Dari Abu Hurairah ( ُرَضِ ي َ هللا ُ عَنْه), Rasulullah ﷺ bersabda:
ِم َ ن ْ ص َ ام َ ر َ م َ ض َ ان َ إ ِ يم َ ان ً ا و َ اح ْ ت ِس َ اب ً ا غ ُ ف ِر َ ل َ ه ُ م َ ا ت َ ق َ د َّ م َ م ِن ْ ذ َ ن ْ ب ِ ه
“Barang siapa yang berpuasa Ramadan dengan penuh keimanan dan mengharap pahala, maka akan diampuni
dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari, no. 37 dan Muslim, no. 760) Allah ﷻ telah mengkhususkan ibadah puasa dengan keutamaan dan keistimewaan yang banyak, di antaranya:
A. Puasa adalah untuk Allah dan Dia sendiri yang akan membalasnya
Rasulullah ﷺ bersabda: كل عمل ابن آدم له الحسنة بعشر أمثالها إلى سبعمائة ضعف، قا
لهللا عز وجل: إال الصيام فإنه لي، وأنا أجزي به، إنه ترك شهوته وطعامه وشرابه من أجلي
“Setiap amal anak Adam akan dilipatgandakan sepuluh hingga tujuh ratus kali lipat, kecuali puasa. Sesungguhnya
puasa itu untuk-Ku, dan Aku sendiri yang akan membalasnya. Ia meninggalkan syahwat, makanan, dan minumannya karena-Ku.” (HR. Bukhari, no. 1894 dan Muslim, no. 1151) Ibnu Rajab ( ُ َرَحِمَه ُ ّللا) berkata: “Semua amalan dilipatgandakan pahalanya hingga tujuh ratus kali lipat, kecuali puasa. Ia tidak terbatas dengan hitungan tersebut, melainkan dilipatgandakan oleh Allah tanpa batasan. Sebab, puasa adalah bentuk kesabaran, dan
Allah berfirman:
إ ِ ن َّ م َ ا ي ُ و َ ف َّ ى الص َّ اب ِ ر ُ ون َ أ َ ج ْ ر َ ه ُ م ْ ب ِ غ َ ي ْ ر ِ ح ِس َ اب
“Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.” (QS. Az- zar: .

B.Orang yang berpuasa mendapatkan dua kebahagiaan
Rasulullah ﷺ bersabda:
ِ
.ل ِ لص َّ ائم ِ ف َ رحتان ِ : ف َ رحة ٌ عِ ند َ فِطر ِ ه ِ ، وف َ رحة ٌ ي َ وم َ القيامة
“Bagi orang yang berpuasa ada dua kebahagiaan: ketika ia berbuka, ia merasa senang dengan buka puasanya. Dan ketika ia bertemu dengan Rabb-nya, ia akan merasa bahagia karena puasanya.” (HR. Bukhari, no. 1904 dan
Muslim, no. 1151)
C. Bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada bau misik Rasulullah ﷺ bersabda: والذي نفس محمد بيده لخلوف فم الصائم أطيب عند هللا ع زوجل يوم القيامة من ريح املسك “Demi Dzat yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di
sisi Allah pada hari kiamat dibandingkan wangi misik.” (HR. Bukhari, no. 1894 dan Muslim, no. 1151)
D. Pintu khusus di surga bagi orang yang berpuasa
Rasulullah ﷺ bersabda: إن في الجنة بابا يقال له: الريان، يدخل منه الصائمون يوم القيامة، ال يدخ
لمعهم أحد غيرهم، يقال: أين الصائمون؟ فيدخلون منه، فإذا دخل آخرهم أغلق فلم يدخل منه أحد .”Di surga ada sebuah pintu yang disebut Ar-Rayyan. Pada hari kiamat, orang-orang yang berpuasa akan masuk
melaluinya, dan tidak ada seorang pun selain mereka yang masuk melalui pintu itu. Dikatakan kepada mereka: ‘Di
mana orang-orang yang berpuasa?’ Maka mereka pun masuk, dan setelah orang terakhir masuk, pintu itu ditutup
sehingga tidak ada lagi yang bisa memasukinya.” (HR. Bukhari, no. 1896 dan Muslim, no. 1152)
E. Orang yang puasa satu hari di jalan Allah, akan dijauhkan dari Api Neraka sejauh 70 tahun perjalanan
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda: ما من عبد يصوم يوما في سبيل هللا إال باعد هللا بذالك وجهه ع
نالنار سبعين خريفا “Tidaklah seorang hamba yang berpuasa di jalan Allah kecuali akan Allah jauhkan dia (karena puasanya) dari
neraka sejauh tujuh puluh musim.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Maksud sabda Rasulullah “70 musim” adalah perjalanan 70 tahun, sebagaimana yang dikatakan oleh Ibnu
Hajar dalam Fathul Bari (6/48)

F. Puasa adalah tameng dan perisai dari api Neraka
Rasulu llah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda: الصيام ج ُ ن“Pu asa adalah perisai (dari api Neraka). HR. Ahmad
G. Puasa merupakan sebab terhapusnya dosa
Demikian juga puasa dan shadaqah bisa menghapuskan musibah seseorang dari harta, keluarga dan anaknya.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: فتنة الرجل في أهله وماله وجاره تكفرها الصالة والصيام .والصدقة
“Fitnah (musibah) seorang pria dalam keluarga(istri nya), harta dan tetangganya dapat dihapuskan
dengan shalat, puasa dan shadaqah.”. Puasa dapat memberikan syafaat bagi yang orang yang menjalankannya
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
الص ِ ي َ ام ُ و َ ال ْ ق ُ ر ْ آن ُ ي َ ش ْ ف َ ع َ ان ِ ل ِ ل ْ ع َ ب ْ د ِ ي َ و ْ م َ ال ْ ق ِ ي َ ام َ ة ِ ي َ ق ُ ول ُ الص ِ ي َ ام ُ أ َ ي ْ ر َب
ُم َ ن َ ع ْ ت ُ ه ُ الط َّ ع َ ام َ و َ الش َّ ه َ و َ ات ِ ب ِ الن َّ ه َ ار ِ ف َ ش َ ف ِ ع ْ ن ِ ي فِ يه ِ و َ ي َ ق ُ ول ُ ال ْ ق ُ ر ْ آن ُ م َ ن َ ع ْ ت ُ هَِ الن َّ و ْ م َ ب ِ الل َّ ي ْ ل ِ ف َ ش َ ف ِ ع ْ ن ِ ي فِ يه ِ ق َ ال َ ف َ ي ُ ش َ ف َّ ع ان “Puasa dan Al-Qur’an akan memberikan syafaat pada harikiamat. Puasa mengatakan ‘Wahai Rabbku, aku menghalanginya dari makan dan syahwat pada siang hari maka berilah ia syafaat karenaku.’ Al-Qur’an pun berkata, ‘Aku menghalanginya dari tidur pada malam hari makaberilah ia syafaat karenanya.” Rasulullah mengatakan,“Maka keduanya akan memberikan syafaat.” (HR. Ahmad,Hakim)
13
ِ
