tersenyum, adalah perbuatan yang sangat dicintai Allah SWT. Tentu Nabi Muhammad SAW telah memberikan teladan kepada para Sahabatnya dan menganjurkan mereka untuk mengerjakan perbuatan yang mendatangkan kecintaan Allah tersebut.

      Nabi merupakan sosok yang dikenal ramah, ceria, dan suka tersenyum. Berbicara tentang senyum dan sedekah , Rosulluhlah bersabda,

      تَبَسُّمُكَ في وَجْهِ أَخِيكَ لَكَ صَدَقَةٌ

      Artinya: “Senyum manismu di hadapan saudaramu adalah sedekah.” (HR. Tirmidzi, Ibnu Hibban, dan Baihaqi)

      PERBEDAAN ZAKAT, INFAK DAN SEDEKAH

      ZAKATINFAQSODAQOH
      Berhubungan dengan materi (harta)Berhubungan dengan materi (harta)Tidak harus berupa materi (harta),senyum juga boleh
      Wajib dikeluarkan bagi seseorang yang memenuhi syaratSiapa saja boleh berinfaq, dan hukumnya sunnahSiapa saja boleh bersedekah, dan hukumnya sunnah
      Diberikan kepada orang tertentu (ada 8 golongan)Boleh diberikan kepada siapa sajaDari siapa saja untuk siapa saja