إِنَّمَا يَعْمُرُ مَسٰجِدَ اللهِ مَنْ ءَامَنَ بِاللهِ وَالْيَوْمِ الْاٰخِرِ (Hanya yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Hari kemudian) Yakni mereka merupakan orang-orang yang berkemampuan untuk memakmurkan masjid-masjid, dan bukan dari orang-orang musyrik dan kafir.
وَلَمْ يَخْشَ (dan tidak takut) Kepada siapapun.
إِلَّا اللهَ ۖ( selain kepada Allah) Maka barangsiapa yang beriman dan bertauhid yang menjalankan amal-amal shalih ini sebagaimana yang diperintahkan Allah maka ia berhak untuk menjadi orang-orang yang memakmurkan masjid-masjid, dan bukan orang yang tidak menjalankan amal-amal tersebut.
فَعَسَىٰٓ أُو۟لٰٓئِكَ أَن يَكُونُوا۟ مِنَ الْمُهْتَدِينَ (maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk) Jika pemberian petunjuk kepada orang-orang yang beriman itu baru sekedar sesuatu yang diharapkan, lalu bagaimana dengan orang-orang kafir yang tidak memiliki sifat-sifat yang telah disebutkan. Referensi: https://tafsirweb.com/3034-surat-at-taubah-ayat-18.html
MASJID RAMAH PELANCONG: HIJRAH RASA, TAQWA RASA KOPI
Sahabat Surga yang dicintai Allah, Di tengah hiruk-pikuk perjalanan, siapa sangka ada masjid yang menyambut kita bukan hanya dengan adzan, tapi juga dengan kopi dan snack gratis. Ini bukan sekadar suguhan, tapi simbol hijrah rasa – bahwa masjid adalah rumah bagi setiap musafir dan mujahid.
MENIKMATI SUASANA KOPI HANGAT TULUS TANPA MENGHARAP PAMRIH DI CAFE MASJID SEJUTA PEMUDA SUKABUMI
Viral dari Sukabumi, Jawa Barat: Seorang marbot membagikan kopi dan kudapan gratis pada pelancong yang mampir. Tulus, hangat, tanpa mengharap pamrih. Masya Allah… inilah wajah Islam yang ramah dan bersahabat.
Di bulan Muharam ini, mari kita teladani semangatnya lewat RASA:
🔤 R – Ramah ➡️ Masjid bukan benteng yang kaku, tapi rumah yang terbuka. Sambut siapa pun dengan senyum, sapa, dan secangkir perhatian.
🔤 A – Akrabkan Masjid ➡️ Jangan hanya akrab saat Ramadan, tapi jadikan masjid tempat istirahat, belajar, healing, dan silaturahim sepanjang tahun.
🔤 S – Sediakan Suguhan ➡️ Tak perlu mewah. Air putih dingin, kurma, atau gorengan cukup jadi wasilah mendatangkan cinta Allah. Allah mencintai hambanya yang memuliakan tamu.
🔤 A – Aktifkan Spirit Sosial ➡️ Gunakan masjid sebagai basis berbagi: warung gratis, klinik dhuafa, atau sekadar tempat teduh untuk pejuang jalanan.
Catatan Masjid yang penuh rasa adalah masjid yang hidup. Bukan hanya diisi shalat, tapi juga kepedulian. Jangan biarkan masjid jadi sepi dari jamuan dan jiwa.
#Salam RASA : Ramah, Akrab, Suguhan, Aktivitas #Silaturahim Antar Masjid #Masjid Ramah, Umat Berkah ( Sumber : Ustadz Chairul Hakim (Ketua Umum Silaturahim Antar Masjid)
KUNJUNGAN MASJID WIRA PEMUDA MASJID FATIMAH FIKRUL AKBAR KE MASJID SEJUTA PEMUDA SUKABUMI
لَن تَنَالُوا۟ الْبِرَّ (Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan) Yakni tidak akan sampai pada derajat orang-orang yang berbuat kebajikan yang berupa kebenaran iman, dan kebaikan amal dan penerimaannya.
حَتَّىٰ تُنفِقُوا۟ مِمَّا تُحِبُّونَ ۚ (sebelum kamu menafkahkan sehahagian harta yang kamu cintai) Yakni sampai sedekah kalian di jalan Allah dalam jihad dan ketaatan lainnya dari harta kalian yang kalian cintai. Referensi: https://tafsirweb.com/1224-surat-ali-imran-ayat-92.html
VISI : Menjadi lembaga amil terpercaya dalam pengelolaan dana umat yang amanah,profesional, dan berorientasi pada pemberdayaan menuju masyarakat mandiri.
MISI :
01 Mendorong transformasi mustahik menjadi pribadi yang mandiri. Meningkatkan kesadaran umat untuk berzakat, infaq dan sedekah (ZIS) 02 Menyalurkan dana Zakat, Infaq & Sedekah secara efektif & tepat sasaran 03 Menumbuhkan kepedulian sosial dan semangat berbagi. 04 Mengelola program sosial, kesehatan, pendidikan & Pemberdayaan 05 Mendorong transformasi mustahik menjadi pribadi yang mandiri.
PROGRAM
Program Sosial 1. Tebar Sembako : Paket kebutuhan pokok untuk fakir miskin. 2. Sedekah Beras Indonesia : Distribusi beras untuk yatim, pesantren, dan lansia. 3. Santunan Yatim , Dhuafa & Janda Lansia: Bantuan finansial dan kebutuhan dasar serta moril untuk janda lanjut usia.
Program Pendidikan 1. Sahabatku (Sedekah Harian Bekal Akhiratku) : program sinergi diantara kaum muslim yang berfokus dalam ikhtiar membantu Pendidikan yang maslahat (mendatangkan kebaikan) untuk mereka yang membutuhkan ( yatim, dhuafa dan fakir miskin) dari tingkat TK – SMA. 2.Tahsin/Tahfidzh Al-Quran : memfasilitasi masyarakat untuk bisa belajar Al Qur’an Kursus Digital & Teknologi : memberikan Pelatihan skill coding, desain, editing video, robotic, web dan lainnya.
فَإِذَا قُضِيَتِ ٱلصَّلَوٰةُ فَٱنتَشِرُوا۟ فِى ٱلْأَرْضِ وَٱبْتَغُوا۟ مِن فَضْلِ ٱللَّهِ وَٱذْكُرُوا۟ ٱللَّهَ كَثِيرًا لَّعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ Artinya: Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung.
Firman Allah SWT: (Apabila shalat telah ditunaikan) yaitu, apabila shalat diselesaikan (maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah) Setelah mereka dilarang melakukan transaksi setelah seruan yang memerintahkan mereka untuk berkumpul, kemudian diizinkan bagi mereka setelah itu untuk bertebaran di muka bumi untuk mencari karunia Allah (Apabila telah ditunaikan salat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah) firman Allah SWT (dan ingatlah Allah sebanyak-banyaknya supaya kamu beruntung) yaitu di saat kalian melakukan transaksi jual beli dan saat menerima dan memberi, banyaklah mengingat Allah, dan janganlah kalian disibukkan oleh urusan dunia kalian sehingga kalian melupakan hal yang bermanfaat bagi kalian di akhirat. Referensi: https://tafsirweb.com/10910-surat-al-jumuah-ayat-10.html
joint jadi Penggerak P2Ekomas bersama DKM 10 Masjid di Bekasi memajukan wirausaha melalui Dewan Ekonomi Masjid
Assalamu alaikum Wr Wb
Salam hormat kepada Ketua DKM dan jajaran pengurus DKM yg mengelola masjid sebagai baitullah, baitul mal dan baitul muamallah 🙏🏼. Kami dari P2EKOMAS (Pusat Pelatihan Ekonomi berbasis Masjid) yg ingin berkolaborasi dgn Masjid2 = mengadakan PELATIHAN EKONOMI utk membantu jamaah yg minat utk jadi pengusaha UMKM agar naik level usahanya dan mendapatkan permodalan dari investor. Bagi hasil dari Usaha Bersama yg dijalankan bersama investor akan kembali kepada kemakmuran Jamaah tsb dan untuk kemakmuran masjid.
Anda adalah Pengurus DKM Masjid di Bekasi yg dalam kondisi = ❌ belum punya BUMM (Badan Usaha Milik Masjid) ❌ punya jamaah yg niat wirausaha tapi kurang dapat pelatihan ❌ ingin agar usaha jamaahnya naik level tapi kendala permodalan
Apakah masjid Anda bercita-cita utk mempunyai BUMM (Badan Usaha Milik Masjid) yg memakmurkan masjid sekaligus memakmurkan jamaahnya ?
Bila IYA, maka mari masjid2 bersinergi dg P2EKOMAS (Pusat Pelatihan Ekonomi berbasis Masjid) utk mengembangkan pelatihan2 kewirausahaan yg membantu jamaah masjid dalam meningkatkan ekonominya dgn cara training, coaching dan mentoring. Bagi jamaah peserta P2Ekomas yg berprestasi usahanya naik level sampai level 4 maka dapat permodalan utk menjalani usaha bersama investor.
Kita bersama-sama membentuk DEM (Dewan Ekonomi Masjid) untuk exekusi program inkubator dan akselerator bagi Jamaah UMKM di masjid Anda.
Benefit jadi pengurus DEM bersama P2EKOMAS =
berkontribusi utk memajukan ekonomi syariah
menjadi pribadi bermanfaat bagi jamaah yg ingin wirausaha
mendapatkan pengalaman membesarkan usaha orang lain
menjadi integrator antara UMKM dan INVESTOR
mendapatkan saham dalam usaha bersama
Program akan dimulai bulan Agustus 2025.
Kami batasi hanya 10 masjid jami yg dapat bergabung ke Program P2EKOMAS, utk joint grup ini 👇
Setelah join grup, kita dapat diskusi teknis mengenai pelaksanaan program P2EKOMAS baik secara online maupun offline. Jangan lewatkan peluang membangun BUMM di Masjid Anda, maka segera joint grup tsb. 💪🏼
Hadits-hadits Nabi yang menceritakan perpecahan dan kehancuran umat Islam dan bangsa banyak bertebaran. Salah satunya yang membahas masalah ini ada di kitab Sunan Abi Daūd, bab Fi Tadā’a al-Umam ‘Ala al-Islām.
[Hampir saja seluruh umat manusia siap memangsa kalian seperti orang-orang rakus yang mengerubuti makanan dalam wadahnya.” Salah seorang sahabat ada yang bertanya, “Apakah waktu itu jumlah kami sedikit, ya Rasulullah?” Beliau menjawab, “Tidak, bahkan jumlah kalian saat itu sangatlah banyak, tetapi kalian seperti buih di lautan. Dan Allah akan sungguh akan mengangkat dari dada musuh-musuh kalian akan rasa rakut dan Allah akan memasukkan kedalah hati kalian penyakit wahn”. Dan sahabat bertanya lagi “Apakah wahn itu, wahai Rasulullah.?” Beliau menjawab, “Cinta dunia dan benci kematian”. ( Abu Daud Sulaiman Bin al-Asy’ats al-Sijistani, Sunan Abi Daūd)
Dalam keterangan di atas dapat disimpulkan bahwa akan terjadi suatu masa kaum kafir akan menyerbu umat Islam dan pada saat itu kaum kafir memiliki kekuatan yang sangat dahsyat. Sehingga Nabi Muhammad ﷺ mengumpamakan orang Islam seperti makanan yang diserbu pada setiap sisi atau sudut.
SILATURAHMI ANTAR UMMAT SINERGI BAGI KEKUATAN UMMAT ISLAM DALAM MEMBANGUN SEMANGAT UKUWAH DI HALAL BIL HALAL PEDULI GAZA BERSAMA UST MOHAMAD HUSEIN GAZA
Adapaun problem yang disampaikan oleh Nabi ﷺ terjadi dari fase ke fase, di saat kehancuran Abbasiyyah yang diserang oleh bangsa Mongol, runtuhnya Andalusia dan dikuasainya Falestina oleh musuh, dan sangat jelas sekali terlihat saat-saat kemunduran Kesultanan Utsmani, bahkan dapat juga dirasakan pada dewasa ini.Salah satu solusinya Berjamaah sebagaimana hadis berikut ini,
عَنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ رضي الله عنه قال ،أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال : إِنَّ الشَّيْطَانَ ذِئْبُ الْإِنْسَانِ كَذِئْبِ الْغَنَمِ يَأْخُذُ الشَّاذَّةَ وَالْقَاصِيَةَ وَالنَّاحِيَةَ وَإِيَّاكُمْ وَالشِّعَابَ وَعَلَيْكُمْ بِالْجَمَاعَةِ وَالْعَامَّةِ وَالمسجد(رواه أحمد)
Dari Mu’adz bin Jabal radhiAllah anhu berkata, bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa salam bersabda : “Sesungguhnya setan adalah serigala terhadap manusia seperti serigala menerkam kambing yang terasing, menjauh dan menyisih. Maka janganlah kalian menempuh jalan sendiri dan hendaklah kalian berjama’ah dan berkumpul dengan orang banyak dan Masjid .” (H.R. Ahmad)
Pelajaran yang terdapat di dalam hadist :
1- Pada hadits yang kita bicarakan di atas disebutkan bahwa perpecahan (firqah) adalah adzab (siksaan). Khalifah Ali bin Abi Thalib ketika menjelaskan pengertian Al-Jama’ah dan firqah berkata:
“Dan Al-Jama’ah –demi Allah– adalah berkumpulnya ahlul haq walaupun sedikit dan firqah adalah berkumpulnya ahlul bathil walaupun banyak.” 2- Tafarruq (perpecahan) akan mengakibatkan perpisahan dan perpecahan sedang ikhtlaf (perselisihan) akan mengakibatkan perbedaan dan ketidaksamaan. Oleh karena itu tafarruq (perpecahan) dalam bentuk apapun dilarang oleh syariat. Sementara itu ikhtilaf (perselisihan) ada yang dilarang dan ada yang ditolerir, sedang yang dilarang adalah menyimpangan. 3- Maka janganlah kalian menempuh jalan sendiri dan hendaklah kalian berjama’ah dan berkumpul dengan orang banyak dan Masjid.
MEMBANGUN SEMANGAT PERSATUAN DENGAN BERJAMAAH DI MASJID FATIMAH FIKRUL AKBAR DI MULAI SEJAK USIA DINI
Tema hadist yang berkaitan dengan al quran :
1- Allah memrentahkan kepada mereka untuk menetapi jamaah (kesatuan) dan melarang mereka bercerai-berai. Firman Allah Subhanahu wa Ta’ala:
“Dan taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya dan janganlah kamu berbantah-bantahan, yang menyebabkan kamu menjadi gentar dan hilang kekuatanmu dan bersabarlah. Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.” (Q.S. Al-Anfal [8]: 46)
3- Yang memakmurkan masjid-masjid Allah hanyalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian. Allah Swt. mempersaksikan keimanan orang-orang yang memakmurkan masjid-masjid,
Yang memakmurkan masjid-masjid Allah hanyalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, serta tetap mendirikan salat, menunaikan zakat, dan tidak takut (kepada siapa pun) selain kepada Allah. Maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk.(At taubah :18)Sumber :ONE DAY ONE HADITS batulmaafatimah.id Oleh Ustadz,Muslih Rosyid)
Ketahuilah perpecahan umat ini merupakan ujian bagi orang yang beriman, hendaknya mereka memilih jalan yang benar dan meninggalkan kelompok tersesat lainnya. Adapun dalil wajibnya kita bersatu, tidak boleh berpecah-belah dan bergolong-golongan.
“Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa jahiliyah) bermusuh-musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena nikmat Allah orang-orang yang bersaudara” [Ali-Imran/3 ; 103]
BERGANDENGTANGAN MELAYANI KESEHATAN UMMAT DI MASJID FATIMAH FIRUL AKBAR
إِنَّ الله يَرْفَع بِهَذا الكِتَاب أَقْوَاماً وَيَضَع بِهِ آخَرِيْن
“Sesungguhnya Allah mengangkat beberapa kaum dengan Al Qur’an ini dan menghinakan yang lain dengannya” (HR Muslim)
KEISTIMEWAAN SD FAIS HAFAL QUR’AN TANPA MONDOK MENGHAFAL HINGGA 30 JUZ
Menjadi penghafal qur’an merupakan suatu keistimewaan bagi seorang muslim. Bagaimana tidak? Seorang yang hafal Quran dijamin akan masuk surga. Ibarat kalau kita membeli produk ada garansinya. Orang yang menghafal Al-Qur’an akan mendapatkan kedudukan mulia. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Amr bin Al-As, Rasulullah SAW bersabda:
“Pada hari kiamat, akan dikatakan kepada penghafal Al-Qur’an: ‘Bacalah dan naiklah, bacalah dengan tartil sebagaimana kamu membacanya di dunia, karena kedudukanmu di surga adalah di tempat ayat-ayat terakhir yang kamu baca.’” (HR. Ahmad)
Keistimewaan tersebut tentu tidak mudah untuk didapatkan, berbagai rintangan dan cobaan pasti akan menerpa, cobaan tersebut seperti; rasa malas, merasa putus asa, pusing, terlalu banyak bermain handphone, dan lain sebagainya.
BERAWAL DARI MERINTIS SAUNG TAHFIZ DI BLOK O ALINDA 1 KOTA BEKASI 15 TAHUN YANG LALU DENGAN MOTTO HAFAL QURAN TANPA MONDOK SEKARANG TELAH TERWUJUD DI SD FAIS-SAQU
Ada keistimewaan di Sekolah Dasar Fikrul Akbar Islamic School sebuah sekolah islam dengan Akreditasi A ini dengan beberapa Program unggulan diantaranya: . ✓ Siswa banyak yang Hafal Al Qur’an 30 Juz, 20 , 10 atau 5 Juz. ✓ tiap Halaqoh Al Qur’an terdiri dari 7 – 12 Siswa ✓ Ada Halaqoh Akselerasi tiap 5 Siswa terdiri dari 1 Guru ✓ Sekolah Fullday School rasa Pesantren, di sekolah FAIS siswa ada tidur siang nya. ✓ Progam Bahasa Arab dan Inggris
Siswa Hafal Quran sebagai Agen Perubahan: Menumbuhkan Generasi yang Religius dan Kompeten”
Menyoroti peran siswa hafal Quran dalam mewujudkan perubahan positif di masyarakat, serta pentingnya menciptakan generasi yang religius dan kompeten oleh karenanya sebagai agen perubahan SD FAIS telah berpartisipasi dalam berbagai kegiatan diantaranya:
Juara 1 tingkat kec. Babelan Lomba pencak silat O2SN (ARAIHAANUN SAYYIDATY ULYA 4C)
Juara 1 tingkat kec.babelan Lomba PAI/BTQ ( Nayla Muazaro Zulfa VB)
Juara 2 lomba MHQ 5 Juz Hidayatunnajah (Umairah 7 SMP)
Juara 1 Lomba pidato bahasa inggris Hidayatunnajah (Zahra Ananda Rahmania 7 SMP)
Juara 2 Cerdas Cermat tingkat SD Hidayatunnajah
Kanaya Aluna Tahfiz VIB
Shofiyyatussalwa VIB
Basyasya Khaira Lubna VB
NAYLA MUAZARO ZULFA KELAS V B BERHASIL MENDAPAT JUARA 1 MHQ KEC. BABELAN BEKASI
Juara 2 Tingkat Kab.Bekasi Lomba MHQ Putri tingkat SD (Nayla Muazaro Zulfa VB)
Juara 1 O2SN tingkat Kab.Bekasi Lomba Pencak Silat Putri (ARAIHAANUN SAYYIDATY ULYA 4C)
Juara 2 Lomba Pidato Bahasa Arab Hidayatunnajah (Naylul Inayah Achmad 8 SMP)
Juara 1 Lomba MHQ 3 Juz tingkat SMP (Umairah 7 SMP)
Artinya: Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu; dan berkorbanlah.
Firman Allah: (Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu dan berkorbanlah (2)) yaitu sebagaimana Kami memberimu kebaikan yang banyak di dunia dan akhirat, antara lain adalah sebuah sungai yang sifatnya telah disebutkan; maka kerjakanlah shalat yang diwajibkan dan shalat sunah serta kurbanmu. Maka sembahlah Dia semata, tidak ada sekutu bagiNya; dan sembelihlah kurbanmu dengan menyebut namaNya, tidak ada sekutu bagiNya.
Sebagaimana Allah SWT berfirman: (Katakanlah, “Sesungguhnya shalatku, ibadahku. hidupku, dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan alam semesta (162) tiada sekutu bagiNya; dan demikian itulah diperintahkan kepadaku, dan aku adalah orang yang pertama-tama menyerahkan diri (kepada Allah)” (163)) (Surah Al-An’am) Ibnu Abbas, ‘Ahta’, Mujahid, Ikrimah, dan Al-Hasan berkata bahwa yang dimaksud adalah menyembelih unta dan hewan lain semacamnya.
Demikian juga dikatakan Qatadah dan beberapa ulama dari kalangan ulama salaf. Hal ini berbeda keadaannya dengan orang-orang musyrik yang bersujud kepada selain Allah dan menyembelih dengan menyebut nama selain Dia. Sebagaimana Allah SWT berfirman: (Dan janganlah kamu memakan binatang-binatang yang tidak disebut nama Allah ketika menyembelihnya. Sesungguhnya perbuatan yang semacam itu adalah suatu kefasikan) (Surah Al-An’am: 121).
Pendapat yang benar adalah yang mengatakan, bahwa makna yang dimaksud dengan “an-nahr” adalah menyembelih hewan kurban Abu Ja’far bin Jarir berkata bahwa pendapat yang benar adalah pendapat yang mengatakan bahwa maknanya adalah,”Jadikanlah shalatmu semuanya ikhlas hanya untuk Tuhanmu, bukan untuk berhala atau tandingan selain Dia. Demikian pula kurbanmu, jadikanlah hanya untuk Dia, bukan untuk berhala-berhala. sebagai syukurmu kepadaNya atas kemuliaan dan kebaikan yang Dia khususkan untukmu yang tidak ada tandingannya dan khusus untukmu. Pendapat yang dikatakan ini amat baik(Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas) / Fathul Karim Mukhtashar Tafsir al-Qur’an al-‘Adzhim, karya Syaikh Prof. Dr. Hikmat bin Basyir bin Yasin, professor fakultas al-Qur’an Univ Islam Madinah)
MUSYAWARAH PANITIA IDUL QURBAN 1446 H REMAJA ISLAM MASJID FATIMAH FIKRUL AKBAR (RISMAFA ) BERSAMA TAKMIR MASJID FATIMAH FIKRUL AKBAR
Dalam rangka Menyambut IEDUL ADHA 1446 H Perkenankan kami dari DKM Masjid Fatimah ingin mengajak Bapak/Ibu dan saudara untuk berpartisipasi melakukan kolektif Qurban yang berjenis sapi Bali atau sejenis dengan berat ± 285 kg dengan besaran harga patungan 3.100.000 / orang
Benefit / keuntungan yang di dapat berupa :
Mendapatkan 5 kg daging (bisa di mixs daging dg tulang)
Sudah termasuk : a. Biaya operasional b. Biaya Perawatan c. Biaya penyaluran
Lokasi masjid fatimah : https://maps.app.goo.gl/CzhqCW95j65uZSkg6
Info pendaftaran :
Simun abu affan 0813-1580-6779
Sriyanto abu abidah 0856-9357-0802
Abu Ahnaf sujiman 0812-9076-3346
Sarkawi 0813 9856 9093
Rek Pembayaran BSI 8530675110 a.n Masjid Fatimah
SAPI ADALAH SALAH SATU HEWAN YANG BOLEH DIJADIKAN QURBAN SELAIN KERBAU DAN KAMBING
SEKILAS TINJAUAN AL- QUR’AN DAN HADIS TENTANG QURBAN
Idul qurban atau Hari raya qurban di kenal dengan nama aslinya Idul Adha, selain juga sering disebut sebagai Lebaran Haji
Berikut nama -nama yang sering dikenal masyarakat luas diantaranya :
Hari Raya Kurban:Karena Idul Adha berpusat pada ritual penyembelihan hewan kurban, maka sering disebut sebagai Hari Raya Kurban.
Lebaran Haji:Idul Adha juga disebut Lebaran Haji karena perayaan ini bertepatan dengan puncak ibadah haji, yaitu wukuf di Arafah. Pada hari tersebut, para jamaah haji di seluruh dunia akan melaksanakan wukuf di Arafah, salah satu rukun haji yang paling penting.
Idul Nahr:Dalam bahasa Arab, Idul Adha juga disebut Idul Nahr, yang artinya hari raya penyembelihan.
Eid al-Adha:Dalam bahasa Inggris, Idul Adha disebut Eid al-Adha, yang berarti “festival pengorbanan”.
Dari Anas bin Malik Radhiyallahu ‘Anhu, ia berkata: “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berqurban dengan dua gibas (domba jantan) berwarna putih yang bertanduk. Ketika menyembelih beliau mengucapkan nama Allah dan bertakbir, dan beliau meletakkan kedua kakinya di pipi kedua gibas tersebut (saat menyembelih).” Dalam lafazh lain disebutkan bahwa beliau menyembelihnya dengan tangannya (Muttafaqun ‘alaih). Dalam lafazh lain disebutkan, “Saminain, artinya dua gibas gemuk.” Dalam lafazh Abu ‘Awanah dalam kitab Shahihnya dengan lafazh, “Tsaminain, artinya gibas yang istimewa (berharga).” (HR. Bukhari, no. 5565; Muslim, no. 1966)
عن جابربن عبدالله رضي اللَّه عنه قال : نَحَرْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَامَ الْحُدَيْبِيَةِ الْبَدَنَةَ عَنْ سَبْعَةٍ ، وَالْبَقَرَةَ عَنْ سَبْعَةٍ .
Dari riwayat Jabir bin Abdullah radhiyallahu ‘anhuma berkata: “Kami berkurban bersama Rasulullah –shallallahu ‘alaihi wa sallam- pada tahun perjanjian Hudaibiyah dengan badanah (unta gemuk) untuk tujuh orang, dan sapi juga untuk tujuh orang.” (HR. Muslim)
Pelajaran yang terdapat di dalam hadist :
1- Adapun hewan yang dibolehkan untuk kurban adalah dari jenis Al-An’am saja, yaitu unta, sapi dan kambing. Selain dari 3 jenis hewan di atas maka kurban tidak boleh dan tidak sah. Kemudian hewan yang dibolehkan untuk kurban harus cukup umur. 2- Sebagaimana kita ketahui bahwa kewan kurban hanya ada tiga jenis yang disebut dengan “bahimatul an’am” yaitu unta, sapi dan kambing. Selain tiga hewan ini, tidak sah kurban yang dikurbankan. Muncul pertanyaan bagaimana apabila ingin berqurban dengan kerbau? terlebih di beberapa daerah di Indonesia jumlah kerbau cukup banyak Jawabannya: boleh dan sah berkurban dengan kerbau karena kerbau sejenis dan mirip dengan sapi 3- Bahimatul an’am adalah unta, sapi dan kambing. Beberapa ulama menyamakan antara sapi dan kerbau.Al-Fayumi berkata,
الجاموس : نوع من البقر
“Di antara jenis sapi adalah kerbau.” [Al-Mihbah Al-Munir 1/108] 4- Bahkan ada klaim ijma; bahwa kerbau itu sebagaimana hukum sapi yaitu termasuk bahimatul an’am. Ibnu Mundzir berkata,
و أجمعوا على أن حكم الجواميس حكم البقر
“Para ulama bersepakat bahwa hukum kerbau sebagaimana hukum sapi.” [Al-Ijma’ hal. 52] Syaikh Muhammad bins Shalih Al-‘Utsaimin juga menjelaskan demikian, beliau berkata:
الجاموس نوع من البقر، والله عز وجل ذكر في القرآن المعروف عند العرب الذين يُحرّمون ما يريدون، ويبيحون ما يريدون، والجاموس ليس معروفًا عند العرب.
“Kerbau merupakan jenis sapi. Allah menyebutkan dalam Al-Quran hewan-hewan yang telah dikenal oleh bangsa Arab yang mereka diharamkan dan mereka diperbolehkan. Kerbau memang tidak dikenal oleh bangsa Arab.” [Liqa’ Babil Maftuh 200/27] 5- Secara ilmu taksonomi kerbau dan sapi juga berdekatan yaitu sama-sama berasal dari subfamilia yang subfamilia Bovinae, hanya berbeda genus saja. Kerbau dan sapi memiliki hukum yang sama, kerbau juga bisa untuk tujuh orang sebagaimana sapi.
Tema hadist yang berkaitan dengan al quran :
Hewan yang boleh untuk dijadikan qurban adalah binatang ternak yaitu unta, sapi, kerbau, domba serta kambing. Dalilnya adalah firman Allah :
“Dan bagi setiap umat, Kami berikan tuntunan berqurban agar kalian mengingat nama Allah atas rezki yang dilimpahkan kepada kalian berupa hewan-hewan ternak .” (Qs. al-Hajj: 34).(Sumber : Oleh Ustadz Muslih Rosyid)
Segala puji bagi Allah Ta’ala, Shalawat dan Salam tercurah kepada Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam.
Kepada Yth :
Warga Sekitar Masjid Fatimah
Jamaah Masjid Fatimah
Orang tua murid dan masyarakat umum. Prihal :
Dibuka Kantor Baru Baitul mall, P2EKOTREN , P2EKOTREN & KLINIK THIBBUN NABAWI ASOFA
Terapi Kesehatan ala Nabi & Tradisional. Sbb:
Cek Kesehatan Gratis,
Cek Tensi
Cek Asam Urat,
Kolestrol dan Gula Darah Pelayanan GRATIS.
Segala puji bagi Allah subhanalloh wata’ala, Sallawat dan Salam senantiasa tercurah kepada Banginda Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam.
Bersama ini, kami informasikan bahwa, kami akan menyelenggarakan kegiatan Pelayanan Kesehatan Dari bapak ibu untuk bapak ibu oleh bapak ibu Oleh sebab itu kami mengajak bapak ibu kerjasama hadir, meramaikan, ikut serta mensukseskan acara tersebut sekaligus untuk mengamalkan perintah Nabi kita dalam hal kesehatan yaitu : ” Jagalah sehatmu sebelum datang masa sakitmu”, HR Muslim Dan undang-undang kesehatan Nomor no. 36/2009 pasal 1 : ” Kesehatan adalah keadaan sehat secara fisik, mental, spritual, maupun, sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomi” Pasal 48 menyebutkan upaya kesehatan diselenggarakan dalam bentuk kegiatan dengan pendekatan promotif, preventif, kuaratif dan rehabilitasi yang diselenggarakan secara terpadu, menyeluruh dan berkesinambungan.
Semoga dengan izin Allah subhanallohu wata’ala. Kegiatan akan dilaksanakan
“Barang siapa merintis (memulai) dalam agama Islam sunnah (perbuatan) yang baik maka baginya pahala dari perbuatannya tersebut, dan pahala dari orang yang melakukannya (mengikutinya) setelahnya, tanpa berkurang sedikitpun dari pahala mereka. Dan barang siapa merintis dalam Islam sunnah yang buruk maka baginya dosa dari perbuatannya tersebut, dan dosa dari orang yang melakukannya (mengikutinya) setelahnya tanpa berkurang dari dosa-dosa mereka sedikitpun”. (HR. Muslim no 1016)
BERSAMA BPK. USTADZ SAFARUDIN SSQ PERINTIS KEGIATAN KEBAIKAN UMMAT PROGRAM KEGIATAN TERAPI JUMAT SEHAT DAN TERAPI MASAL DAN SODAKOH HARIAN BEKAL AKHIRATKU
Pelajaran yang terdapat dalam hadits:
1- Yang dimaksud Nabi shallalahu ‘alaihi wa sallam dengan sabdanya مَنْ سَنَّ فِيْ الإِسْلاَمِ سُنَّةً حَسَنَةً “Barang siapa yang merintis sunnah hasanah/baik” adalah mendahului dalam mengamalkan sunnah yang telah valid dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, dan bukan membuat/merekayasa/berkreasi dalam membuat suatu ibadah yang baru. 2- Mendahului/memulai menjalankan sunnah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, lalu diikuti oleh orang-orang lain. Bisa jadi sunnah tersebut bukanlah sunnah yang ditinggalkan/dilupakan/telah mati, akan tetapi dialah yang pertama kali mengingatkan orang-orang lain dalam mengerjakannya. Sebagaimana dalam kasus hadits Jarir bin Abdillah, sunnah Nabi yang dikerjakan adalah sedekah. Tentunya sunnah ini bukanlah sunnah yang telah mati atau ditinggalkan para sahabat, akan tetapi pada waktu kasus datangnya orang-orang miskin maka sahabat anshori itulah yang pertama kali mengamalkannya sehingga diikuti oleh para sahabat yang lain. 3- Bisa jadi makna “sanna sunnatan hasanah” kita artikan dengan menghidupkan sunnah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang telah mati/ditinggalkan. 4- Sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam مَنْ سَنَّ فِيْ الإِسْلاَمِ سُنَّةً حَسَنَةً “Barang siapa yang merintis sunnah hasanah/baik” tidaklah mungkin dibawakan pada makna kreasi amal ibadah yang baru. Karena tidak mungkin diketahui itu baik atau buruk kecuali dari sisi syari’at. Akal tidak punya peran dalam menilai ibadah hasil kreasi baik atau buruk. 5- Kalau memang makna مَنْ سَنَّ في الإسلامِ سنَّةً حَسَنَةً adalah membuat kreasi ibadah baru yang tidak diajarkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, berarti Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam telah menganjurkan kita untuk sering berkreasi membuat ibadah baru (bid’ah hasanah). Semakin banyak berkreasi maka semakin bagus. 6- Jika perkaranya demikian lantas apa faedahnya anjuran Nabi tatkala terjadi perselisihan dengan barkata “فَعَلَيْكُمْ بِسُنَّتِي” (Hendaknya kalian berpegang teguh dengan sunnahku), “عَضُّوا عَلَيْهَا بِالنَّوَاجِذِ” (Gigitlah sunnahku dengan geraham kalian) !!!. Apa faedahnya perkataan Nabi ini jika ternyata setiap orang boleh berkreasi membuat sunnahnya sendiri-sendiri??!!!
KEGIATAN PRAKTEK BIOLOGI SISWA KELAS 6 SD FAIS DAN KEGIATAN BELAJAR AL-ALQUR’AN DI RUMAH KEBAIKAN UMMAT
Tema hadits yang berkaitan dengan Al-Quran:
1- Ancaman orang yang enggan terhadap sunah Rasulullah sallallohu alaihi wa salam.
Dan barangsiapa yang menentang Rasul sesudah jelas kebenaran baginya, dan mengikuti jalan yang bukan jalan orang-orang mukmin, Kami biarkan ia leluasa terhadap kesesatan yang telah dikuasainya itu dan Kami masukkan ia ke dalam Jahannam, dan Jahannam itu seburuk-buruk tempat kembali. [Surat An-Nisa : 115]
PRAKTEK PROGRAMMING GAME AND ANIMATIONS, WEB DESIGN, APP DESIGN, ROBOTIC DI RUMAH KEBAIKAN FIKRUL AKBAR
“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mendahului Allah dan Rasulnya dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al Hujurat:1)
3- Yang berhak membuat syariat hanya Allah dan RasulNya
Apakah mereka mempunyai sembahan-sembahan selain Allah yang mensyariatkan untuk mereka agama yang tidak diizinkan Allah? Sekiranya tak ada ketetapan yang menentukan (dari Allah) tentulah mereka telah dibinasakan. Dan sesungguhnya orang-orang yang zalim itu akan memperoleh azab yang amat pedih. [Surat Ash-Shura : 21].(Sumber: Oleh Ustadz Muslih Rasyid)
عن أبي بكره رضي الله عنه قال، قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: الزَّمَانُ قَدِ اسْتَدَارَ كَهَيْئَتِهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضَ ، السَّنَةُ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا ، مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ، ثَلاَثَةٌ مُتَوَالِيَاتٌ ذُو الْقَعْدَةِ وَذُو الْحِجَّةِ وَالْمُحَرَّمُ ، وَرَجَبُ مُضَرَ الَّذِى بَيْنَ جُمَادَى وَشَعْبَانَ
Dari Abu Bakrah radliallahu ‘anhu, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Sesungguhnya zaman berputar sebagai mana ketika Allah menciptakan langit dan bumi. Satu tahun ada dua belas bulan. Diantaranya ada empat bulan haram (suci), tiga bulan berurutan: Dzulqa’dah, Dzulhijjah, dan Muharram, kemudian bulan Rajab suku Mudhar, antara Jumadi Tsani dan Sya’ban.” (HR. Al Bukhari & Muslim)
Sebab dan alasan bulan Dzulqadah termasuk bulan haram
Bulan DZulqa’dah merupakan bulan pertama dari rangkaian bulan haram. Sebab disucikan dan diharamkannya tumpah darah pada bulan ini adalah karena pada zaman jahiliyah, mereka mulai berjalan dan berpergian menuju tanah Makkah untuk berhaji pada bulan Dzulqodah. Agar perjalanan yang mereka lakukan menjadi aman dan tenteram dari gangguan para perompak. Oleh karenanya, Allah Ta’ala berfirman,
فَلا تَظْلِمُوا فِيهِنَّ أَنْفُسَكُمْ
“Maka janganlah kamu menzalimi dirimu dalam (bulan yang empat) itu.” (QS. At-Taubah: 36)
Para ulama mengatakan, “Larangan ini berlaku sepanjang tahun. Hanya saja di 4 bulan haram ini, larangannya lebih ditekankan lagi, dan dosa di dalamnya Allah jadikan lebih besar. Begitu pula dengan amal saleh, pahalanya juga lebih besar”.(Sumber: muslim.or.id)
SISWA SD FIKRUL AKBAR ISLAMIC SCHOOL SELEPAS SHOLAT BERJAMAAH DAN MEMBERBANYAK DZIKIR DI MASJID FATIMAH FIKRUL AKBAR
Pelajaran yang terdapat di dalam hadist:
1- Dalam hadits ini, telah menerangkan bulan-bulan dalam syariat Islam yang berjumlah dua belas bulan, empat bulan haram(suci) diantaranya adalah bulan Dzulqa’dah ’.
2- Dzulqa’dah yang bertepatan dengan bulan Mei . Terdapat sejumlah amalan dan keutamaan bulan Dzulqa’dah atau dikenal juga dengan bulan Dzulqa’dah.
3- Bulan ke-11 dalam penanggalan Islam ini termasuk merupakan waktu yang dimuliakan oleh Allah. Bulan ini kerap terlupakan oleh banyak orang karena hampir tak ada momen yang kerap dirayakan umat Islam.
4- Namun, inilah yang justru menjadi kelebihan bulan Dzulqa’dah. Keutamaan bulan Dzulqa’dah yang paling utama adalah bulan yang termasuk dalam bulan haram.
5- Dzulqa’dah merupakan satu dari empat bulan yang termasuk dalam bulan haram atau bulan yang dimuliakan oleh Allah Subhanahu Wata’ala. Tiga bulan mulia lainnya adalah bulan Muharam, Rajab, dan Dzulhijah.
6- Amalan yang dilipatgandakan Allah menjanjikan setiap amalan yang dilakukan pada bulan yang mulia bakal dilipatgandakan.
7- Kebanyakan kaum muslimin terlupa melakukan kebaikan amal saleh di bulan Dzulqa’dah, dibandingkan bulan Dzulhijjah yang ada ibadah haji, Muharam ada peringatan tahun baru Islam, atau Rajab banyak momen penting. Padahal, barang siapa yang melaksanakan amalan shaleh di bulan haram pahalanya bakal dilipat gandakan.
8- Dosa yang juga dilipatgandakan Saat amalan baik dilipatgandakan, sebaliknya dosa juga bakal dilipatgandakan. Sesuai surat At-Taubah ayat 36, pada bulan yang dimuliakan Allah, umat Islam juga dilarang untuk menganiaya diri sendiri.
9- Ancamannya juga luar biasa. Melakukan dosa di bulan haram itu dosanya menjadi berlipat. Jangan menzalimi diri, kezaliman di bulan haram lebih parah dosanya, maka hati-hati, maksiat, syirik, ria, gibah, korupsi dan sebagainya sangat berbahaya.
10- Oleh karena itu umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak melakukan amal soleh sepanjang bulan Dzulqa’dah ini.
PERBANYAK AMAL JARIAH DENGAN PROGRAM BEASISWA BAGI SISWA SD FIKRUL AKBAR ISLAMIC SCHOOL DARI BAITULMAAL MASJID FATIMAH FIKRUL AKBAR
Berikut amalan pada bulan Dzulqa’dah .
Memperbanyak ibadah puasa Umat Islam dapat memperbanyak ibadah puasa di bulan Dzulqa’dah. Puasa yang dapat dilakukan adalah puasa sunah Senin Kamis, puasa Daud, dan puasa Ayyamul Bidh.
Memperbanyak salat sunah. Perbanyak pula amalan salat sunah seperti salat malam, salat dhuha, salat taubat dan sebagainya.
Memperbanyak zikir Mengingat Allah Subhanahu Wata’ala dengan berzikir juga sangat dianjurkan di bulan Dzulqa’dah.
Berlaku baik Perbanyak amal saleh dengan berlaku baik kepada orang lain. Bersedekah, berlaku baik pada orang tua, keluarga, kasih sayang pada suami, istri, dan anak-anak itu akan berlipat ganda.
MEMANFAATKAN KEBERADAAN BULAN DZUL-QOIDAH DENGAN KEGIATAN MAJLIS TALIM DI RUMAH BAITULMAAL MASJID FATIMAH FIKRUL AKBAR.
Tema hadist yang berkaitan dengan Al-Quran:
1- Allah telah menerangkan bulan-bulan dalam syariat Islam yang berjumlah dua belas bulan, empat diantaranya adalah bulan haram
Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah ialah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kalian menganiaya diri kalian dalam bulan yang empat itu dan perangilah kaum musyrik itu semuanya sebagaimana mereka pun memerangi kalian semuanya; dan ketahuilah bahwa Allah beserta orang-orang yang bertakwa. ( QS. At-Taubah: 36)(Sumber :Ustadz Muslih Rosyid)
PROGRAM SAHABATKU DIAJUKAN MEMBANTU KELUARGA DAN DUKUNGAN BIAYA PENDIDIKANNYA
وَمَا كَانَ ٱلْمُؤْمِنُونَ لِيَنفِرُوا۟ كَآفَّةً ۚ فَلَوْلَا نَفَرَ مِن كُلِّ فِرْقَةٍ مِّنْهُمْ طَآئِفَةٌ لِّيَتَفَقَّهُوا۟ فِى ٱلدِّينِ وَلِيُنذِرُوا۟ Artinya: Tidak sepatutnya bagi mukminin itu pergi semuanya (ke medan perang). Mengapa tidak pergi dari tiap-tiap golongan di antara mereka beberapa orang untuk memperdalam pengetahuan mereka tentang agama dan untuk memberi peringatan kepada kaumnya apabila mereka telah kembali kepadanya, supaya mereka itu dapat menjaga dirinya.
📚 Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas) / Fathul Karim Mukhtashar Tafsir al-Qur’an al-‘Adzhim, karya Syaikh Prof. Dr. Hikmat bin Basyir bin Yasin, professor fakultas al-Qur’an Univ Islam Madinah
Ini merupakan penjelasan dari Allah SWT tentang apa yang Dia kehendaki, berupa keberangkatan kabilah bersama Rasulullah SAW menuju perang Tabuk. Ali bin Abi Thalhah telah meriwayatkan dari Ibnu Abbas tentang firmanNya: (Tidak sepatutnya bagi orang-orang yang mukmin itu pergi semuanya (ke medan perang)) dia berkata,”Tidaklah orang-orang mukmin berangkat semua dan meninggalkan Nabi SAW sendirian (Mengapa tidak pergi dari tiap-tiap golongan di antara mereka beberapa orang) yaitu suatu golongan.
Maknanya adalah pasukan khusus yang tidak berangkat kecuali dengan izin beliau. Ketika pasukan khusus itu kembali, sedangkan setelah keberangkatan mereka diturunkan ayat-ayat Al-Qur’an yang telah dipelajari orang-orang yang tinggal bersama Nabi SAW, dan mereka berkata,”Sesungguhnya Allah menurunkan ayat Al-Qur’an kepada Nabi kalian dan telah kami pelajari”.
Lalu pasukan itu tinggal untuk mempelajari apa yang telah diturunkan Allah kepada Nabi mereka, setelah keberangkatan mereka dan beliau mengirimkan pasukan lain. Demikian itu firman Allah: (untuk memperdalam pengetahuan mereka tentang agama) yaitu agar mereka mempelajari apa yang diturunkan oleh Allah kepada Nabi mereka, lalu pasukan itu mempelajarinya ketika kembali kepada mereka (supaya mereka itu dapat menjaga dirinya) Referensi : https://tafsirweb.com/3138-surat-at-taubah-ayat-122.html
PENERIMA MANFAAT BEASISISWA DARI USIA SMP BERSAMA KEPALA SEKOLAH SMP FAIS SAQU
“SEDEKAH HARIAN BEKAL AKHIRATKU”
Program SAHABATKU adalah singkatan dari Program Sedekah Harian Bekal Akhiratku, .Gerakan ini dikelola oleh Baitulmaal Masjid Fatimah Fikrul Akbar Babelan, Bekasi bekerjasama dengan pemuda/relawan Masjid Fatimah Fikrul akbar sebagai pelaksananya. Sumber donasi dari berbagai kalangan dengan durasi donasi adalah sesuai komitmen ( 1 tahun atau 2 tahun atau selama program berjalan ) yang telah dipilih oleh donatur saat melakukan pendaftaran. Mulai Rp.1.000 perhari / (30.000) per bulan Dan insyaAllah, demi menjaga keistiqamahan donator dalam bersedekah, tim BMF akan mengingatkan para donator setiap awal bulan untuk melakukan donasi,
Dalam hadits lain, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Sebaik-baik sedekah adalah sedekah yang dilakukan secara terus-menerus walaupun sedikit.” (HR. Ahmad)
Program SAHABATKU ditujukan untuk membantu anggota keluarga yang membutuhkan dukungan biaya pendidikan.dan bantuan ini diberikan kepada pelajar yang ingin/sedang menempuh pendidikan dari Tingkat TK, SD, SMP dan SMA baik sekolah negri atau swasta atau lebih dikenal sebagai PROGRAM BEASISWA.
Sahabatku merupakan program sinergi diantara kaum muslim yang berfokus dalam ikhtiar membantu Pendidikan yang maslahat (mendatangkan kebaikan) untuk mereka yang membutuhkan ( yatim, dhuafa dan fakir miskin).
Daftar Penerima Manfaat Zakat Maal Program Beasiswa SD FAIS/SAQU
Muhammad Alaric Tsabit Qeis
Muhammad Irsyad
Faathimah Az Zahro
Nabila Nur Hanifah
Maula Shunnan Abrisam
Azizah
Hukum asalnya penerima beasiswa mubah (boleh)
Beasiswa yang didapatkan oleh seseorang karena penawaran, dan dia tidak meminta atau memohon kepada pihak lain, kemudian di sana ada perjanjian untuk melakukan sesuatu, dengan tidak melanggar aturan agama, dan tidak membahayakan agama si penerima beasiswa, maka hukum asalnya mubah (boleh).
Karena seseorang boleh menerima harta yang diberikan kepadanya dengan tanpa mengharap dan meminta, itu adalah rizqi yang Allah kirimkan kepadanya.
Dari Abdulloh bin Umar, dia berkata: Aku mendengar Umar bin Al-Khoththob berkata, “Nabi sholallohu ‘alaihi was sallam pernah memberikan kepadaku satu pemberian, lalu aku berkata, “Berikan kepada orang yang lebih butuh kepadanya daripadaku”. Sehingga beliau pernah memberikan harta kepadaku, lalu aku berkata, “Berikan kepada orang yang lebih butuh kepadanya daripadaku”. Maka Nabi bersabda, “Ambil harta itu dan jadikanlah sebagai milikmu, dan bersedekahlah dengannya. Harta yang datang kepadamu, sedangkan kamu tidak mengharapkan dan tidak memintanya, maka ambillah! Adapun yang tidak datang, maka janganlah kamu mengikuti jiwamu (yaitu mengharapnya) ”.” (HR. Bukhori, no. 7164; Muslim, no. 1045) (Sumber.Ustadz Muslim Al-Atsari)
Sahabatku merupakan program sinergi diantara kaum muslim yang berfokus dalam ikhtiar membantu Pendidikan yang maslahat (mendatangkan kebaikan) untuk mereka yang membutuhkan ( yatim, dhuafa dan fakir miskin).