- ๐Menunggu yang ditunggu adalah menunggu sholat berjamaah setelah sholat berjamaah dengan duduk atau melakukan kegiatan lain yang bernilai ibadah.Rosululloh ๏ทบ menyebutnya intizhorus sholat baยดdas sholat Rosululloh ๏ทบ bersabda Maukah kalian aku tunjukkan amalan yang dengannya Allah menghapus kesalahan dan mengangkat derajat? Mereka (Para sahabat) menjawab: Tentu, wahai Rasulullah. Beliau ๏ทบ bersabda : Menyempurnakan wudhu ketika susah, banyak melangkah menuju masjid , dan menunggu sholat setelah sholat. Itulah ribath, itulah ribath.โ (HR. Muslim no. 251).
Makna Hadis :
Menunggu sholat setelah sholat adalah
amalan duduk di masjid dalam keadaan suci sambil menunggu waktu sholat berjamaah. Orang yang duduk menunggu sholat, selama ia tidak batal wudhunya, maka ia dicatat pahala seperti sedang sholat.
Rasulullah ๏ทบ bersabda:
ุงููู ูููุงุฆูููุฉู ุชูุตููููู ุนูููู ุฃูุญูุฏูููู ู ู ูุง ุฏูุงู ู ููู ู ูุตููููุงููุ ู ูุง ููู ู ููุญูุฏูุซูุ ุงููููููู ูู ุงุบูููุฑู ููููุ ุงููููููู ูู ุงุฑูุญูู ููู
Para malaikat mendoakan salah seorang dari kalian selama ia berada di tempat sholatnya, selama belum berhadats. (Doanya): Ya Allah ampunilah dia, ya Allah rahmatilah dia (HR. Bukhari & Muslim).
Menunggu sholat setelah sholat Nabi ๏ทบ menyebutnya ar-ribath (ุงูุฑุจุงุท), sebagai ikatan jihad menjaga agama, sebab pahalanya sangat besar.
Sabda Nabi ๏ทบ :
ููุง ููุฒูุงูู ุฃูุญูุฏูููู ู ููู ุตูููุงุฉู ู ูุง ุฏูุงู ูุชู ุงูุตููููุงุฉู ุชูุญูุจูุณููู
Seorang dari kalian tetap dianggap berada dalam shalat selama shalatlah yang menahannya.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
ููู ููู ุงููุชูุธูุฑู ุงูุตููููุงุฉู ุญูุชููู ููุตููููููููุง ู ูุนู ุงููุฅูู ูุงู ู ููุงูู ูููู ููุฃูุฌูุฑู ุญูุงุฌูู
Dan barangsiapa menunggu shalat hingga ia shalat bersama imam, maka baginya pahala seperti pahala orang yang berhaji.
(HR. Ahmad, hasan menurut sebagian ulama)

2. ๐Menunggu yang ditunggu adalah menunggu masuknya waktu jumat dengan sholat dua rokaat dua rokaat sampai khotib naik mimbar yang disebut sebagai sholat intizhor
(ุตูุงุฉ ุงูุงูุชุธุงุฑ)
Sabda Nabi ๏ทบ : Barang siapa mandi pada hari Jumat seperti mandi janabah kemudian berangkat pada jam pertama maka seakan-akan ia berkurban dengan seekor unta dan Barang siapa berangkat pada jam kedua, seakan-akan ia berkurban dengan seekor sapi Barang siapa berangkat pada jam ketiga, seakan-akan ia berkurban dengan seekor kambing yang bertanduk.B arang siapa berangkat pada jam keempat, seakan-akan ia berkurban dengan seekor ayam.dan Barangsiapa berangkat pada jam kelima, seakan-akan ia berkurban dengan sebutirtelur.
ููุฅูุฐูุง ุฎูุฑูุฌู ุงูุฅูู ูุงู ู ุญูุถูุฑูุชู ุงููู ููุงุฆูููุฉู ููุณูุชูู ูุนูููู ุงูุฐููููุฑู.
Maka apabila imam keluar (naik mimbar), para malaikat hadir mendengarkan khutbah.
(HR. Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah ra)
Makna Hadis :
- Menganjurkan datang lebih awal ke masjid pada hari Jumat untuk mendapatkan pahala besar setara dengan kurban yang bernilai tinggi.
- Mengajarkan memanfaatkan waktu sebelum khutbah dengan ibadah, seperti shalat sunnah dua rakaat-dua rakaat (shalat intizhฤr), membaca Al-Qurโan, atau berzikir.
- Malaikat mencatat kedatangan jamaah Jumat hingga khatib naik mimbar; setelah itu catatan ditutup dan mereka mendengarkan khutbah.
- Menunjukkan keutamaan ibadah yang dilakukan sebelum khutbah karena dihitung sebagai bagian dari ibadah Jumat.

3.๐Menunggu yang ditunggu adalah menunggu tujuh perkara dengan tidak menunda-nunda amal
Sabda Nabi ๏ทบ :
Bersegeralah kalian melakukan amal-amal (shalih) sebelum datang tujuh hal:
1.Apakah kalian menunggu kecuali kemiskinan yang melupakan,
2. kekayaan yang membuat lalai,
3 atau penyakit yang merusak
4. usia tua yang melemahkan akal,
5. kematian yang tiba-tiba,
ุฃ6. (datangnya) Dajjal, seburuk-buruk makhluk gaib yang dinantikan,
7. hari kiamat, dan kiamat itu lebih dahsyat serta lebih pahit.{HR Tirmiลผฤซ no. 2306, แธคฤkim dalam al-Mustadrak
Makna Hadis :
Rasulullah ๏ทบ mengingatkan agar tidak menunda amal shalih, karena berbagai kondisi seperti sakit, miskin, tua, bahkan kematian akan datang tiba-tiba.

4. ๐ Menunggu yang ditunggu adalah menunggu kematian sebagai pemusnah segala kelezatan, dengan banyak mengingatnya serta mempersiapkan bekal amal sholih.
Sabda Nabi ๏ทบ :
ุฃูููุซูุฑููุง ุฐูููุฑู ููุงุฏูู
ู ุงููููุฐููุงุชู
ููุนูููู: ุงููู
ูููุชู
.
Perbanyaklah mengingat pemutus segala kenikmatan.”
Yang dimaksud adalah kematian {HR. Tirmidzi (no. 2307), Nasaโi dalam al-Kubrฤ (no. 11833), dinyatakan hasan oleh Tirmidzi dan dinyatakan shahih oleh al-Albani dalam Shahihal-Jamiโ nomor (1210)}
Makna Hadis :
- Mengingat kematian memutus syahwat dunia dan menumbuhkan semangat beramal shalih.
- Menghalangi dari kelalaian dan dosa.
- Membuat hati menjadi lembut dan cenderung zuhud terhadap dunia.

5.๐Menunggu yang ditunggu adalah menunggu hari kiamat dengan menjaga amanah ilmu dan jabatan, tidak menjadi orang yang super zholim (ุธููู ุง) dan sangat bodoh (ุฌูููุง) serta tidak penyerahkan kepemimpinan kepada orang yang zholim dan bodoh. Apabila amanah telah disia-siakan, maka tunggulah (datangnya) KiamatAda yang bertanyaBagai mana cara menyia-nyiakan amanah itu?Beliau ๏ทบ menjawab:
ุฅูุฐูุง ุฃูุณูููุฏู ุงูุฃูู ูุฑู ุฅูููู ุบูููุฑู ุฃููููููู ููุงููุชูุธูุฑู ุงูุณููุงุนูุฉู
Apabila suatu urusan diserahkan kepada yang bukan ahlinya, maka tunggulah (datangnya) Kiamat.”
(HR. Bukhari Dari Abu Hurairah ra)
Ketika Ilmu Dicabut dan Orang Bodoh Jadi Pemimpin
Sabda Nabi ๏ทบ Sungguh, Allah tidak mencabut ilmu dengan mencabutnya langsung dari para hamba-Nya,tetapi mencabut ilmu dengan mengambil nyawa ulama hingga ketika tidak ada lagi ulama, umat memilih pemimpin dari orang-orang bodoh
Kemudian mereka ditanya,
ููุฃูููุชูููุง ุจูุบูููุฑู ุนูููู ู lalu mereka berfatwa tanpa ilmu,
ููุถูููููุง ููุฃูุถูููููุง. sehingga mereka sesat dan menyesatkan.โ
(Shahรฎh al-Bukhari) Sumber : Oleh : Ade Enjang)
