Kategori: baitullah

  • PEDOMAN PENYELENGGARAAN BUKA PUASA BERSAMA DI MASJID

    PEDOMAN PENYELENGGARAAN BUKA PUASA BERSAMA DI MASJID

    Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

    لاَ يَزَالُ النَّاسُ بِخَيْرٍ مَا عَجَّلُوا الْفِطْرَ

    Manusia akan senantiasa berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka.” (HR. Bukhari no. 1957 dan Muslim no. 1098)

    Ketika berbuka puasa sebenarnya terdapat berbagai amalan yang membawa kebaikan dan keberkahan. Namun seringkali kita melalaikannya, lebih disibukkan dengan hal lainnya. Hal yang utama yang sering dilupakan adalah do’a. Yang dimaksud menyegerakan berbuka puasa, bukan berarti kita berbuka sebelum waktunya. Namun yang dimaksud adalah ketika matahari telah tenggelam atau ditandai dengan dikumandangkannya adzan Maghrib, maka segeralah berbuka. Dan tidak perlu sampai selesai adzan atau selesai shalat Maghrib.

    1. Tujuan

    • Memperkuat rasa kebersamaan dan ukhuwah Islamiyah di antara jamaah.
    • Memberikan kesempatan untuk saling berbagi dan membantu sesama.
    • Meningkatkan ketakwaan dan rasa syukur kepada Allah.

    2. Persiapan

    • Menentukan waktu dan tempat:
    • Waktu buka puasa bersama dapat disesuaikan dengan waktu shalat Maghrib.
      • Tempat dapat di masjid, aula, atau tempat lain yang memadai.
    • Menyusun anggaran:
    • Menghitung perkiraan biaya untuk konsumsi, dekorasi, dan keperluan lainnya.
      • Mencari donatur atau sponsor untuk membantu pendanaan.
    • Membentuk panitia:
    • Membagi tugas dan tanggung jawab panitia.dan Menyusun daftar undangan.
    • Perlengkapan:
    • Menyediakan meja, kursi, dan peralatan makan yang cukup.dan Menyiapkan dekorasi yang sederhana dan sesuai dengan tema Ramadhan.

    Jika kita diberi kelebihan rizki oleh Allah, manfaatkan waktu Ramadhan untuk banyak-banyak berderma, di antaranya adalah dengan memberi makan berbuka karena pahalanya yang amat besar. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

    مَنْ فَطَّرَ صَائِمًا كَانَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِهِ غَيْرَ أَنَّهُ لاَ يَنْقُصُ مِنْ أَجْرِ الصَّائِمِ شَيْئًا

    Siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun juga.” (HR. Tirmidzi no. 807, Ibnu Majah no. 1746, dan Ahmad 5/192, hasan shahih)

    3. Pelaksanaan

    • Memastikan kelancaran persiapan:
    • Memastikan konsumsi siap pada waktu yang ditentukan.dan Memastikan tempat bersih dan rapi.
    • Acara buka puasa:
    • Membuka acara dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an.
      • Menyampaikan sambutan singkat dari ketua panitia atau pengurus masjid.
      • Menghibur jamaah dengan nasyid atau ceramah singkat.
      • Menyantap hidangan buka puasa bersama.
      • Menutup acara dengan doa.

    4. Hal-hal Lain

    • Menjaga kebersihan dan ketertiban tempat.
    • Mengimbau jamaah untuk tidak berlebih-lebihan dalam mengkonsumsi makanan.
    • Menyediakan kotak amal untuk menerima infak dan sedekah.
    • Pedoman ini dapat disesuaikan dengan kondisi dan kebiasaan setempat.
    • Semoga kegiatan buka puasa bersama menjadi amal shalih yang diridhoi Allah.
  • KEISTIMEWAAN DAN KEUTAMAAN IBADAH  PUASA

    KEISTIMEWAAN DAN KEUTAMAAN IBADAH PUASA


    Dari Abu Hurairah ( ُرَضِ ي َ هللا ُ عَنْه), Rasulullah ﷺ bersabda:
    ِم َ ن ْ ص َ ام َ ر َ م َ ض َ ان َ إ ِ يم َ ان ً ا و َ اح ْ ت ِس َ اب ً ا غ ُ ف ِر َ ل َ ه ُ م َ ا ت َ ق َ د َّ م َ م ِن ْ ذ َ ن ْ ب ِ ه

      “Barang siapa yang berpuasa Ramadan dengan penuh keimanan dan mengharap pahala, maka akan diampuni
      dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari, no. 37 dan Muslim, no. 760) Allah ﷻ telah mengkhususkan ibadah puasa dengan keutamaan dan keistimewaan yang banyak, di antaranya:


      A. Puasa adalah untuk Allah dan Dia sendiri yang akan membalasnya
      Rasulullah ﷺ bersabda: كل عمل ابن آدم له الحسنة بعشر أمثالها إلى سبعمائة ضعف، قا
      لهللا عز وجل: إال الصيام فإنه لي، وأنا أجزي به، إنه ترك شهوته وطعامه وشرابه من أجلي

      “Setiap amal anak Adam akan dilipatgandakan sepuluh hingga tujuh ratus kali lipat, kecuali puasa. Sesungguhnya
      puasa itu untuk-Ku, dan Aku sendiri yang akan membalasnya. Ia meninggalkan syahwat, makanan, dan minumannya karena-Ku.” (HR. Bukhari, no. 1894 dan Muslim, no. 1151) Ibnu Rajab ( ُ َرَحِمَه ُ ّللا) berkata: “Semua amalan dilipatgandakan pahalanya hingga tujuh ratus kali lipat, kecuali puasa. Ia tidak terbatas dengan hitungan tersebut, melainkan dilipatgandakan oleh Allah tanpa batasan. Sebab, puasa adalah bentuk kesabaran, dan
      Allah berfirman:
      إ ِ ن َّ م َ ا ي ُ و َ ف َّ ى الص َّ اب ِ ر ُ ون َ أ َ ج ْ ر َ ه ُ م ْ ب ِ غ َ ي ْ ر ِ ح ِس َ اب
      “Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.” (QS. Az- zar: .

      B.Orang yang berpuasa mendapatkan dua kebahagiaan
      Rasulullah ﷺ bersabda:
      ِ
      .ل ِ لص َّ ائم ِ ف َ رحتان ِ : ف َ رحة ٌ عِ ند َ فِطر ِ ه ِ ، وف َ رحة ٌ ي َ وم َ القيامة

      “Bagi orang yang berpuasa ada dua kebahagiaan: ketika ia berbuka, ia merasa senang dengan buka puasanya. Dan ketika ia bertemu dengan Rabb-nya, ia akan merasa bahagia karena puasanya.” (HR. Bukhari, no. 1904 dan
      Muslim, no. 1151)


      C. Bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada bau misik Rasulullah ﷺ bersabda: والذي نفس محمد بيده لخلوف فم الصائم أطيب عند هللا ع زوجل يوم القيامة من ريح املسك “Demi Dzat yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di
      sisi Allah pada hari kiamat dibandingkan wangi misik.” (HR. Bukhari, no. 1894 dan Muslim, no. 1151)

      D. Pintu khusus di surga bagi orang yang berpuasa
      Rasulullah ﷺ bersabda: إن في الجنة بابا يقال له: الريان، يدخل منه الصائمون يوم القيامة، ال يدخ
      لمعهم أحد غيرهم، يقال: أين الصائمون؟ فيدخلون منه، فإذا دخل آخرهم أغلق فلم يدخل منه أحد .”Di surga ada sebuah pintu yang disebut Ar-Rayyan. Pada hari kiamat, orang-orang yang berpuasa akan masuk
      melaluinya, dan tidak ada seorang pun selain mereka yang masuk melalui pintu itu. Dikatakan kepada mereka: ‘Di
      mana orang-orang yang berpuasa?’ Maka mereka pun masuk, dan setelah orang terakhir masuk, pintu itu ditutup
      sehingga tidak ada lagi yang bisa memasukinya.” (HR. Bukhari, no. 1896 dan Muslim, no. 1152)


      E. Orang yang puasa satu hari di jalan Allah, akan dijauhkan dari Api Neraka sejauh 70 tahun perjalanan
      Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda: ما من عبد يصوم يوما في سبيل هللا إال باعد هللا بذالك وجهه ع
      نالنار سبعين خريفا “Tidaklah seorang hamba yang berpuasa di jalan Allah kecuali akan Allah jauhkan dia (karena puasanya) dari
      neraka sejauh tujuh puluh musim.” (HR. Bukhari dan Muslim)
      Maksud sabda Rasulullah “70 musim” adalah perjalanan 70 tahun, sebagaimana yang dikatakan oleh Ibnu
      Hajar dalam Fathul Bari (6/48)


      F. Puasa adalah tameng dan perisai dari api Neraka
      Rasulu llah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda: الصيام ج ُ ن“Pu asa adalah perisai (dari api Neraka). HR. Ahmad


      G. Puasa merupakan sebab terhapusnya dosa
      Demikian juga puasa dan shadaqah bisa menghapuskan musibah seseorang dari harta, keluarga dan anaknya.
      Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: فتنة الرجل في أهله وماله وجاره تكفرها الصالة والصيام .والصدقة

      “Fitnah (musibah) seorang pria dalam keluarga(istri nya), harta dan tetangganya dapat dihapuskan
      dengan shalat, puasa dan shadaqah.”. Puasa dapat memberikan syafaat bagi yang orang yang menjalankannya
      Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
      الص ِ ي َ ام ُ و َ ال ْ ق ُ ر ْ آن ُ ي َ ش ْ ف َ ع َ ان ِ ل ِ ل ْ ع َ ب ْ د ِ ي َ و ْ م َ ال ْ ق ِ ي َ ام َ ة ِ ي َ ق ُ ول ُ الص ِ ي َ ام ُ أ َ ي ْ ر َب
      ُم َ ن َ ع ْ ت ُ ه ُ الط َّ ع َ ام َ و َ الش َّ ه َ و َ ات ِ ب ِ الن َّ ه َ ار ِ ف َ ش َ ف ِ ع ْ ن ِ ي فِ يه ِ و َ ي َ ق ُ ول ُ ال ْ ق ُ ر ْ آن ُ م َ ن َ ع ْ ت ُ هَِ الن َّ و ْ م َ ب ِ الل َّ ي ْ ل ِ ف َ ش َ ف ِ ع ْ ن ِ ي فِ يه ِ ق َ ال َ ف َ ي ُ ش َ ف َّ ع ان “Puasa dan Al-Qur’an akan memberikan syafaat pada harikiamat. Puasa mengatakan ‘Wahai Rabbku, aku menghalanginya dari makan dan syahwat pada siang hari maka berilah ia syafaat karenaku.’ Al-Qur’an pun berkata, ‘Aku menghalanginya dari tidur pada malam hari makaberilah ia syafaat karenanya.” Rasulullah mengatakan,“Maka keduanya akan memberikan syafaat.” (HR. Ahmad,Hakim)


        13
        ِ

      1. MASJID INVESTA 2026 AJANG KOMPETISI KEWIRAUSAHAAN NASIONAL SEMUA MASJID INDONESIA

        MASJID INVESTA 2026 AJANG KOMPETISI KEWIRAUSAHAAN NASIONAL SEMUA MASJID INDONESIA

        MASJID INVESTA 2026

        KOMPETISI MASJID INVESTA adalah ajang kompetisi kewirausahaan nasional bagi Semua Masjid di Indonesia dengan tujuan memilih UMKM Juara yang akan dibina oleh BUMM (Badan Usaha Milik Masjid) di seluruh Indonesia.

        Dibingkai dalam satu tema besar MASJID INVESTA, kompetisi ini terdiri dari 4 (empat) rangkaian kegiatan selektif yang berjenjang:

        1. Pelatihan Ekonomi Masjid: 

        Pembentukan Tim Ekonomi dan Tim Mentor di Tiap Masjid untuk ditraining agar dapat membina UMKM yang ada di Masjid masing-masing. Pelatihan ekonomi berupa pelatihan framework UMKM NAIK KELAS dan pelatihan produk/jasa.

        2. Bazar UMKM Masjid: 

        Pameran dan kurasi awal untuk memvalidasi produk UMKM supaya “product market fit”. Pada kegiatan bazar ini diharapkan UMKM Binaan Masjid mulai mendigitalisasi usahanya agar dikenal secara lokal maupun internasional.

        3. Inkubator & Akselerator Bisnis: 

        Peserta UMKM yang bagus omzetnya saat bazar akan dikurasi untuk tahap selanjutnya berupa Pendampingan intensif untuk mematangkan model bisnis dan kesiapan investasi melalui Program Inkubator dan Akselerator.

        4. Pitching ke Investor: 

        Peserta yang lolos program akselerator akan masuk tahap Grand Final, di mana peserta terbaik mempresentasikan rencana bisnis mereka di hadapan investor dan Juri. Penentuan pemenang didasarkan dari Keaktifan Pengurus Masjid dan Potensi UMKM Binaannya.

        Setiap tahap memiliki proses kurasi ketat untuk menyaring peserta yang layak maju ke tahap berikutnya. Puncak kegiatan ini adalah Pitching Final, di mana pemenang akan mendapatkan permodalan nyata dari investor untuk menjalankan dan mengembangkan usaha mereka bersama-sama, mewujudkan peran masjid sebagai pusat ekonomi umat yang berkelanjutan.

        PENYELENGGARA EVENT MASJID INVESTA 2026

        Penyelenggara dari Event Kompetisi MASJID INVESTA 2026, adalah P2EKOMAS (Pusat Pelatihan Ekonomi berbasis Masjid) bekerjasama dengan the VoIST (Voice of Istiqlal) 

        Logo 1

        VoIST

        Logo 1

        P2Ekomas

      2. BERTEMU ROMADHON DENGAN AMAL SHALIH ADALAH  SEBUAH KENIKMATAN

        BERTEMU ROMADHON DENGAN AMAL SHALIH ADALAH SEBUAH KENIKMATAN


        Masuknya bulan Ramadan merupakan kesempatan besar bagi setiap hamba Allah untuk memanfaatkan
        siangnya dengan berpuasa, menuntut ilmu, dan mengajarkan kebaikan, serta menghidupkan malamnya
        dengan memberi makan orang lain, shalat, dan berdoa.Barang siapa yang harinya sama seperti kemarin,
        maka ia tertipu. Begitu pula, barang siapa yang menganggap Ramadan sama dengan bulan Sya’ban, maka
        ia merugi. Oleh karena itu, seorang Muslim harus menjadikan bulan yang mulia ini sebagai momen untuk
        meningkatkan amal shalihnya, menjadi lebih baik dari sebelumnya, dan mempertahankan kebiasaan baik
        setelahnya.

        Beberapa amal shalih di bulan Ramadhan, di antaranya:

        1. Puasa
          Dari Abu Hurairah ( ُهْنَع ُ الله َ ي ِضَر), Rasulullah ﷺ bersabda:
          ِ
          ه ِ ب ْ ن َ ذ ْ نِ م َ م َّ د َ ق َ ت ا َ م ُ ه َ ل َ رِ ف ُ غ ا ً با َ سِ ت ْ حا َ و ا ً نا َ مي ِ إ َ نا َ ض َ م َ ر َ ما َ ص ْ ن َ م
          “Barang siapa yang berpuasa Ramadan dengan penuh keimanan dan mengharap pahala, maka akan diampuni
          dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari, no. 37 dan Muslim, no. 760)
        2. Shalat Malam (Qiyamullail) atau Tarawih
          Dari Abu Hurairah ( ُهْنَع ُ الله َ ي ِضَر), Rasulullah ﷺ bersabda:ْن َ م
          ه ِ ب ْ ن َ ذ ْ نِ م َ م َّ د َ ق َ ت ا َ م ُ ه َ ل َ رِ ف ُ غ ا ً با َ سِ ت ْ حا َ و ا ً نا َ مي ِ إ َ نا َ ض َ م َ ر َ ماق ِ
          “Barang siapa yang shalat malam di bulan Ramadan dengan penuh keimanan dan mengharap pahala, maka
          akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR.Bukhari, no. 37 dan Muslim, no. 759)
        3. Berinfak dan Kedermawanan
          Ramadhan adalah bulan yang yang sangatdianjurkan bagi seorang muslim untuk gemar berinfak dan
          memiliki sifat dermawan. Lihatlah bagaimana sosok Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam, beliau orang yang
          paling dermawan terhadap kebaikan dan bertambah kedermawanan beliau ketika masuk bulan Ramadhan.
          Dari Ibnu Abbas (امُهْنَع ُ الله َ ي ِضَر), ia berkata: نوكي ام دوجأ ناكو سانلا دوجأ ملسو هيلع الله ىلص الله لوسر ناك ناضمر نم ةليل لك يف هاقلي ناكو ليربج هاقلي نيح ناضمر يف نم ريخلاب دوجأ ملسو هيلع الله ىلص الله لوسرلف نآرقلا هسراديفةلسرلما حيرلا . “Rasulullah ﷺ adalah orang yang paling dermawan, dan beliau lebih dermawan lagi pada bulan Ramadan ketika Jibril menemuinya. Jibril menemuinya setiap malam Ramadan dan mengajarkan Al-Qur’an kepadanya. Rasulullah ﷺ saat itu lebih dermawan dalam kebaikan daripada angin yang bertiup.” (HR. Bukhari, no. 6)
        4. I’tikaf
          I’tikaf adalah berdiam diri di masjid dalam rangka mentaati dan mendekatkan diri kepada Allah. Dianjurkan
          bagi seorang muslim melakukan I’tikaf di sepuluh terakhir Ramadhan. Dari Ibnu Umar (امُهْنَع ُ الله َ ي ِضَر), ia berkata:
          ناضمر نم رخاولأا رشعلا يف فكتعي ناك
          Nabi ﷺ senantiasa ber-i’tikaf di sepuluh hari terakhirbulan Ramadan.” (HR. Bukhari, no. 1921 dan Muslim, no.1171)
          Ibnu Qayyim ( ُ َاللّ ُ هَمِحَر) berkata: “I’tikaf adalahberkhalwat dengan Allah, meninggalkan kesibukan dunia,
          dan mencurahkan hati sepenuhnya untuk mengingat-Nya.D engan i’tikaf, hati semakin terfokus kepada Allah dan terhindar dari gangguan syahwat dan kesenangan dunia.”
        5. Sedekah dan Memberi Makan Orang Berbuka Dari Zaid bin Khalid al-Juhani ( ُهْنَع ُ الله َ ي ِضَر),Rasulullah ﷺ bersabda: رجأ نم ُ صقني لا هنأ ريغ ،هرجأ ُ لثم هل ناك ا ً مئاص ر َّ طف نم ا ً ئيش ِ مئاصلا “Barang siapa yang memberi makan orang yang berpuasa, maka ia mendapatkan pahala seperti orang yang berpuasa itu tanpa mengurangi pahalanya sedikit pun.” (HR.Tirmidzi, no. 807 dan Ibnu Majah, no. 1746)
        6. Membaca Al Quran Bulan Ramadhan adalah bulan yang mulia dan banyak berkahnya. Setiap muslim pasti sering mendengar bahwa bulan Ramadhan adalah bulannya Al-Quran. Karena memang sangat banyak sekali dalil yang menunjukkan hal ini. Allah Ta’ala berfirman, ى َ د ُ ه ْ لا َ نِ م تا َ ن ِ ي َ ب َ و ِسا َّ نل ِ ل ى ً د ُ ه ُ نا َ ء ْ ر ُ ق ْ لا ِ هي ِف َ ل ِ زن ُ أ يِ ذ َّ لا َ نا َ ض َ م َ ر ُ ر ْ ه َ ش نا َ ق ْ ر ُ ف ْ لا َ و “ (Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang batil)” QS. (Al Baqarah : 185)
        7. Berdoa Salah keadaan terijabahnya doa yaitu ketika dalam keadaan berpuasa. Allah Ta’ala menyebutkan tentang doa ditengah tengah ayat puasa maka hal ini isyarat bahwa doa orang yang berpuasa sangat mustajab. Dan hal ini diperkuat dalam hadits Rasulullah shallalahu alaihi wa sallam. Allah berfirman:ۖ ِوَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِى عَنِّى فَإِنِّى قَرِيبٌ ۖ أُجِيبُ دَعْوَةَ ٱلدَّاعِ إِذَا دَعَانِ ۖ فَلْيَسْتَجِيبُوا۟ لِى وَلْيُؤْمِنُوا۟ بِى لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُون Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran. Al-Baqarah-Ayat-186
        8. Umrah di Ramadhan Umrah sudah kita ketahui keutamaannya. Sebagaimana amalan ada yang memiliki keistimewaan jika dilakukan pada waktu tertentu, demikian pula umrah. Umrah di bulan Ramadhan terasa sangat istimewa dari umrah di bulan lainnya yaitu senilai dengan haji bahkan seperti haji bersama Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Ibnu Abbas radhiallahunanhuma berkata, Nabi Muhammad bersabda ةجح ناضمر يف ةرمع نإف Seseunguhnya umrah di Ramadhan, (pahalanya) senilai dengan haji. H.R. Bukhari dan Muslim) Bulan Ramadan adalah kesempatan emas bagi etiap Muslim untuk meningkatkan kualitas ibadah danmemperbanyak amal shalih.Melalui dalil-dalil dari Al-Qur’an, hadits, serta contoh dari para salaf shalih, mengajak kita untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum penyucian jiwa dan peningkatan ketakwaan. Semoga ini dapat menjadi panduan sederhana dalam mengoptimalkan ibadah di bulan penuh berkah ini, sehingga kita dapat meraih rahmat, ampunan, dan pembebasan dari api neraka.Sumber : Akhukum: Hari Febriansyah, M. Pd, Bekasi, 5 Ramadhan 1446 H / 5 Maret 2025
        1. MASJID KUAT BUKAN KARENA UANGNYA,NAMUN KARENA AMANAHNYA

          MASJID KUAT BUKAN KARENA UANGNYA,NAMUN KARENA AMANAHNYA

          وَلَا تَأْكُلُوٓا۟ أَمْوَٰلَكُم بَيْنَكُم بِٱلْبَٰطِلِ وَتُدْلُوا۟ بِهَآ إِلَى ٱلْحُكَّامِ لِتَأْكُلُوا۟ فَرِيقًا مِّنْ أَمْوَٰلِ ٱلنَّاسِ بِٱلْإِثْمِ وَأَنتُمْ تَعْلَمُونَ
          Artinya: Dan janganlah sebahagian kamu memakan harta sebahagian yang lain di antara kamu dengan jalan yang bathil dan (janganlah) kamu membawa (urusan) harta itu kepada hakim, supaya kamu dapat memakan sebahagian daripada harta benda orang lain itu dengan (jalan berbuat) dosa, padahal kamu mengetahui.(QS: 2: 188)

          Amanah = Niat baik + Sistem yang Benar “

          Sudah Saling Percaya ≠ Bebas dari Pencatatan

          *ZISWAF tanpa pencatatan rapi berisiko:akan menimbulkan •Salah sasaran,,Sulit dievaluasi,Mudah menimbulkan Fitnah dan Melemahkan kepercayaan jamaah . Padahal Islam sejak awal sudah mengajarkan: tulis, catat, saksikan, dan pertanggungjawabkan

          *Transparansi Bukan Gaya Barat, tapi Perintah Al-Qur’an* Allah mengingatkan: _“Dan janganlah kamu memakan harta di antara kamu dengan jalan yang batil.”(QS Al-Baqarah: 188)

          *“Batil”* itu bukan hanya korupsi besar.Kadang ia muncul dalam bentuk:•Dana keluar tanpa prosedur•Tidak ada bukti penyaluran•Wakaf dipakai di luar peruntukan•Laporan tidak pernah dibuka. *Transparansi adalah pagar amanah, bukan tanda tidak saling percaya.* *Zakat Harus Tepat Sasaran, Bukan Sekadar Tersalurkan* .Allah sudah menetapkan dengan jelas siapa penerima zakat:

          _Sesungguhnya zakat-zakat itu, hanyalah untuk orang-orang fakir, orang-orang miskin, pengurus-pengurus zakat, para mu’allaf yang dibujuk hatinya, untuk (memerdekakan) budak, orang-orang yang berhutang, untuk jalan Allah dan untuk mereka yuang sedang dalam perjalanan, sebagai suatu ketetapan yang diwajibkan Allah, dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. (QS At-Taubah: 60)

          *Artinya:*1. Zakat harus diverifikasi 2.Harus jelas siapa menerima & mengapa 3.Harus ada data, bukan sekadar cerita . Masjid yang punya data mustahik, bukti penyaluran, dan laporan berkala, lebih tenang dunia–akhirat

          *Saatnya Masjid Punya SOP ZISWAF (Minimal tapi Bermakna)*

          Tanpa rumit. Tanpa mahal. Cukup standar minimal, misalnya:✅ Semua pemasukan & pengeluaran dicatat✅ Zakat dipisah dari infak/sedekah✅ Pengeluaran besar tidak sendirian✅ Penyaluran ada bukti & saksi✅ Wakaf didata & diamankan dokumennya✅ Laporan ringkas diumumkan ke jamaah . Ini bukan soal profesional vs tradisional , Ini soal amanah atau tidak

          *Penutup: Masjid Kuat Bukan karena Uangnya, tapi karena Amanahnya*

          *Masjid yang amanah:*✅Jamaah percaya✅Donasi mengalir✅Konflik berkurang✅Program berkelanjutan✅Wakaf terjaga sampai generasi berikutnya✨ Berbenah bukan berarti menyalahkan masa lalu✨ Berbenah adalah tanda cinta pada masjid *Catatan dari Penulis*Tulisan ini bukan untuk menggurui,melainkan mengajak duduk bersama,membahas sistem pengelolaan ZISWAF masjid yang sesuai Al-Qur’an dan Sunnah,sederhana, aplikatif, dan realistis untuk masjid-masjid kita.*Jika DKM berkenan, saya siap menjelaskan & mendampingi penyusunan sistem ZISWAF masjid, agar amanah terjaga dan jamaah semakin percaya* .(Shofyan Hadi, ST., M.Ag)

        2. TETAP ISTIQOMAH MEMBACA DZIKIR PAGI DAN PETANG DI TAHUN BARU MASEHI 2026

          TETAP ISTIQOMAH MEMBACA DZIKIR PAGI DAN PETANG DI TAHUN BARU MASEHI 2026

          Bacaan Zikir Pagi dan Petang Melindungi dari Bala’ dan Musibah

          عن عثمان بن عفان رضي الله عنه قال:
          قال رسول الله صلى الله عليه وسلم:
          ” ما من عبد يقول في صباح كل يوم ومساء كل ليلة :
          بِسْمِ اللَّهِ الَّذِي لَا يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ لَمْ يَضُرَّهُ شَيْءٌ

          Dari Utsman bin ‘Affan  Radhiyallahu ‘Anhu ia berkata, Rasulullah  Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda, “Tidaklah seorang hamba membaca di pagi dan petang hari,
          بِسْمِ اللَّهِ الَّذِي لَا يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ* شَيْءٌ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ
          3x
          “(Aku berlindung) dengan Nama Allah yang bersama nama-Nya tidak ada sesuatu di bumi dan di langit yang bisa membahayakan. Dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui,”

          sebanyak tiga kali (melainkan) tidak ada sesuatu yang membahayakannya.” (HR. Abu Dawud & Al-Tirmidzi, lafadz milik al-Tirmidzi)

          Pelajaran yang terdapat didalam hadist:

          1- Maksud mengucapkan Bismillah di sini adalah Bismillah Asta’idz (dengan menyebut nama Allah aku berlindung), maksudnya berlindung kepada Allah melalui nama-Nya.
          2- Siapa yang berlindung kepada Allah dengan menyebut nama-Nya maka dia akan aman dari musibah yang datang dari arah bumi dan dari arah langit. Artinya tidak ada bala’ dan musibah dari arah bumi dan langit yang menimpa dirinya.
          3- Sangat baik dibaca setiap pagi hari dan sore hari.
          4- Do’a ini menjadi sebab seseorang terlindungi dari berbagai gangguan, keburukan, dan kejahatan (seperti sakit atau pengaruh buruk) yang ditimbulkan oleh makhluk yang memiliki keburukan dan potensi jahat, seperti jin, manusia, dan selainnya, baik yang nampak atau tersembunyi.
          5- Doa ditutup dengan 2 nama Allah, al-Samii’ (maha mendengar) dan al-‘Aliim (maha mengetahui). Yakni Maha mendengar perkataa para hamba-Nya. Maha mengetahui perbuatan-perbuatan mereka. tidak ada sesuatu yang tertutupi dari diri-Nya; baik yang ada di langit dan yang ada di bumi.
          6- Jika seseorang melakukan sebab syar’i ( dengan memabca doa ini) yang diajarkan Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, lalu tidak didapatkan manfaatnya, maka itu bukan karena doa ini tidak berkhasiat atau penyampainya berdusta. Tidak. Tetapi karena adanya Mawani’ (penghalang) dari dikabulkannya doa tersebut.
          7- Hendaknya orang yang mengalami hal demikian mengintrospeksi diri dan mencari tahu apa yang menghalangi dari terkabulnya doa perlindungan yang dibacanya tersebut. Mungkin, karena makanan yang tidak halal, banyaknya kemaksiatan yang dikerjakan, atau mungkin masih ada durhaka kepada orang tua.

          Tema hadist yang berkaitan dengan Al qur’an :

          1- Ini merupakan sebagian dari karunia dan kemurahan Allah Subhanahu wa Ta’ala Dia menganjurkan kepada hamba-hamba-Nya untuk meminta kepada-Nya dan Dia menjamin akan memperkenankan permintaan mereka, seperti apa yang dikatakan oleh Sufyan Ats-Tsauri, bahwa hai orang yang paling dicintai oleh-Nya di antara hamba-hamba-Nya, karena dia selalu meminta kepada-Nya dan banyak meminta kepada-Nya. 

          وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ إِنَّ الَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِي سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ

          Dan Tuhanmu berfirman, “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Ku-perkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahanam dalam keadaan hina dina.” [Al Mukmin: 60]

          2- Kemudian Allah memberikan petunjuk untuk meminta perlindungan ;pada-Nya dari godaan setan yang tidak kelihatan, karena sesunguhnya setan tidak senang bila kita berbuat kebaikan. Dan sesungguhnya setan itu hanya bertujuan untuk menghancurkan dan membinasakan kita cara keseluruhan. Sesungguhnya setan itu adalah musuh yang nyata bagi kita dan bagi kakek moyang kita jauh sebefum kita (yakni Nabi dam).

          وَإِمَّا يَنزغَنَّكَ مِنَ الشَّيْطَانِ نزغٌ فَاسْتَعِذْ بِاللَّهِ إِنَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ

          Dan jika kamu ditimpa suatu godaan setan, maka berlindunglah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (Al-A’raf: 200).Sumber :Oleh Ustadz Muslih Rosyid.

        3. FIKRUL AKBAR ISLAMIC SCHOOL TELAH TERAKREDITASI A , ADA  8 STANDAR YANG WAJIB DIPENUHI

          FIKRUL AKBAR ISLAMIC SCHOOL TELAH TERAKREDITASI A , ADA 8 STANDAR YANG WAJIB DIPENUHI

          Badan Akreditasi Nasional dalam keputusannya telah menetapkan tentang penetapan hasil akreditasi visitasi satuan pendidikan dasar dan pendidikan menengah Provinsi Jawa Barat tahap I tahun 2025 . Alhamdulillah berkat Rakhmat Allah T’a’ala SMP Fikrul Akbar Islamic Scholl telah terakridisasi A ; dari 500 an sekolah yang tercantum di Keputusan Ketua Badan Akrreditasi Nasional Pendidikan Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Penidikan Menengah,

          SMP Fikrul Akbar Islamic Scholl ada di urutan ke 123 pada daftar keputusan n Ketua Badan Akrreditasi Nasional Pendidikan Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Penidikan Menengah,

          Agar mendapatkan akreditasi Nilai A  sekolah perlu memenuhi 8 Standar Nasional Pendidikan (SNP) secara maksimal (nilai 91-100), mencakup standar lulusan, isi, proses, penilaian, PTK, sarpras, pengelolaan, dan pembiayaan, dengan persiapan dokumen yang matang, administrasi digital, serta keterlibatan seluruh warga sekolah melalui sistem online Sispena untuk pengajuan akreditasi. 

          1. Pemenuhan 8 Standar Nasional Pendidikan (SNP): Ini adalah inti penilaian. Pastikan semua aspek (Kompetensi Lulusan, Isi, Proses, Penilaian, PTK, Sarpras, Pengelolaan, Pembiayaan) jauh melampaui standar minimum.
          2. Nilai Tinggi: Targetkan skor 91-100 untuk Akreditasi A (Unggul).
          3. Kelengkapan Dokumen: Siapkan semua dokumen persyaratan secara lengkap dan rapi jauh-jauh hari.
          4. Administrasi Digital: Gunakan sistem administrasi digital (seperti Sispena) untuk mempermudah pengelolaan data dan pengajuan. 



        4. CERMINAN MUSLIM YANG SALEH DALAM BERINTERAKSI TERHADAP SESAMA MUSLIM

          CERMINAN MUSLIM YANG SALEH DALAM BERINTERAKSI TERHADAP SESAMA MUSLIM

          عن أَبي هريرة رضي الله عنه قَالَ قَالَ: قَالَ رَسُول الله صلى الله عليه وسلم: ((لا تَحَاسَدُوا، وَلا تَنَاجَشُوا، وَلا تَبَاغَضُوا، وَلا تَدَابَرُوا، وَلا يَبعْ بَعْضُكُمْ عَلَى بَيْع بَعْض، وَكُونُوا عِبَادَ الله إخْوَانًا، المُسْلِمُ أخُو المُسْلم: لا يَظْلِمُهُ، وَلا يَحْقِرُهُ، وَلا يَخْذُلُهُ، التَّقْوَى هاهُنَا- ويشير إِلَى صدره ثلاث مرات– بحَسْب امْرئٍ مِنَ الشَّرِّ أنْ يَحقِرَ أخَاهُ المُسْلِمَ، كُلُّ المُسْلم عَلَى المُسْلم حَرَامٌ، دَمُهُ ومَالُهُ وعرْضُهُ)). رواه مسلم.
           
          Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘Anhu berkata: “Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda:
          “Janganlah kalian saling hasad, dan jangan saling menipu, dan jangan saling membenci, dan jangan saling bermusuhan dan jangan pula membeli barang yang sedang dibeli orang lain.

          Dan jadilah hamba-hamba Allah yang bersaudara, seorang Muslim adalah saudara bagi Muslim yang lainnya, maka janganlah ia mendzalimi saudaranya, dan merendahkannya, dan enggan memberikan pertolongan padanya. Taqwa itu ada di sini – dan beliau menunjuk ke arah dadanya sampai tiga kali.

          Cukuplah seseorang itu dikatakan buruk, jika ia merendahkan saudaranya sesama Muslim. Setiap Muslim terhadap Muslim yang lain itu haram darahnya, hartanya dan kehormatannya.” (Riwayat Muslim)

          Pelajaran yang terdapat didalam hadist :

          1- Ada beberapa kelakuan buruk yang diperhatikan oleh Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam agar kita semua menjauhinya. Di antaranya ialah:
          1.  Hasad, dengki atau irihati.
          2.  Menipu mengatakan pada seseorang dengan harga tinggi atau  mengatakan bahwa ia telah menawar sekian, tetapi belum diberikan. Padahal sebenarnya tidak dan berbuat sedemikian itu perlu menjerumuskan orang lain agar suka membeli dengan harga tinggi itu dan ia sendiri akan menerima sebagian keuntungan dari penjualannya itu nanti.
          3.  Saling membenci.
          4.  Saling bermusuhan.
          5. Membeli barang yang sedang dibeli orang lain.

          2- Semua itu dilarang oleh beliau Shallallahu ‘Alaihi Wasallam agar kita sesama makhluk Allah ini dapat hidup rukun dan damai.

          3- Jika pelajaran bagian atas itu untuk umum, tanpa pandang bulu, kebangsaan, agama, dan lain-lain maka yang di bawah ini ditekankan oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, khususnya antara kita sesama ummat Islam, yaitu seorang Muslim wajiblah menunjukkan sikap persaudaraan terhadap Muslim lainnya tanpa memandang golongannya, bermazhab atau tidaknya, kepartaiannya dan lain-lainnya.

          4- Kita diperintahkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam jangan sampai:
          (a)  Berbuat dzalim, Menganiaya, apalagi merampas haknya.
          (b)  Membiarkan kawannya, padahal memerlukan pertolongan, nasihat dan lain-lain sebagainya.

          Tema hadist yang berkaitan dengan Al quran :

          1- Setiap Muslim sesungguhnya saling bersaudara:

          إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ Sesungguhnya orang-orang mukmin adalah bersaudara. (Al-Hujurat: 10)

          2- Menjunjung tinggi kehormatan orang yang beriman وَاخْفِضْ جَنَاحَكَ لِلْمُؤْمِنِينَ

          Berendah dirilah kamu terhadap orang-orang yang beriman. (Al Hijr:88).

        5. BANGUN KOLOBORASI PELATIHAN ANTARA P2EKOMAS LPK FIKRUL AKBAR DENGAN MASJID ISTIQLAL JAKARTA TAHUN 2025/2026

          BANGUN KOLOBORASI PELATIHAN ANTARA P2EKOMAS LPK FIKRUL AKBAR DENGAN MASJID ISTIQLAL JAKARTA TAHUN 2025/2026

          Setelah sukses terselenggara tiga tahun yang lalu tepatnya dari 14 juni 2022 hngga 16 juni 2022 Bidang Pendidikan dan Pelatihan Badan Pengelola Masjid Istiqlal (Diklat BPMI) selenggarakan Workshop Pesantrenpreneur “Marketing Online”, di Aula Al-Fattah Masjid Istiqlal Jakarta.

          Workshop yang digagas oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) yang turut berpartisipasi aktif Pusat Pelatihan ekonomi Umat Berbasis( Masjid P2EKOMAS) LPK FIKRUL AKBAR diikuti para santri, pemuda sampai para pembimbing ini, berlangsung secara aktif membahas ragam trik yang bisa dilakukan guna mendukung peningkatan pengetahuan berbisnis online, maka InsyaAllah di tahun 2025/2026 akan diadakan kembali usulan WORKSHOP bangun koloborasi kembali dengan Pusat Pelatihan Ekonomi Umat Berbasis Masjid (P2EKOMAS) LPK Fikrul Akbar dengan BidangPendidikan dan Pelatihan Badan Pengelola Masjid Istiqlal (Diklat BPMI) sebagai berikut :

          Terbagi menjadi 5 (lima) bidang KOLOBORASI

          1. PENDIDIKAN DAN DAKWAH
          2. KESEJAHTERAAN SOSIAL DAN MASYARAKAT
          3. EKONOMI UMAT
          4. PENGEMBANGAN REMAJA DAN KOMUNITAS SEKITAR
          5. LINGKUNGAN HIJAU DAN KESEHATAN

          Kolaborasi dengan Masjid Istiqlal Jakarta ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas dan kualitas program pelatihan yang diselenggarakan di masjid, baik dari aspek hard skill (keterampilan teknis) maupun soft skill (keterampilan non-teknis). “Pengembangan soft skill yang baik dan berintegritas merupakan salah satu peran krusial masjid dalam membentuk masyarakat yang berdaya saing dan mandiri serta berkontibusi nyata bagi kemakmuran bangsa.